Surabaya, Kabar SDGs – Warga Kota Surabaya yang berencana mudik atau berlibur saat Lebaran 2026 tidak perlu khawatir meninggalkan hewan peliharaan di rumah. Pemerintah Kota Surabaya membuka layanan penitipan hewan lengkap dengan perawatan kesehatan di Pusat Kesehatan Hewan Surabaya.
Program yang disiapkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya ini memungkinkan masyarakat menitipkan hewan peliharaan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Hewan yang dititipkan akan dirawat langsung oleh tenaga kesehatan hewan sehingga kondisinya tetap terpantau selama pemilik berada di luar kota.
Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan layanan ini dihadirkan untuk membantu warga yang kesulitan mencari tempat aman bagi hewan peliharaan ketika harus meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.
“Melalui layanan ini, masyarakat bisa menitipkan hewan peliharaan selama masa liburan Lebaran. Hewan akan mendapatkan perawatan kesehatan, pakan dan minum yang cukup, serta pemantauan kondisi oleh tenaga kesehatan hewan,” kata Antiek, Minggu (15/3/2026).
Layanan penitipan hewan tersebut dibuka pada 18 hingga 24 Maret 2026 setiap pukul 09.00–12.00 WIB di Puskeswan Surabaya. Warga yang ingin memanfaatkan layanan ini diminta melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui laman resmi DKPP Surabaya dengan memilih layanan “Titip Sehat”.
DKPP juga mengimbau masyarakat segera melakukan reservasi karena kapasitas penitipan di Puskeswan terbatas. Untuk tarif penitipan, Pemkot Surabaya menetapkan biaya sebesar Rp30 ribu per hari.
Selama masa penitipan, hewan peliharaan tidak hanya dijaga tetapi juga mendapatkan perawatan kesehatan dasar agar tetap dalam kondisi prima. Selain itu, DKPP juga menyiapkan sejumlah promo bagi warga yang menitipkan hewan dalam durasi tertentu.
Penitipan selama tujuh hari akan mendapatkan gratis snack dan injeksi vitamin. Sementara penitipan selama 10 hari memperoleh layanan grooming gratis, dan penitipan 15 hari mendapatkan paket lengkap berupa snack, injeksi vitamin, serta grooming.
Antiek menyebutkan program penitipan hewan di Puskeswan sebelumnya mendapat sambutan positif dari masyarakat. Karena itu, layanan serupa kembali dibuka tahun ini agar warga tetap tenang meninggalkan hewan peliharaan saat libur Lebaran.
“Peminatnya tahun lalu cukup tinggi. Karena itu kami kembali membuka layanan ini agar masyarakat tetap tenang meninggalkan hewan peliharaan, karena perawatannya dilakukan secara profesional di Puskeswan,” pungkasnya.












Discussion about this post