• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Batik Oey Soe Tjoen Didorong Semakin Mendunia

by Riski Yanti
3 Juli 2025
Batik Oey Soe Tjoen Didorong Semakin Mendunia
24
SHARES
150
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Pekalongan, KabarSDGs — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengunjungi Rumah Batik Oey Soe Tjoen yang dikenal sebagai salah satu batik tulis halusperanakan tertua di Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Wamen Ekraf Irene mengapresiasi keuletan dan konsistensiRumah Batik Oey Soe Tjoen yang menjaga kualitas selamasatu abad itu.

BACA JUGA

Pulihkan Aceh Tengah lewat Program Ekraf Peduli

Pulihkan Aceh Tengah lewat Program Ekraf Peduli

21 September 2026
Pelaku Usaha Kreatif di Tapanuli Selatan Dapat Akses Pembiayaan

Pelaku Usaha Kreatif di Tapanuli Selatan Dapat Akses Pembiayaan

21 September 2026
Dari Museum Joang 45 ke Las Vegas, Menekraf Dorong Modifikasi Otomotif Nasional Mendunia

Dari Museum Joang 45 ke Las Vegas, Menekraf Dorong Modifikasi Otomotif Nasional Mendunia

20 Agustus 2026

Terkait maraknya permasalahan batik di Indonesia, pihaknya merasa perlu meningkatkan nilainya terlebih dahulu.

“Salah satunyadengan hadirnya batik kurator, agar dapat memberi tahufashion designer global perbedaan antara batik asli denganyang tidak,” kata Wamen Ekraf Irene di rumah batik yang berada di Kedungwuni, Pekalongan itu pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintahdalam memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis warisanbudaya.

Rumah Batik Oey Soe Tjoen yang berdiri sejak tahun1925 itu dirintis Oey Soe Tjoen dan istrinya, Kwee TjoenGiok Nio, hingga kini dikelola oleh generasi ketiga atau cucumereka, Oey Kiem Lian atau Widiati Widjaja.

Batik Oey Soe Tjoen sendiri dikenal melalui kehalusangoresan, ketelitian pengerjaan, serta perpaduan warna yang khas.

Setiap lembar kain tidak hanya memuat motif, tetapijuga mengandung nilai estetika tinggi yang menjadikannyalayak disebut sebagai karya seni.

Keunikan ini menjadikanbatik produksi Rumah Batik Oey Soe Tjoen sebagai koleksibernilai tinggi yang diminati kolektor nasional dan internasional.

Kementerian Ekraf terus mendorong pengembangan potensikreatif di berbagai daerah, termasuk subsektor kriya sepertibatik.

Melalui program fasilitasi, promosi, dan kolaborasihexahelix, diharapkan pelaku ekonomi kreatif tradisionaldapat lebih kompetitif di pasar global.

Berbicara tentang penguatan ekonomi kreatif dari daerah, Wamen Ekraf Irene turut memaparkan upaya-upayaKementerian Ekraf seperti game corners di bandara yang mengenalkan gim lokal.

Untuk itu, Wamen Ekraf Irene mengungkapkan perlunya suatu pameran yang bertujuanuntuk memperkenalkan ragam jenis batik ke masyarakatmancanegara dengan tujuan menciptakan sebuah produk yang berdaya saing global.

“Kita harus memperlihatkan kepada orang luar atau dalamnegeri dan siapapun yang mengapresiasi batik ini, untuk itu, pemerintah akan turut berkolaborasi mempersiapkan pameranagar dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” kata WamenEkraf Irene.

Dalam kunjungan itu Wamen Ekraf Irene didampingi DirekturArsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan. Oey Kiem Lian pemilik generasi Batik Oey Soe Tjoen juga langsung menyambut Wamen Ekraf Irene.

Share10SendTweet6
Previous Post

Kolaborasi dengan ILO, Kemenpar Dorong Transisi Pariwisata Hijau bagi UMKM

Next Post

177 Film Lokal Diupayakan Tayang di Bioskop

Next Post
177 Film Lokal Diupayakan Tayang di Bioskop

177 Film Lokal Diupayakan Tayang di Bioskop

SIER Restorasi Terumbu Karang di Nusa Penida Dukung Pelestarian Laut dan SDGs

SIER Restorasi Terumbu Karang di Nusa Penida Dukung Pelestarian Laut dan SDGs

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pulihkan Aceh Tengah lewat Program Ekraf Peduli

Pulihkan Aceh Tengah lewat Program Ekraf Peduli

21 September 2026
Akademisi UIN Ar-Raniry Bahas Syariat Aceh di Australia

Akademisi UIN Ar-Raniry Bahas Syariat Aceh di Australia

21 September 2026
Pelaku Usaha Kreatif di Tapanuli Selatan Dapat Akses Pembiayaan

Pelaku Usaha Kreatif di Tapanuli Selatan Dapat Akses Pembiayaan

21 September 2026
Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis

21 September 2026
Kemenhub Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Keadaan Darurat di Bandara APT Pranoto

Kemenhub Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Keadaan Darurat di Bandara APT Pranoto

21 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2872 shares
    Share 1149 Tweet 718
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2884 shares
    Share 1154 Tweet 721
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2836 shares
    Share 1134 Tweet 709
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2870 shares
    Share 1148 Tweet 718

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.