Banjarmasin, Kabar SDGs – Anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Al Habsyi merekomendasikan agar kepolisian dan layanan pengurusan SIM tetap beroperasi pada hari raya. Ia juga menyampaikan perlunya pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dibuka selama akhir pekan.
“Saya merasa sangat penting mengadakan layanan di saat libur. Dengan begitu, warga dapat menyelesaikan urusan administratif seperti SIM dan SKCK tanpa mengganggu aktivitas kerja mereka,” ungkapnya, saat melakukan kunjungan kerja khusus ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dalam siaran pers yang dirilisnya, pada Jumat (14/2/2025).
Dia memberikan dukungan kepada sejumlah Polres di Kalsel yang sudah memanfaatkan aplikasi online untuk pendaftaran SKCK. Sistem ini jelas mempermudah masyarakat.
Kini, masyarakat tidak perlu lagi menunggu di kantor polisi untuk mengurus pendaftaran SKCK. “Ini merupakan salah satu contoh perubahan dalam pelayanan publik yang sangat mendukung masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Habib ini.
Habib juga mengucapkan terima kasih kepada Polda Kalsel atas pelayanan SIM keliling yang inovatif. Layanan ini telah membawa kemudahan bagi masyarakat.
“Tempat-tempat untuk layanan SIM keliling seperti Terminal Palnam, Pasar Sudimampir, Kantor Walikota Banjarmasin, dan Polsek Banjarmasin Selatan. Ini sangat bermanfaat bagi warga yang kesulitan untuk mengurus administrasi selama jam kerja,” tuturnya.
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan ini juga sempat mengadakan pertemuan dengan Kajati Kalsel. Dia menekankan pentingnya inisiatif program restoratif justice (RJ) sebagai layanan publik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Ia mencatat terdapat dua masalah utama dalam proses ini. Pertama, kurangnya sosialisasi terkait program RJ. Kedua, minimnya informasi mengenai prosedur pelaksanaan RJ.
Dirinya mendorong agar Kejati Kalsel meningkatkan sosialisasi tentang program RJ ini. Hal ini bisa dilakukan melalui media sosial, brosur, serta forum-forum terbuka untuk menjelaskan prosedur dan manfaatnya kepada masyarakat.
“Penting untuk memberikan informasi yang jelas dan mudah ditemukan oleh publik. Agar program restoratif justice ini dapat dimanfaatkan secara optimal,” pungkasnya.












Discussion about this post