• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Pembangunan Observatorium Nasional Timau di NTT dalam Tahap Akhir

by SDGS Admin
14 Juli 2023
Pembangunan Observatorium Nasional Timau di NTT dalam Tahap Akhir
47
SHARES
292
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BANDUNG, KabarSDGs – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang membangun Observatorium Nasional (Obnas) Timau di lereng Gunung Timau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Observatorium ini akan menjadi fasilitas pengamatan antariksa di Kawasan Timur Indonesia. Kondisi iklim di Pulau Timor memberikan kesempatan bagi para astronom untuk melakukan pengamatan setiap malam selama lebih dari setengah tahun.

“Pembangunan Obnas sampai saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Teleskop 3,8 meter sedang dalam persiapan untuk proses instalasi. Cermin akan segera diproses untuk dikirim ke Kupang. Targetnya pada bulan Agustus sudah terpasang teleskopnya dan selanjutnya akan ada proses penyesuaian sistem dan pengujian teleskop yang memakan waktu beberapa bulan,” ungkap peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, Rhorom Priyatikanto.

BACA JUGA

Transportasi Laut Dioptimalkan untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan Gempa NTT

Transportasi Laut Dioptimalkan untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan Gempa NTT

23 Agustus 2026
Pelabuhan Sape Perkuat Akses Wisata dan Ekonomi Kawasan Timur Indonesia

ASDP Siap Operasikan Kembali Layanan Perintis di NTT

20 Juli 2026
Jelang Iduladha, PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta

Jelang Iduladha, PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta

26 Mei 2026

Rhorom menjelaskan, teleskop optik 3,8 m memiliki desain yang unik dan bobot yang relatif ringan, sekitar 20 ton. Teleskop ini memiliki cermin primer, sekunder, dan tersier. Struktur ‘laba-laba’ menopang cermin sekunder di bagian atas teleskop.

“Salah satu instrumen pada teleskop 3,8 m yang dinamakan 3OPTIKA merupakan 3-bands imaging camera. Teleskop ini dapat digunakan untuk mengamati obyek seperti benda kecil tata surya, bintang, gugus bintang, extrasolar planet, galaksi, dan lainnya,” imbuh Rhorom.

Direncanakan pada tahun 2023 di triwulan ketiga dilakukan instalasi pada teleskop 3,8 meter. Pada triwulan keempat first light, yaitu teleskop mulai diarahkan ke bintang. Tahun 2024 akan dilakukan evaluasi persiapan penerimaan proposal pengamatan baik dari internal maupun eksternal BRIN.

“Peluang riset fotometri bisa dilakukan pada Obnas ini. Skema keterlibatan dari mitra bisa berupa visiting researcher, degree by research, master by research, post-doctoral fellow, atau kolaborasi riset berbasis pembiayaan eksternal,” ucap Rhorom.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Antariksa, Emanuel Sungging menyampaikan, salah satu upaya antisipasi gangguan polusi cahaya adalah menjadikan wilayah di sekitar Obnas menjadi Taman Langit Gelap (Dark Sky Park).

“Langit gelap perlu dilestarikan dengan didukung masyarakat yang turut menjaganya melalui wisata astronomi di Taman Langit Gelap. Pengaturan penggunaan lampu luar di sekitar Obnas dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat berupa peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

Emanuel melanjutkan, untuk strategi pencegahan polusi cahaya perlu juga kolaborasi riset dengan bidang-bidang non-eksak untuk bisa mendorong adanya payung regulasi hukum yang bisa melindungi wilayah sekitar Obnas.

“Tidak hanya untuk bidang astronomi yang terkait teknis tetapi dengan bidang lain misalnya hukum dan sosial untuk berdiskusi bersama. Harapan kami wilayah Observatorium Nasional bisa menjadi wisata astronomi ke depannya,” ujar Emanuel.

Emanuel menambahkan, kolaborasi sudah bisa digarap dengan instansi eksternal.

“Ide-ide bisa disampaikan kepada Pusat Riset Antariksa. Riset dasarnya fotometri dan astrometri. Semangat berkolaborasi untuk riset dan inovasi,” pungkasnya.

Share19SendTweet12
Previous Post

Wapres Berharap Ekspor Pala di Fakfak dapat Ditingkatkan dan Dikembangkan

Next Post

Otten Coffee dan Rasa Group Adakan Kopi Fest Indonesia di Medan, Ini Alasannya

Next Post
Otten Coffee dan Rasa Group Adakan Kopi Fest Indonesia di Medan, Ini Alasannya

Otten Coffee dan Rasa Group Adakan Kopi Fest Indonesia di Medan, Ini Alasannya

Kwarnas Pramuka Laporkan Agenda Kegiatan ke Presiden, Di antaranya Jambore Dunia dan Raimuna

Kwarnas Pramuka Laporkan Agenda Kegiatan ke Presiden, Di antaranya Jambore Dunia dan Raimuna

Discussion about this post

NEWS UPDATE

POSCO Perkuat Pasokan Baja untuk Industri Nasional

POSCO Perkuat Pasokan Baja untuk Industri Nasional

25 Agustus 2026
Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Diperiksa Pascagempa NTT

Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Diperiksa Pascagempa NTT

24 Agustus 2026
Surabaya Perkuat Pemilahan Sampah dari Rumah dengan Pisang Danor

Surabaya Perkuat Pemilahan Sampah dari Rumah dengan Pisang Danor

24 Agustus 2026
Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

24 Agustus 2026
Air Irigasi Dialirkan Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

Air Irigasi Dialirkan Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

24 Agustus 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1989 shares
    Share 796 Tweet 497
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2300 shares
    Share 920 Tweet 575
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2004 shares
    Share 802 Tweet 501

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.