• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Forum Jazz Indonesia Didorong Untuk Kolaborasi

by SDGS Admin
1 Februari 2025
Forum Jazz Indonesia Didorong Untuk Kolaborasi
26
SHARES
165
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Ekonomi Kreatif atau Badan Ekonomi Kreatif menjadikan musik sebagai salah satu dari 17 sektor yang harus diperhatikan. Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif atau Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, bahkan hadir dalam Forum Jazz Indonesia, yang merupakan wadah bagi para pendiri festival jazz.

Audiensi yang diadakan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, pada tanggal 22 Januari 2025 ini, dihadiri oleh Irene didampingi oleh Agustini Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas Media. Mereka mendengarkan berbagai cerita dari penggemar musik jazz yang ingin bertahan dan terus berkomitmen untuk melestarikan festival musik jazz, meskipun ada banyak tantangan.

BACA JUGA

Makassar Dinas Pariwisata Bahas Konsep Festival Kreatif Makassar Pop

Makassar Dinas Pariwisata Bahas Konsep Festival Kreatif Makassar Pop

22 November 2025
Konser 25 Tahun Andien, Tunjukkan Musik Kekuatan Strategis Tingkatkan Ekraf

Konser 25 Tahun Andien, Tunjukkan Musik Kekuatan Strategis Tingkatkan Ekraf

17 November 2025
Musik Indonesia Didorong Mendunia Lewat Konferensi Musik Indonesia 2025

Musik Indonesia Didorong Mendunia Lewat Konferensi Musik Indonesia 2025

12 Oktober 2025

Di awal pertemuan, Wamenekraf Irene mengungkapkan bahwa saat ini Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif ingin berjuang bersama dengan 17 subsektor ekraf untuk dapat tumbuh secara bersamaan dan berkelanjutan. Irene juga menambahkan bahwa Kemenekraf/Bekraf beserta 17 subsektornya dapat dianggap sebagai pejuang ekraf.

“Saya ingin memahami komitmen dari setiap festival jazz dan musisinya. Dengan begitu, kami bisa mengetahui bantuan apa yang dapat kami berikan agar terhubung dengan program subsektor lainnya,” kata Wamenekraf Irene.

Menambahkan pernyataan Wamenekraf/Irene Umar, Agustini Rahayu selaku Deputi Bidang Kreativitas Media menjelaskan bahwa banyak aktivitas di ekraf yang bisa berhubungan dengan musik, menciptakan kesempatan bagi musik jazz untuk terlibat dalam inisiatif pemasaran ekonomi kreatif.

“Terdapat banyak aktivitas untuk mempromosikan ekonomi kreatif yang berkaitan dengan musik, seperti memainkan alat musik tradisional sasando dalam nuansa jazz atau kolaborasi jenis lainnya. Kami yakin bahwa musik merupakan alat diplomasi yang dapat mempromosikan Indonesia. Musik jazz juga dapat dimanfaatkan untuk menjangkau negara-negara yang memiliki ketertarikan khusus terhadap genre ini,” jelas Agustini Rahayu.

Chico Hindarto selaku Ketua Forum Jazz Indonesia menjelaskan bahwa tujuan forum dalam audiensi kali ini adalah untuk berperan serta dan berkolaborasi dalam program-program yang diinisiasi oleh Kemenekraf/Bekraf. Namun, mendengar cerita di balik ketahanan pelaku Jazz Festival mendapatkan perhatian khusus dari Wamenekraf/Wakabekraf, Chico ingin membuka peluang kolaborasi dan kontribusi bagi para musisi jazz untuk memastikan keberlanjutan mereka dalam jangka panjang.

“Awalnya, kami datang untuk menanyakan apa yang bisa kami sumbangkan bagi ekraf. Kami ingin kontribusi ini bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi agar berkelanjutan. Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Wamen yang memahami perjuangan kami selama ini. Kami berharap, kontribusi dan kolaborasi kami tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus berlanjut hingga melahirkan generasi mendatang,” tutup Chico.

Share10SendTweet7
Previous Post

Pertumbuhan Kekayaan Intelektual Baru Perlu Diperluas ke Mancanegara

Next Post

Kota Tua Jakarta Digenjot Ekraf Jadi Destinasi Berskala Global

Next Post
Kota Tua Jakarta Digenjot Ekraf Jadi Destinasi Berskala Global

Kota Tua Jakarta Digenjot Ekraf Jadi Destinasi Berskala Global

KAI Commuter Tingkatkan Keselamatan Pengguna, Uji Coba Pasang “Foot Step” Pada Rangkaian Commuter Line

Mulai 5 Ribu Rupiah, Masyarakat Sudah Bisa Gunakan Commuter Line Basoetta

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelaku Ekraf IKN Didorong Kuasai Transaksi Digital

Pelaku Ekraf IKN Didorong Kuasai Transaksi Digital

15 Mei 2026
Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

15 Mei 2026
Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

15 Mei 2026
Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

15 Mei 2026
MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

14 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.