Surabaya, Kabar SDGs – ARTOTEL Grand Prima Surabaya kembali memperkuat perpaduan seni dan gaya hidup melalui pameran tunggal bertajuk The Imaginary Bodies karya seniman Yoseph Agus Tomo. Pameran yang dikuratori Frigidanto Agung ini menampilkan 10 lukisan di Artspace ARTOTEL Grand Prima Surabaya dan terbuka bagi penikmat seni maupun masyarakat umum.
Pameran tersebut berlangsung mulai 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027. Melalui karya-karya yang ditampilkan, pengunjung diajak mengeksplorasi pemaknaan tubuh yang melampaui aspek fisik, termasuk hubungannya dengan identitas, emosi, dinamika kehidupan, serta lingkungan sosial.
Dalam The Imaginary Bodies, tubuh menjadi medium untuk merefleksikan pengalaman manusia dan interaksinya dengan realitas sehari-hari. Yoseph Agus Tomo mengeksplorasi gagasan tersebut melalui perpaduan bentuk, warna, dan tekstur yang memberikan ruang bagi pengunjung untuk membangun interpretasi personal terhadap setiap lukisan.
Pendekatan kuratorial Frigidanto Agung turut memperkuat pesan pameran dengan menempatkan tubuh dalam konteks kehidupan sosial. Melalui perspektif tersebut, karya-karya yang dipamerkan tidak hanya menawarkan pengalaman visual, tetapi juga mengundang pengunjung untuk merenungkan hubungan antara individu dan lingkungan di sekitarnya.
General Manager ARTOTEL Grand Prima Surabaya, Teddy Patrick, mengatakan penyelenggaraan pameran ini merupakan bagian dari komitmen hotel dalam menghadirkan ruang yang mempertemukan seni, kreativitas, dan gaya hidup.
“Bagi kami, hotel bukan hanya tempat untuk menginap, tetapi juga ruang untuk menikmati seni, menemukan inspirasi, dan terhubung dengan kreativitas,” katanya, Selasa (13/10/2026).
Menurut Teddy, keberadaan Artspace diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap karya seniman lokal maupun nasional. Ruang tersebut juga menjadi sarana bagi para seniman untuk memperkenalkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas.
“Melalui Artspace, kami berharap karya-karya seniman dapat semakin dekat dengan masyarakat dan dinikmati oleh siapa saja, termasuk pengunjung yang ingin datang khusus untuk mengapresiasi karya seni tanpa harus menginap,” ujarnya.
Melalui pameran The Imaginary Bodies, ARTOTEL Grand Prima Surabaya berupaya memperkuat peran hotel sebagai ruang interaksi kreatif yang terbuka bagi masyarakat. Kehadiran Artspace diharapkan dapat mendukung apresiasi terhadap seni rupa sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung di luar aktivitas perhotelan.










Discussion about this post