• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pegiat Ekonomi Kreatif Yogyakarta Berpeluang Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru

by Riski Yanti
14 Mei 2025
Pegiat Ekonomi Kreatif Yogyakarta Berpeluang Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru
20
SHARES
123
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Yogyakarta, KabarSDGs – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menilai pegiat ekonomi kreatif merupakan aset bangsa yang harus didukung pertumbuhannya lewat penguatan ekosistem.

Hal ini disampaikan Wamenekraf Irene saat kegiatan “Bincang Kreatif Bersama Pegiat Ekonomi Kreatif Yogyakata” di Balai Pengelolaan Kekayaan Intelektual (BPKI), Minggu, 11 Mei 2025.

BACA JUGA

KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan KA, Akses ke Yogyakarta, Solo, Cilacap, dan Bandung Semakin Fleksibel

KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan KA, Akses ke Yogyakarta, Solo, Cilacap, dan Bandung Semakin Fleksibel

16 April 2026
Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

15 April 2026
DOES University Model Ideal Cetak Talenta Kreatif Siap Kerja

DOES University Model Ideal Cetak Talenta Kreatif Siap Kerja

15 April 2026

Wamenekraf Irene menjelaskan, sebagai aset utama mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, pegiat ekraf di Yogyakarta perlu mendapat banyak akses kolaborasi sehingga bisa naik ke tingkat nasional dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Acara bincang kreatif ini merupakan platform yang tepat untuk saling menyinergikan ide, mengatasi tantangan bersama, dan merumuskan strategi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Yogyakarta,” ujar Wamenekraf Irene.

Wamenekraf Irene menyampaikan saat ini berbagai upaya pemerintah dalam menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai penguat integrasi identitas nasional melalui sejumlah program Kemenekraf.

Salah satu upaya yang dipaparkan Wamenekraf Irene yaitu Ekraf Hunt yang menjadi basis data untuk menampilkan potensi ekonomi kreatif lokal kepada publik.

“Program ini sekaligus sebagai pengembangan creative hub di daerah melalui sinergi dengan dinas setempat yang memanfaatkan prasarana yang sudah ada,” ujar Wamenekraf Irene.

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu, menambahkan kegiatan ini sebagai awal dari langkah-langkah konkret yang akan membawa kemajuan signifikan bagi sektor ekonomi kreatif.

“Tujuan kita berkumpul pada kesempatan ini adalah untuk mendengarkan langsung permasalahan yang dihadapi, tantangan, dan ide-ide dari pegiat ekonomi kreatif untuk mencari solusi guna mendorong pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Yogyakarta. Serta membangun jejaring dan semangat kolaborasi antarstakeholder ekosistem ekonomi kreatif,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata DIY Imam Pratanadi mengatakan, sebagai kota budaya dan seni, Yogyakarta memiliki potensi kreatif yang sangat besar.

Dari seni rupa, seni pertunjukan, hingga desain produk dan industri digital, semuanya memiliki peran penting dalam memperkuat posisi Yogyakarta sebagai pusat kreativitas nasional.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana potensi tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Wamenekraf Irene, Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Ekraf dan Data Jago Anggara, Plt. Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kemenekraf Dadam Mahdar.

Serta hadir pula dalam kegiatan tersebut Sutradara Film Hanung Bramantyo dan Komikus Apri Kusbiantoro.

Share8SendTweet5
Previous Post

Alpukat Diva Berpotensi Jadi Ikon Pertanian Pekalongan

Next Post

Regional Nusantara Layani 800.000 Lebih Kendaraan Selama Libur Panjang Waisak

Next Post
Regional Nusantara Layani 800.000 Lebih Kendaraan Selama Libur Panjang Waisak

Regional Nusantara Layani 800.000 Lebih Kendaraan Selama Libur Panjang Waisak

W3RL Pertama Digelar di Mandalika, Kemenekraf Puji Kolaborasi Lintas Sektor Ekraf

W3RL Pertama Digelar di Mandalika, Kemenekraf Puji Kolaborasi Lintas Sektor Ekraf

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026
Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

20 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.