• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Batik Oey Soe Tjoen Didorong Semakin Mendunia

by Riski Yanti
3 Juli 2025
Batik Oey Soe Tjoen Didorong Semakin Mendunia
24
SHARES
152
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Pekalongan, KabarSDGs — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengunjungi Rumah Batik Oey Soe Tjoen yang dikenal sebagai salah satu batik tulis halusperanakan tertua di Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Wamen Ekraf Irene mengapresiasi keuletan dan konsistensiRumah Batik Oey Soe Tjoen yang menjaga kualitas selamasatu abad itu.

BACA JUGA

LITERAIA 2026, Tumbuhkan Semangat Literasi

LITERAIA 2026, Tumbuhkan Semangat Literasi

14 Oktober 2026
Talenta Digital Fondasi Ekonomi Indonesia

Talenta Digital Fondasi Ekonomi Indonesia

14 Oktober 2026
Integrasi Digital Travel Pack Bikin Produk Lokal Go Global

Integrasi Digital Travel Pack Bikin Produk Lokal Go Global

29 September 2026

Terkait maraknya permasalahan batik di Indonesia, pihaknya merasa perlu meningkatkan nilainya terlebih dahulu.

“Salah satunyadengan hadirnya batik kurator, agar dapat memberi tahufashion designer global perbedaan antara batik asli denganyang tidak,” kata Wamen Ekraf Irene di rumah batik yang berada di Kedungwuni, Pekalongan itu pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintahdalam memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis warisanbudaya.

Rumah Batik Oey Soe Tjoen yang berdiri sejak tahun1925 itu dirintis Oey Soe Tjoen dan istrinya, Kwee TjoenGiok Nio, hingga kini dikelola oleh generasi ketiga atau cucumereka, Oey Kiem Lian atau Widiati Widjaja.

Batik Oey Soe Tjoen sendiri dikenal melalui kehalusangoresan, ketelitian pengerjaan, serta perpaduan warna yang khas.

Setiap lembar kain tidak hanya memuat motif, tetapijuga mengandung nilai estetika tinggi yang menjadikannyalayak disebut sebagai karya seni.

Keunikan ini menjadikanbatik produksi Rumah Batik Oey Soe Tjoen sebagai koleksibernilai tinggi yang diminati kolektor nasional dan internasional.

Kementerian Ekraf terus mendorong pengembangan potensikreatif di berbagai daerah, termasuk subsektor kriya sepertibatik.

Melalui program fasilitasi, promosi, dan kolaborasihexahelix, diharapkan pelaku ekonomi kreatif tradisionaldapat lebih kompetitif di pasar global.

Berbicara tentang penguatan ekonomi kreatif dari daerah, Wamen Ekraf Irene turut memaparkan upaya-upayaKementerian Ekraf seperti game corners di bandara yang mengenalkan gim lokal.

Untuk itu, Wamen Ekraf Irene mengungkapkan perlunya suatu pameran yang bertujuanuntuk memperkenalkan ragam jenis batik ke masyarakatmancanegara dengan tujuan menciptakan sebuah produk yang berdaya saing global.

“Kita harus memperlihatkan kepada orang luar atau dalamnegeri dan siapapun yang mengapresiasi batik ini, untuk itu, pemerintah akan turut berkolaborasi mempersiapkan pameranagar dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” kata WamenEkraf Irene.

Dalam kunjungan itu Wamen Ekraf Irene didampingi DirekturArsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan. Oey Kiem Lian pemilik generasi Batik Oey Soe Tjoen juga langsung menyambut Wamen Ekraf Irene.

Share10SendTweet6
Previous Post

Kolaborasi dengan ILO, Kemenpar Dorong Transisi Pariwisata Hijau bagi UMKM

Next Post

177 Film Lokal Diupayakan Tayang di Bioskop

Next Post
177 Film Lokal Diupayakan Tayang di Bioskop

177 Film Lokal Diupayakan Tayang di Bioskop

SIER Restorasi Terumbu Karang di Nusa Penida Dukung Pelestarian Laut dan SDGs

SIER Restorasi Terumbu Karang di Nusa Penida Dukung Pelestarian Laut dan SDGs

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Rumah Sakit Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi

Rumah Sakit Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi

16 Oktober 2026
Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

16 Oktober 2026
UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

16 Oktober 2026
Mahasiswa UIN Suska Riau Pelajari Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program CSR PHR

Mahasiswa UIN Suska Riau Pelajari Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program CSR PHR

16 Oktober 2026
WCCE 2026 Perkuat Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Indonesia di Tingkat Global

WCCE 2026 Perkuat Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Indonesia di Tingkat Global

16 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3804 shares
    Share 1522 Tweet 951
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4094 shares
    Share 1638 Tweet 1024
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3796 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3741 shares
    Share 1496 Tweet 935
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3705 shares
    Share 1482 Tweet 926

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.