• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

GEMPA NTT Tolak KTT ASEAN di Labuan Bajo, Ini Alasannya

by SDGS Admin
2 Mei 2023
GEMPA NTT Tolak KTT ASEAN di Labuan Bajo, Ini Alasannya
55
SHARES
345
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Gerakan Mahasiswa dan Petani NTT (Gempa NTT) tegas menolak KTT ASEAN di Labuan Bajo. Hal itu dikarenakan putra-putri NTT lebih membutuhkan anggaran untuk revolusi pendidikan, bukan hanya sekadar mengakomodasi antusiasme masyarakat sifatnya hanya sesaat.

Koordinator Gempa NTT Yohanes mengatakan, KTT Asean di Labuan Bajo otomatis menggerus banyak annggaran APBN, khususnya untuk bangun jalan-jalan dan infrastruktuk penunjang lain.

BACA JUGA

Pelindo Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Flores

Pelindo Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Flores

6 September 2026
Pariwisata Labuan Bajo Diperkuat Pascagempa

Pariwisata Labuan Bajo Diperkuat Pascagempa

31 Agustus 2026
Menpar Dorong Pemulihan Desa Adat Sade

Menpar Dorong Pemulihan Desa Adat Sade

29 Agustus 2026

“Harusnya KTT ASEAN digelar di wilayah yang telah maju seperti di wilayah Jawa ataupun Jakarta. Hal itu agar tidak menguras banyak anggaran APBN. Jadi, anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk membiayai anak putus sekolah di NTT. Perbaiki sekolah-sekolah rusak di NTT,” ujarnya dalam siaran tertulisnya pada Selasa (2/5/2023).

Ia melanjutkan, pada prinsipnya, pihaknya tetap dukung soal KTT ASEAN. Akan tetapi tempatnya bukan di daerah Labuan Bajo.

“Kami dukung di daerah lain yang sudah siap. Agar apa? Biar anggaran pembangunan penunjang fasilitas itu bisa gunakan untuk hal yang lebih krusial di daerah  NTT,” tegas Yohanes.

Ia menambahkan, jika pemerintah tampak ingin adil memperhatikan NTT, harusnya tuan rumahnya bukan di Labuan Bajo, melainkan daerah-daerah NTT lain yang belum familiar di telinga publik namun memiliki spot yang juga tak kalah menariknya dengan Labuan Bajo. Bahkan dengan demikian, lanjutnya, daerah tersebut bisa lebih maju karena sarana prasarananya ikut di bangun sebagai penunjang.

“NTT bukan Labuan Bajo saja, masih banyak wilayah lain. Kalau mau adil laksanakan KTT ASEAN di pulau lain. Seperti Pulau Rote, Alor, Sumba, Timor dll. Sehingga APBN untuk bangun fasilitas penunjang seperti infrastruktur jalan dll di wilayah-wilayah itu juga bisa di bangun,” jelas Yohanes.

Ia menerangkan, putra-putri NTT  butuh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kuliah gratis bagi mahasiswa, serta jaminan lapangan kerja untuk sarjana.

“Kalau KTT ASEAN di Labuan Bajo hanya menguntungkan kalangan elit, seperti pemilik resort dan pengusaha di sana. Sementara orang miskin tetap miskin tak ada perubahan. GEMPA NTT sedang konsolidasi gelar aksi tolak KTT ASEAN di Labuan Bajo, Tugu Jogja, dan sejumlah wilayah lainnya di NTT,” pungkas Yohanes.

Share22SendTweet14
Previous Post

Indonesia Ikut Arabian Travel Market Dubai 2023, untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Next Post

Pertamina Foundation dan KitaBisa.com Ajak Masyarakat Tanam 1000 Pohon dari Rumah Melalui Donasi

Next Post
Pertamina Foundation dan KitaBisa.com Ajak Masyarakat Tanam 1000 Pohon dari Rumah Melalui Donasi

Pertamina Foundation dan KitaBisa.com Ajak Masyarakat Tanam 1000 Pohon dari Rumah Melalui Donasi

Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas tertkait Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat

Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas tertkait Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Perkuat Aksara Nusantara dengan Teknologi Digital Bersama PANDI

Perkuat Aksara Nusantara dengan Teknologi Digital Bersama PANDI

22 September 2026
Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan Diproyeksikan Tumbuh 7,69 Persen

Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan Diproyeksikan Tumbuh 7,69 Persen

22 September 2026
KSOP Gresik Isi Harhubnas dengan Aksi Sosial

KSOP Gresik Isi Harhubnas dengan Aksi Sosial

22 September 2026
ASDP Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, Latih Personel Sertifikasi Damkar 

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, Latih Personel Sertifikasi Damkar 

22 September 2026
Ratusan Pendonor Darah Sidoarjo Dapat Apresiasi

Ratusan Pendonor Darah Sidoarjo Dapat Apresiasi

22 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2908 shares
    Share 1163 Tweet 727
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3232 shares
    Share 1293 Tweet 808
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2920 shares
    Share 1168 Tweet 730
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2909 shares
    Share 1164 Tweet 727
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2872 shares
    Share 1149 Tweet 718

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.