• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Prambanan Shiva Festival Perkuat Candi Prambanan sebagai Destinasi Wisata Religi

by SDGS Admin
22 Januari 2026
Prambanan Shiva Festival Perkuat Candi Prambanan sebagai Destinasi Wisata Religi
25
SHARES
156
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Sleman, Kabar SDGs – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa menegaskan Prambanan Shiva Festival diharapkan mampu memperkuat posisi Candi Prambanan sebagai destinasi wisata religi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Festival yang untuk pertama kalinya digelar ini dinilai menjadi tonggak penting transformasi Candi Prambanan dari sekadar situs warisan budaya dunia menjadi ruang spiritual yang hidup dan terbuka bagi umat serta wisatawan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ni Luh Puspa saat membuka Prambanan Shiva Festival di kawasan Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Sabtu (17/1/2026). Festival ini digelar dalam rangka menyambut Hari Suci Shiwaratri yang diperingati umat Hindu, dengan rangkaian kegiatan yang akan ditutup melalui upacara Mahashivaratri pada 15 Februari 2026.

BACA JUGA

Potensi Besar Desa Pesisir Malang Selatan Hadapi Tantangan Lingkungan

Potensi Besar Desa Pesisir Malang Selatan Hadapi Tantangan Lingkungan

24 Mei 2026
Pariwisata Lumajang Tunjukkan Tren Positif 2026

Pariwisata Lumajang Tunjukkan Tren Positif 2026

24 April 2026
Lampung Bangun Akses Wisata Pesisir Tanggamus

Lampung Bangun Akses Wisata Pesisir Tanggamus

22 April 2026

Menurut Ni Luh, perayaan Shiwaratri memiliki makna penting sebagai momentum perenungan dan introspeksi diri umat Hindu melalui pemujaan kepada Dewa Shiwa. Karena itu, pelaksanaan festival di Candi Prambanan menjadi kesempatan strategis untuk meneguhkan peran candi tidak hanya sebagai warisan budaya dunia, tetapi juga sebagai pusat ibadah umat Hindu di Indonesia.

“Dari sisi kepariwisataan, kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara ke Candi Prambanan,” ujar Ni Luh.

Ia menekankan Shiwaratri bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ruang kontemplasi untuk menguatkan keteguhan diri, menata batin, serta melatih pengendalian diri melalui tapa brata. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan pengembangan pariwisata berkarakter yang menghadirkan pengalaman lebih bermakna bagi wisatawan.

“Pariwisata berbasis spiritualitas tidak hanya berfokus pada eksplorasi fisik destinasi, tetapi juga pada perenungan diri, keseimbangan batin, serta hubungan yang harmonis dengan lingkungan dan budaya setempat,” katanya.

Ni Luh menilai perayaan Shiwaratri di Candi Prambanan merepresentasikan kekuatan pariwisata Indonesia di mata dunia, yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan warisan budaya yang hidup, dirawat, dipahami, dan dihormati.

“Candi Prambanan adalah living heritage yang harus kita jaga bersama. Kesuciannya harus kita rawat sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wisnu Bawa Tenaya menyebut nilai-nilai universal ajaran Shiwa menjadi dasar pelaksanaan festival yang selaras dengan semangat moderasi beragama. Ia menilai festival ini menghadirkan ruang dialog yang damai dengan menggabungkan unsur keagamaan, budaya, dan edukasi.

“Nilai-nilai Shiwa mengajarkan keseimbangan antara cipta, rasa, dan karsa. Festival ini merayakan kesadaran yang menyatukan manusia, alam, dan Tuhan dalam satu harmoni. Ini merupakan bentuk nyata moderasi beragama yang berperan penting dalam membangun harmoni sosial,” kata Wisnu.

Ribuan umat Hindu tampak memadati kawasan Candi Prambanan untuk mengikuti rangkaian persembahyangan dengan khidmat. Latar kemegahan candi yang dipadukan dengan ritual keagamaan, seni budaya, dan tata cahaya menghadirkan suasana sakral sekaligus pengalaman spiritual yang mendalam bagi para peserta.

Dalam kegiatan tersebut, Wamenpar Ni Luh Puspa didampingi Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini, Asisten Deputi Bidang Event Nasional Kemenpar Ni Komang Ayu Astiti, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur Agustin Peranginangin, serta Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha.

Sebelum menghadiri Prambanan Shiva Festival, Ni Luh Puspa juga mengunjungi Kampung Wisata Purbayan di Kota Yogyakarta untuk melihat langsung kekayaan arsitektur tradisional Keraton Yogyakarta serta proses pembuatan kerajinan perak dan batik. Kunjungan berlanjut pada Minggu (18/1/2026) ke Desa Wisata Hargotirto, Kabupaten Kulonprogo, dengan meninjau sentra produksi gula semut dan pengerjaan batik sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis desa wisata.

Share10SendTweet6
Previous Post

Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh – Sumut

Next Post

USU Perkuat Kepemimpinan Akademik Dukung Misi Asta Cita

Next Post
USU Perkuat Kepemimpinan Akademik Dukung Misi Asta Cita

USU Perkuat Kepemimpinan Akademik Dukung Misi Asta Cita

Penyakit Kronis Dominasi Kunjungan Pasien RS Adam Malik Sepanjang 2025

Penyakit Kronis Dominasi Kunjungan Pasien RS Adam Malik Sepanjang 2025

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

25 Mei 2026
Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

25 Mei 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

25 Mei 2026
Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

25 Mei 2026
Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

25 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    33 shares
    Share 13 Tweet 8

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.