Nganjuk, Kabar SDGs – Wisata Edukasi Manyung di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, kembali beroperasi setelah menjalani penutupan sementara sejak Februari 2026 untuk pembenahan dan perawatan sejumlah wahana. Destinasi wisata keluarga yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare ini mulai menerima pengunjung kembali pada 28 Agustus 2026 dengan menawarkan fasilitas rekreasi dan edukasi serta harga tiket yang terjangkau.
Kepala Dusun setempat sekaligus Pengelola Wisata Edukasi Manyung, Irno, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada pengelola memperbarui kondisi kawasan dan memastikan wahana dapat digunakan dengan baik.
“Ya, ada penutupan itu mulai Februari, terus ini sudah ada pembukaan tanggal 28 Agustus. Alasan penutupan, ada perawatan. Jadi perawatan, mungkin ada beberapa wahana yang perlu pembenahan. Akhirnya kita mengambil kesimpulan untuk sementara ditutup. Ini alhamdulillah sudah 1 bulan ini sudah berjalan dengan baik,” ungkapnya kepada selalu.id, Minggu (11/10/2026).
Salah satu daya tarik utama destinasi ini adalah kolam renang yang menggunakan air langsung dari sumber alami. Selain menawarkan kesegaran, kolam tersebut tidak menggunakan kaporit, sehingga menjadi pilihan bagi pengunjung yang mencari pengalaman berenang di lingkungan bernuansa alam.
“Kolam renang ini kan bersih tidak menggunakan kaporit dan airnya asli dari sumber,” kata Irno.
Selain kolam renang, kawasan wisata ini memiliki bumi perkemahan seluas 3 hektare yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan luar ruang. Tersedia pula wahana edukasi ogoh-ogoh yang dapat menjadi sarana kegiatan belajar bagi siswa sekolah melalui pengalaman rekreasi.
Untuk mengakomodasi kegiatan kelompok, pengelola menyediakan pendopo, aula, dan sejumlah gazebo. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertemuan keluarga, gathering, hingga reuni.
Pembukaan kembali Wisata Edukasi Manyung juga diikuti penyesuaian harga tiket agar lebih terjangkau bagi masyarakat. Paket masuk kawasan wisata sekaligus berenang ditawarkan dengan tarif Rp15.000 per orang.
Harga tersebut mendapat sambutan positif dari pengunjung. Yuniarti, warga Wilangan, Nganjuk, menjadi salah satu pengunjung yang membawa anak-anak untuk menikmati liburan sekolah di destinasi tersebut.
“Datang dari Wilangan, ngantar anak-anak liburan sekolah. Bermain di wahana renang,” ujarnya.
Yuniarti mengaku sudah beberapa kali mengunjungi Wisata Edukasi Manyung, terutama ketika masa liburan sekolah. Menurutnya, kebersihan air kolam dan suasana lingkungan yang sejuk menjadi alasan untuk kembali berkunjung.
“Airnya bersih, sejuk. Pemandangannya alami. Sering ke sini, liburan sekolah sering,” jelasnya.
Ia juga menilai tarif masuk yang ditawarkan cukup ekonomis untuk menikmati fasilitas wisata, termasuk kolam renang.
“Masuknya 15.000. Murah, sangat murah,” katanya.
Dengan memadukan rekreasi air, kegiatan edukasi, area perkemahan, dan suasana alam, Wisata Edukasi Manyung menawarkan alternatif liburan keluarga yang terjangkau di Nganjuk. Pembukaan kembali setelah pembenahan diharapkan dapat memberikan pengalaman berwisata yang nyaman sekaligus mendukung aktivitas rekreasi dan edukasi masyarakat setempat.












Discussion about this post