• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
4 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Kemdikbudristek Luncurkan Ekosistem Kedaireka, Diawali dengan CEO Mentorship dan RekaTalks

by SDGS Admin
23 Oktober 2022
Kemdikbudristek Luncurkan Ekosistem Kedaireka, Diawali dengan CEO Mentorship dan RekaTalks
34
SHARES
210
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghadirkan Ekosistem Kedaireka. Kick off tersebut mengusung tema “Collaborate and Innovate for a Sustainable Future”, Ekosistem Kedaireka diawali dengan dua kegiatan yakni CEO Mentorship dan RekaTalks.

CEO Mentorship mengangkat tema utama “Ekosistem Kolaborasi untuk Inovasi”. Kegiatan itu berupa sesi berbagi intensif oleh pejabat pemerintah dan petinggi DUDI untuk meningkatkan pertukaran pandangan dan pengembangan diri insan perguruan tinggi.

BACA JUGA

Resmi Buka ICCI 2025, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Inovasi untuk Implementasi PU608

Resmi Buka ICCI 2025, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Inovasi untuk Implementasi PU608

27 November 2025
Qlola by BRI Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2025 Berkat Solusi Keuangan Digital Terpadu

Qlola by BRI Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2025 Berkat Solusi Keuangan Digital Terpadu

11 November 2025
BRIN dan UGM Kerja Sama terkait Pengembangan Sistem Berbasis IoT

BRIN dan UGM Kerja Sama terkait Pengembangan Sistem Berbasis IoT

27 Juni 2023

“Ekosistem Kedaireka hadir setelah Kedaireka kita luncurkan pada akhir 2020, dan sudah berjalan selama dua tahun sebagai bagian dari transformasi perguruan tinggi,” ujar Pelaksana Tugas Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek Prof Nizam dalam sambutan pada peluncuran Ekosistem Kedaireka di Jakarta, Jumat (21/10/2022).

Ia menjelaskan, kehadiran perguruan tinggi memiliki dua fungsi yakni menghasilkan sumber daya manusia berdaya saing dan membangun inovasi suatu negara.

“Negara maju selalu memiliki perguruan tinggi yang kuat dan menjawab berbagai persoalan ekonomi di negara itu,” jelas Nizam.

Menurutnya, inovasi menjadi faktor penting yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan pertumbuhan suatu negara. Oleh karena itu, lanjutnya, untuk mengakselerasi pertumbuhan, Indonesia perlu membentuk ekosistem kolaborasi antara industri dan pendidikan.

“Kedaireka meluncurkan inisiasi Ekosistem Kedaireka berisikan program-program yang diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan membuka peluang kolaborasi lainnya bagi insan perguruan tinggi dan mitra industri,” lanjutnya.

Ia meneruskan, perwakilan insan perguruan tinggi, mitra industri serta masyarakat umum yang hadir diharapkan dapat memahami urgensi menciptakan ekosistem kolaborasi dan pentingnya memprioritaskan inovasi di berbagai macam industri.

Selain itu, program CEO Mentorship, sebagai bagian dari Ekosistem Kedaireka bertujuan meningkatkan minat insan perguruan tinggi, umum dan industri dalam berkolaborasi serta berinovasi melalui cerita pengalaman para pemimpin dan ahli di bidangnya.

“Melalui program ini, insan perguruan tinggi dan industri diharapkan terinspirasi mengambil aksi nyata serta berani berinovasi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada,” ungkap Nizam.

Selanjutnya, RekaTalks mengangkat dua tema yakni “Digitalisasi Ekonomi dan Inovasi yang Inklusif: Merangkai Ulang Environmental Social Governance (ESG) Pascapandemi” dan “Ekonomi Biru: Eksplorasi Kolaborasi Inovasi Untuk Meningkatkan Ekonomi Berkelanjutan”. Kegiatan ini menghadirkan kisah-kisah inspiratif dari insan perguruan tinggi dan DUDI penerima manfaat program Matching Fund Kedaireka 2021-2022 yang terpilih.

Sementara itu, Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek, Tjitjik Sri Tjahjandarie menambahkan, RekaTalks sebagai salah satu bagian dari Ekosistem Kedaireka diharapkan menjadi ajang promosi bagi inovasi-inovasi insan perguruan tinggi.

“Program itu diharapkan, mampu menginspirasi dan mengobarkan semangat insan perguruan tinggi dan mitra industri di seluruh Indonesia untuk berinovasi dan berkolaborasi demi kemajuan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, ekosistem Kedaireka terdiri dari tujuh program meliputi Kedaireka Academy, RekaTalks, Match Making Innovation Forum, RekaPitch, CEO Mentorship, RekaPreneur dan RekaPods.

Selain CEO Mentorship dan RekaTalks yang telah dilaksanakan pada 21 Oktober 2022 di Jakarta, lima kegiatan lainnya akan dilaksanakan di beberapa kota besar di Indonesia pada periode Oktober 2022 hingga November 2022.

Share14SendTweet9
Previous Post

Bandara I Gusti Ngurah Rai Hadirkan Fasilitas Hotel Kapsul PassGO-Digital Airport

Next Post

Menhub dan Pj Gubernur DKI Tingkatkan Koordinasi untuk Integrasikan Angkutan Massal

Next Post
Menhub dan Pj Gubernur DKI Tingkatkan Koordinasi untuk Integrasikan Angkutan Massal

Menhub dan Pj Gubernur DKI Tingkatkan Koordinasi untuk Integrasikan Angkutan Massal

Pembangunan Pelabuhan Patimban Fase 1 dan 2 Lanjut, memenhub Tanda Tangan Kontrak Paket 6

Pembangunan Pelabuhan Patimban Fase 1 dan 2 Lanjut, memenhub Tanda Tangan Kontrak Paket 6

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

3 November 2026
KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

3 November 2026
Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

3 November 2026
Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

3 November 2026
Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

3 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4516 shares
    Share 1806 Tweet 1129
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4226 shares
    Share 1690 Tweet 1057
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4189 shares
    Share 1676 Tweet 1047
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4164 shares
    Share 1666 Tweet 1041
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4217 shares
    Share 1687 Tweet 1054

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.