Sumedang, Kabar SDGs – Terletak di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Tanjung Duriat menyajikan pemandangan memukau Waduk Jatigede dari ketinggian—sebuah perpaduan indah antara air, bukit, dan langit yang jarang ditemukan di tempat lain.
Meski belum sepopuler destinasi mainstream, Tanjung Duriat kini kian dilirik wisatawan lokal maupun luar kota. Pemerintah daerah pun terus mendorong pengembangan kawasan ini sebagai wisata alam murah meriah dengan kualitas pemandangan kelas premium.
Daya tarik utamanya? Pemandangan spektakuler dan spot foto keren! Dari tulisan raksasa “Tanjung Duriat”, panggung pandang dari kayu, hingga view deck yang langsung menghadap ke luasnya Waduk Jatigede—semua jadi latar yang sempurna untuk mengabadikan siluet saat sunrise maupun sunset.
Hamparan air waduk, pulau-pulau kecil, dan perbukitan hijau jadi latar alami yang bikin suasana makin tenang dan cocok buat healing. Buat yang pengin lebih dekat dengan alam, tersedia juga camping ground di area dataran tinggi. Mau piknik bareng keluarga atau kemah seru bareng komunitas, semua bisa dilakukan di sini.
Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menyewa kapal untuk menjelajah pulau-pulau kecil di tengah waduk. Tarifnya fleksibel, tergantung rute dan durasi. Pengalaman menyusuri danau buatan raksasa ini dijamin beda dari wisata biasa.
Tiket masuknya super terjangkau, hanya Rp15.000 per orang! Dengan harga itu, kamu sudah bisa menikmati seluruh fasilitas plus panorama luar biasa yang jarang ditemukan di tempat lain. Tanjung Duriat buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, pas banget buat kamu yang ingin menikmati alam di siang hari dengan aman.
Fasilitas pendukung seperti toilet, area parkir, dan tempat makan pun tersedia dan dirawat dengan baik. Jadi tak perlu khawatir kalau datang dari luar kota, kamu tetap bisa nyaman berwisata.
Buat para pecinta fotografi, ini adalah surganya landscape dan momen golden hour. Banyak hasil jepretan indah dari Tanjung Duriat yang berseliweran di media sosial, dan itu jadi promosi gratis yang semakin memperkuat daya tarik wisata ini.
Yang juga tak kalah penting, kehadiran wisatawan turut menggerakkan ekonomi lokal. Warga sekitar membuka warung, menyewakan tenda, sampai melayani transportasi kapal, menciptakan simbiosis positif antara pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah setempat pun berharap agar keindahan Tanjung Duriat tetap terjaga. Pengunjung diajak turut menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas, demi keberlanjutan wisata alam ini untuk generasi mendatang.












Discussion about this post