• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
28 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Kaltim Perkuat Pencegahan Kecacingan pada Anak

by SDGS Admin
28 Oktober 2026
Kaltim Perkuat Pencegahan Kecacingan pada Anak
15
SHARES
93
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kalimantan Timur, Kabar SDGs – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) meningkatkan upaya pencegahan infeksi kecacingan pada anak, terutama kelompok usia sekolah dan balita. Penyakit ini masih menjadi perhatian karena dapat mengganggu kesehatan serta memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Infeksi kecacingan yang tidak ditangani dapat menghambat penyerapan nutrisi, meningkatkan risiko anemia, serta berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi kesiapan anak dalam mengikuti proses pembelajaran.

BACA JUGA

Bandar Lampung Salurkan Alat Bantu Kesehatan di HUT RI

Bandar Lampung Salurkan Alat Bantu Kesehatan di HUT RI

18 Agustus 2026
RSUD Jatisari Resmikan Unit Pengelola Darah dan Layanan MESRA

RSUD Jatisari Resmikan Unit Pengelola Darah dan Layanan MESRA

5 Agustus 2026
Amway Peduli Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan

Amway Peduli Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan

29 Mei 2026

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, menekankan pentingnya upaya pencegahan dan penanganan sejak dini, khususnya bagi anak-anak di lingkungan sekolah. Menurutnya, persoalan kecacingan perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan kesehatan dan kualitas generasi muda di Kalimantan Timur.

“Fokus kita terutama pada anak sekolah. Jika masih banyak anak yang kecacingan, potensi anemia akan semakin besar. Kondisi ini juga berkontribusi pada risiko stunting dan menurunkan prestasi belajar anak,” terang Andi Muhammad Ishak saat Rapat Koordinasi Program NTDs Filariasis Kecacingan Tingkat Provinsi Kaltim pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, tingginya kasus kecacingan juga menjadi pengingat bahwa kebersihan lingkungan dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan, tetapi harus disertai pembiasaan perilaku hidup bersih dalam keseharian.

“Untuk memutus rantai penularan, pemberian obat cacing berkala harus diimbangi dengan kebiasaan hidup bersih sehari-hari,” imbuhnya

Penerapan kebiasaan sederhana menjadi bagian penting dalam melindungi anak dari risiko infeksi. Anak perlu dibiasakan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas, menjaga kebersihan diri dengan memotong kuku secara rutin, serta menggunakan alas kaki ketika bermain atau melakukan kegiatan di luar rumah.

Selain kebiasaan di rumah, lingkungan sekolah juga memiliki peran penting dalam mendukung pencegahan kecacingan. Fasilitas sanitasi dan toilet sekolah perlu dijaga kebersihannya agar anak dapat beraktivitas di lingkungan yang sehat. Orang tua pun diharapkan konsisten membangun kebiasaan hidup bersih pada anak sejak dini.

Dinkes Kaltim mendorong kerja sama antara dinas kesehatan, puskesmas, sekolah, dan keluarga untuk memperkuat langkah pencegahan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan risiko penularan kecacingan pada anak di Kalimantan Timur.

“Dengan sinergi antara Dinkes, puskesmas, sekolah, dan orang tua, risiko penularan kecacingan diharapkan bisa ditekan semaksimal mungkin,” tutupnya.

Share6SendTweet4
Previous Post

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kaltim Perkuat Pencegahan Kecacingan pada Anak

Kaltim Perkuat Pencegahan Kecacingan pada Anak

28 Oktober 2026
PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

28 Oktober 2026
Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

28 Oktober 2026
PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

27 Oktober 2026
Penerapan Code Stroke, Sistem Penanganan Komprehensif untuk Stroke Akut

Penerapan Code Stroke, Sistem Penanganan Komprehensif untuk Stroke Akut

27 Oktober 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4036 shares
    Share 1614 Tweet 1009
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3426 shares
    Share 1370 Tweet 857
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4010 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4064 shares
    Share 1626 Tweet 1016
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4072 shares
    Share 1629 Tweet 1018

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.