• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home OPINION

Perlu Akses Transportasi untuk Mewujudkan Program Lumbung Pangan, Pengentasan Kemiskinan dan Pendidikan Gratis

by SDGS Admin
18 Februari 2025
Perlu Akses Transportasi untuk Mewujudkan Program Lumbung Pangan, Pengentasan Kemiskinan dan Pendidikan Gratis
35
SHARES
220
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kemiskinan tidak akan beranjak selama akses transportasi tidak memadai. Apapun bentuk program yang diberikan kepada warga miskin. Jika memang serius mengentaskan kemiskinan, terlebih dahulu perbaiki akses transportasi .

Gubernur Jateng Terpilih Ahmad Luthfi menegaskan, pengentasan kemiskinan akan tetap menjadi prioritas utama dalam pemeritahannya. Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis, Ketahanan Pangan, sektor Pendidikan menghadirkan program Pendidikan SMA gratis yang dikhususkan bagi masyarakat di tingkat kemiskinan ekstrem dan anak-anak yang putus sekolah (Tribun Jateng, 13/2/2025).

BACA JUGA

Bus Gratis Sragen, Hibah Instansi untuk Pendidikan Bangsa

Bus Gratis Sragen, Hibah Instansi untuk Pendidikan Bangsa

21 Oktober 2025
Akses Transportasi Umum ke Kawasan Perumahan

Akses Transportasi Umum ke Kawasan Perumahan

7 Oktober 2025
Transportasi Dinilai sebagai Instrumen Keadilan Sosial

Transportasi Dinilai sebagai Instrumen Keadilan Sosial

24 September 2025

Hampir semua kepala daerah menjanjikan akan mengentaskan kemiskinan, namun hingga sekarang belum banyak terwujud. Pasalnya, akar masalah tidak pernah dibereskan, sehingga terkesan orang miskin di Indonesia dipelihara. Bukan untuk dientaskan, namun sebagai lumbung suara setiap lima tahunan.

Kunci mobilitas untuk mengakses ke peluang yang baik adalah transportasi. Karena itu, subsidi transportasi umum adalah keharusan, bukan pilihan. Tanpanya, masyarakat miskin dan penyandang disabilitas akan semakin terpinggirkan (Irine Yusiana Roba Putri, 2025)

Akses transportasi yang terbatas dapat berdampak negatif pada kehidupan masyarakat miskin, seperti keterisolasian, keterasingan dan hambatan dalam pendidikan, hambatan dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, hambatan dalam pengembangan pengetahuan, hambatan masalah sosial dan ekonomi jangka panjang.

Di sejumlah wilayah di Jateng, sebagian anak harus putus sekolah lantaran angkutan umum sudah tidak tersedia di daerahnya. Angka putus sekolah meningkat yang berpengaruh terhadap peningkatan jumlah pernikahan anak sekaligus meningkatkan kelahiran bayi stunting.

Kriteria masyarakat miskin berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial, meliputi kriteria dari aspek ekonomi, fisik, kesehatan, psikologis dan lainnya. Keterbatasan akses ke transportasi merupakan salah satu aspek yang menentukan.

Daerah miskin, pasti akses transportasinya buruk. Jalan kota/kabupaten yang tidak mantap (rusak) sebesar 38 persen. Menurut data IRMS Semester 2 (2022) dan Data Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (2020), kondisi jalan di Indonesia berdasarkan kewenangan, kemantapan untuk jalan nasional 92,18 persen, jalan provinsi 73,79 persen dan jalan kota/kabupaten 62 persen.

Berdasarkan SK Menteri PUPR No. 1688/KPTS/M/2022 tentang Penetapan Ruas Jalan Menurut Statusnya sebagai Jalan Nasional. Panjang jalan keseluruhan di Indonesia adalah 529.132,19 kilometer. Jalan nasional 47.603,39 km, kondisi mantap 91,08% dan kondisi tidak mantap 8,90%. Jalan provinsi 47.874,4 km, kondisi mantap 90,94% dan kondisi tidak mantap 9,06%. Jalan kota/kabupaten 433.654,4 km (82,05%), kondisi mantap 62% dan kondisi tidak mantap 38%.

Kondisi jalan di Jateng
Berdasar data Bappeda Jawa Tengah (2025), total panjang jaringan jalan di Provinsi Jawa Tengah 31.116,64 km. Terdiri dari 1.518,09 km jalan nasional, 2.404,741 km jalan provinsi dan 27.193,81 km jalan kab/kota.

Sebanyak 56,18% dalam kondisi baik (17.480,22 km), kondisi sedang 27,06% (8.420,05 km) dan kondisi rusak 33,26% (5.108,77 km).

Kondisi jalan nasional 36,95% baik (560,93 km), 54,07% sedang (820,79 km) dan rusak 8,99% (136,36 km). Jalan provinsi 83,60% baik (2.010,27 km), sedang 8,89% (213,89 km) dan rusak 7,51% (73,00 km). Sedangkan kondisi jalan kabupaten/kota 54,83% baik (14.909,02 km), sedang 27,16% (7.385,37 km), dan rusak 16,76% (4.899,41 km). Dibanding daerah lain, jalan kabupaten/kota di Jawa Tengah (16,76%) masih di bawah rata-rata kondisi tidak mantap nasional (38%).

Untuk mempercepat pengurangan jalan rusak di kabupaten/kota, sejak tahun 2023 diterbitkan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 sebesar Rp14,6 triliun untuk penanganan 2.873 km jalan daerah di seluruh Indonesia. Hal yang sama dilakukan juga di tahun berikutnya dengan anggaran sekitar Rp 15 triliun untuk perbaikan 2.900 km jalan di daerah di 2024.

Panjang jalan Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 bervariasi di beberapa provinsi, di antaranya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 217,9 km, Provinsi DI Yogyakarta 23 km, Provinsi Jambi 36,96 km. Provinsi Jawa Tengah menerima alokasi sebesar Rp1,36 triliun dari program Inpres Jalan Daerah yang digunakan untuk memperbaiki dan membangun 40 ruas jalan dengan total panjang 289,8 kilometer.

Adanya Inpres Jalan Daerah yang pernah dikucurkan ke daerah termasuk di Jawa Tengah, turut membantu menuntaskan jalan rusak di daerah. Sayangnya, tahun 2025 belum dianggarkan Inpres Jalan Daerah.

Jaringan jalan di daerah yang semakin baik, akan memperlancar mobilitas barang dan penumpang. Program angkutan tol laut tidak hanya dinikmati daerah singgapa kapal tol laut. Namun dapat jkuga dinikmati hingga daerah pedalaman dengan adanya program subsidi angkutan barang. Demikian pula dengan angkutan bus perintis akan menambah jumlah rute yang akan dioperasikan.

Di Jawa Tengah hanya ada satu trayek bus perintis, yakni Teluk Penyu – Kemit – Nusa Ungu sejauh 110 km di Kabupaten Cilacap. Pemprov. Jawa tengah dapat mengusulkan beberapa trayek angkutan bus perintis di Jawa Tengah yang melintas antar kabupaten/kota, seperti Waduk Kedung Ombo – Boyolali – Surakarta, Ungaran – Bandungan – Sumowono – Kaloran – Temanggung, Randugunting – Pati.

Djoko Setijowarno

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat

Share14SendTweet9
Previous Post

BPOM Tetap Pantau Keamanan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Next Post

PT Capella Dinamik Nusantara Gelar Honda Sport MotoShow di Mall Pekanbaru

Next Post
PT Capella Dinamik Nusantara Gelar Honda Sport MotoShow di Mall Pekanbaru

PT Capella Dinamik Nusantara Gelar Honda Sport MotoShow di Mall Pekanbaru

Presiden Prancis Emmanuel Macron Konfirmasi Kunjungan ke Indonesia

Presiden Prancis Emmanuel Macron Konfirmasi Kunjungan ke Indonesia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

19 Oktober 2026
PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

19 Oktober 2026
Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

19 Oktober 2026
BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

19 Oktober 2026
KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

19 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4165 shares
    Share 1666 Tweet 1041
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3227 shares
    Share 1291 Tweet 807
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3776 shares
    Share 1510 Tweet 944
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3875 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3812 shares
    Share 1525 Tweet 953

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.