MEDAN, KabarSDGs – Kota Medan merupakan salah satu kota yang menjadi saksi dari perkembangan pesat tren kopi di Indonesia. Banyaknya penyebaran kafe-kafe di seluruh penjuru Kota Medan menjadi bukti perhatian para penikmat dan penggiat kopi.
Dengan tujuan mendorong semangat tersebut, Otten Coffee dan Rasa Group bekerja sama untuk menghadirkan kembali salah satu festival kopi di Indonesia, yaitu Kopi Fest Indonesia, yang diadakan di Sun Plaza Medan pada tanggal 5 hingga 9 Juli yang lalu.
Otten Coffee, yang didirikan oleh Robin selaku CEO dan Pendiri, serta Jhoni Kusno sebagai CEO dan Co-Founder, telah lama berkecimpung di industri kopi. Pengalaman mereka menjadikan festival kopi ini sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia. PT Otten Coffee adalah perusahaan kopi yang menyediakan biji kopi berkualitas baik dari dalam negeri maupun luar negeri, serta mesin kopi dan peralatan seduh kopi berbasis teknologi.
Universitas Mikroskil juga ikut merespon kehadiran Kopi Fest di Kota Medan, mengakui potensi dari tren kopi yang semakin meningkat di Indonesia. CEO dan Co-Founder Otten Coffee, yang juga merupakan alumni Universitas Mikroskil, yaitu Jhoni Kusno, menyambut baik dan menjelaskan misi mereka dalam menyediakan platform bagi para penggiat dan penikmat kopi untuk memperkenalkan produk kopi unggulan mereka kepada masyarakat, terutama di Kota Medan. Hal ini diungkapkan oleh Jhoni Kusno pada Sabtu, tanggal 8 Juli 2023.
Di Atrium Sun Plaza Medan, Universitas Mikroskil mengajak mahasiswa untuk lebih memahami esensi dan keunikan industri kopi secara mendalam, mulai dari berbagai teknik menyeduh kopi, penggunaan mesin kopi, hingga berwirausaha di bidang kopi dengan baik. Dengan menggunakan Coffee Passport yang disediakan, mahasiswa dan pengunjung diajak untuk menyelesaikan berbagai misi yang tersedia. Misi-misi ini meliputi kunjungan ke berbagai booth yang tidak hanya fokus pada kopi, tetapi juga mencakup pendidikan, beasiswa, industri perabotan, bahkan arsitektur.
Kopi Fest juga memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin menyalurkan kreativitas dan keahlian di industri kopi melalui kompetisi resmi yang bergengsi seperti AeroPress Championship 2023 dan Barista Innovation Challenge 2023. Para pemenang kompetisi ini berkesempatan untuk mewakili Indonesia dalam pertandingan di Melbourne, Australia.
Jhoni Kusno menyoroti potensi yang dimiliki oleh industri kopi yang tidak terbatas pada satu sektor saja.
“Industri kopi memiliki keterkaitan yang luas dengan berbagai aspek, termasuk pendidikan dan teknologi,” ujarnya dalam siaran tertulisnya.
Dirinya membuka kesempatan untuk menjalin kerja sama di masa depan bersama Universitas Mikroskil.
“Industri kopi tidak hanya fokus pada satu aspek saja, tetapi dapat merambat ke berbagai bidang, termasuk sektor pendidikan dan teknologi. Kita dapat menjalin kerja sama untuk meningkatkan tren kopi di masyarakat dan di kalangan mahasiswa,” ungkapnya.
Festival kopi ini tidak hanya akan berlangsung di Kota Medan, tetapi juga akan diadakan di kota-kota besar lainnya, seperti Semarang, Bandung, dan Jakarta. Serangkaian acara ini akan dimulai dan berakhir pada akhir bulan Oktober mendatang.









Discussion about this post