Bandarlampung, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) memastikan bahwa pembangunan kembali jembatan gantung Way Pemerihan di Pekon Sumber Rejo Kecamatan Bangkunat yang mengalami kerusakan parah hanya tinggal menunggu kesepakatan final dengan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BB TNBBS).
Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Sekkab, Tedi Zadmiko. Ia mengungkapkan bahwa Bupati Pesibar telah melakukan survei langsung ke lokasi untuk mengevaluasi kondisi jembatan yang sekarang tidak dapat digunakan lagi.
“Berdasarkan hasil peninjauan, Bupati telah menginstruksikan agar jembatan gantung tersebut diperbaiki dengan tujuan agar fungsinya dapat bertahan lebih lama dalam jangka waktu ke depan,” jelas Tedi, Rabu (26/3).
Namun, Tedi menambahkan, Pemkab Pesibar perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak BBTNBBS untuk membahas aspek teknis dari proyek pembangunan tersebut. Mengingat lokasi jembatan termasuk dalam area TNBBS.
“Secara umum, TNBBS sangat mendukung proyek jembatan gantung ini. Namun, semua isu yang ada perlu dikomunikasikan secara rinci terkait dengan teknis pelaksanaan, supaya tidak menghadapi hambatan saat pekerjaan dimulai,” ungkap Tedi.
Mengenai anggaran yang diperlukan, Tedi menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung Waypemerihan akan dikelola menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). “Namun, untuk menentukan jumlah anggaran yang tepat, akan dilakukan analisis dan perhitungan mendetail oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR),” tambah Tedi.
Pemkab Pesibar menegaskan bahwa penanganan kerusakan jembatan gantung Waypemerihan akan segera dilaksanakan, sesuai dengan perintah dari pemimpin. Sementara itu, rapat koordinasi antara Pemkab Pesibar dengan BBTNBBS direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Diharapkan nantinya Pemkab Pesibar dan BBTNBBS dapat mencapai kesepakatan, sehingga pembangunan jembatan gantung bisa segera dilaksanakan,” tutup Tedi.












Discussion about this post