Badung, Kabar SDGs – Merek clean beauty asal Bali, Sensatia, resmi mendapatkan persetujuan dari Cruelty Free International melalui Cruelty Free International Approval Programme, yang sebelumnya dikenal sebagai Leaping Bunny Approval Programme. Pengakuan tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam memperkuat komitmennya menghadirkan produk yang dikembangkan tanpa pengujian terhadap hewan.
Program persetujuan dari Cruelty Free International dikenal sebagai salah satu standar cruelty-free yang dipercaya secara global untuk industri kosmetik dan perawatan diri. Melalui proses verifikasi independen, program ini memastikan setiap merek yang memperoleh persetujuan telah memenuhi persyaratan ketat terkait praktik bebas uji coba terhadap hewan di seluruh rantai pasok, mulai dari bahan baku hingga produk akhir.
Sejak berdiri lebih dari 26 tahun lalu, Sensatia telah menjadikan prinsip menjaga kesejahteraan hewan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari filosofi perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemilihan bahan baku secara bertanggung jawab, pengembangan formulasi produk yang berkelanjutan, serta penerapan prinsip clean beauty dalam setiap inovasi yang dihadirkan.
“Persetujuan dari Cruelty Free International merupakan salah satu pencapaian penting bagi Sensatia. Hal ini memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa produk kami telah melalui penilaian independen sesuai dengan standar Cruelty Free International Approval Programme,” ujar Michael Lorenti, Founder & CEO Sensatia.
Meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap transparansi dalam industri kecantikan menjadikan persetujuan independen sebagai salah satu acuan penting bagi konsumen dalam menentukan pilihan produk. Bagi Sensatia, pengakuan tersebut semakin mempertegas komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan produk berbahan dasar tumbuhan, dikembangkan melalui formulasi yang bertanggung jawab, sekaligus didukung praktik bisnis yang berkelanjutan.
“Bagi kami, yang terpenting adalah memastikan bahwa setiap produk dikembangkan melalui proses yang bertanggung jawab. Persetujuan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menjaga standar tersebut dalam setiap inovasi produk dan seiring dengan berkembangnya kebutuhan konsumen,” tambah Michael.











Discussion about this post