Konawe, Kabar SDGs – Pemerintah mengapresiasi perusahaan kelapa sawit PT Tani Prima Makmur, atau TPM, yang berada di Konawe, Sulawesi Tenggara yang telah memberikan kontribusi yang signifikan.
Lurah Anggaberi, Latif S, menyatakan bahwa mereka berharap perusahaan itu akan terus beroperasi meski sebelumnya sempat terjadi protes.
“Kami sangat berharap perusahaan ini dapat berkembang karena banyak keluarga yang menggantungkan hidup di sini,” ungkap Latif kepada media pada hari Sabtu, 15 Februari 2025.
Latif juga menambahkan bahwa untuk mencapai keberhasilan di masa depan, perusahaan perlu ditopang oleh manajemen dan karyawan yang berkomitmen tinggi untuk meningkatkan hasil kerja.
Dia menegaskan bahwa sekitar 98 persen pegawai di PT TPM adalah penduduk lokal, terdiri dari warga yang berasal dari tiga kecamatan di Konawe.
“Memang benar bahwa pegawai lokal, hanya posisi manajerial atas yang diisi oleh orang dari luar,” jelasnya dengan tegas.
Mengenai program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT TPM, Latif menginformasikan bahwa semua area yang berada di bawah PT TPM telah merasakan dampak positifnya.
“Bukan hanya di Anggaberi, semua kecamatan telah mendapatkan manfaat dari program ini,” kata Latif.
Menurutnya, dalam rapat koordinasi yang baru-baru ini diadakan, PT TPM kembali mengusulkan program CSR untuk memperbaiki lapangan sepak bola di Kelurahan Lawulo, Kecamatan Anggaberi.
Sebelumnya, program CSR yang telah dijalankan oleh PT TPM sangat beragam dan telah dirasakan oleh masyarakat.
“Banyak sekali program CSR yang telah dilaksanakan, baik dalam bentuk beasiswa maupun pembangunan fasilitas termasuk sekolah jika dibutuhkan,” terangnya.
Latif berpendapat bahwa manajemen PT TPM selama ini cukup responsif terhadap kebutuhan masyarakat setempat.
“Jika kita memerlukan sesuatu, cukup mengajukan proposal, Alhamdulillah setiap permintaan, terutama dari pemerintah atau lembaga, pasti disetujui,” jelas Latif.
Selain itu, PT TPM juga sering berpartisipasi aktif dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam kegiatan sosial, seperti sunatan massal.
Bahkan, setiap tanggal 17 Agustus, PT TPM secara rutin melaksanakan kegiatan sosial tersebut untuk membantu masyarakat di sekitarnya.
Latif berharap PT TPM dapat terus beroperasi dan berkolaborasi dengan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan ekonomi penduduk.
“Pemerintah berharap perusahaan dapat beroperasi tanpa ada masalah dan juga menjaga perhatian terhadap penduduk lokal yang bekerja di sana,” tutup Latif.











Discussion about this post