• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Jembatan Shortcut Enang-Enang Pangkas Waktu Tempuh

Bisa Dilewati Kendaraan Beban 30 Ton

by Riski Yanti
11 Juli 2026
Jembatan Shortcut Enang-Enang Pangkas Waktu Tempuh
18
SHARES
111
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan jembatan shortcut di kawasan Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, sebagai solusi jangka panjang untuk memulihkan sekaligus meningkatkan konektivitas jalan nasional yang menghubungkan Bireuen dengan wilayah Dataran Tinggi Gayo.

Pembangunan jembatan shortcut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan infrastruktur yang lebih aman, tangguh, dan mampu mengantisipasi risiko bencana di masa mendatang.

BACA JUGA

Irigasi Tukad Saba Buleleng Dipelihara, Aliran Air Terjaga

Irigasi Tukad Saba Buleleng Dipelihara, Aliran Air Terjaga

7 Agustus 2026
Kementerian PU Hadirkan Jembatan Gantung Geser Pertama di Indonesia

Kementerian PU Hadirkan Jembatan Gantung Geser Pertama di Indonesia

7 Agustus 2026
Personel dan Truk Tangki Air Dikerahkan Bantu Tangani Karhutla di Kalteng

Personel dan Truk Tangki Air Dikerahkan Bantu Tangani Karhutla di Kalteng

7 Agustus 2026

Dibangun pada trase baru yang lebih aman, jembatan shortcut diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan Bireuen–Takengon hingga sekitar 10 menit, sehingga akan semakin memperkuat konektivitas di kawasan tengah Provinsi Aceh.

Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat jembatan eksisting (jembatan lama) agar struktur jembatan tetap aman digunakan secara terbatas sambil menyiapkan pembangunan jembatan shortcut serta melebarkan ruas jalan kabupaten di kawasan Werlah, Kecamatan Pintu Rime Gayo yang saat ini menjadi jalur alternatif dari lebar 4 meter menjadi sekitar 6 meter, termasuk pembangunan 2 jembatan agar dapat melayani arus lalu lintas secara lebih optimal.

“Dengan demikian nantinya masyarakat akan memiliki tiga alternatif akses jalan. Pertama melalui jembatan Enang-Enang yang diperkuat, kedua melalui jalur Werlah yang juga kita tingkatkan, dan ketiga melalui jembatan shortcut baru di kawasan Enang-Enang. Ini akan memberikan pilihan akses yang lebih aman dan andal bagi masyarakat,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Menurut Menteri Dody, hasil kajian teknis menunjukkan lokasi jembatan lama sudah tidak lagi layak dijadikan lokasi pembangunan permanen karena berada pada kawasan yang memiliki tingkat kerawanan hidrometeorologi cukup tinggi.

Oleh karena itu, pemerintah memutuskan mempertahankan jembatan eksisting hanya melalui penguatan struktur sebagai solusi sementara, sementara konektivitas jangka panjang dialihkan melalui pembangunan jembatan shortcut.

“Pemerintah tidak lagi membangun permanen di lokasi lama karena secara teknis sudah tidak memungkinkan. Jembatan yang ada diperkuat agar masyarakat tetap aman melintas, sedangkan solusi permanennya adalah pembangunan jembatan shortcut,” ujar Menteri Dody.

Berbeda dengan jembatan sebelumnya, jembatan shortcut dirancang pada trase baru yang lebih efisien sekaligus lebih aman dari sisi geologi dan hidrologi.

Kehadirannya tidak hanya memulihkan akses pascabencana, tetapi juga meningkatkan keandalan jaringan Jalan Nasional yang menjadi urat nadi penghubung Kabupaten Bireuen dengan Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues hingga Aceh Tenggara.

Secara teknis, jembatan shortcut akan dibangun menggunakan struktur jembatan khusus dengan panjang sekitar 380 meter dan lebar sekitar 12 meter.

Tipe konstruksi ini diharapkan mampu menjangkau lembah yang lebar tanpa membutuhkan banyak pilar di tengah sungai, sehingga lebih aman terhadap perubahan alur sungai maupun gerusan akibat banjir besar.

Jembatan dirancang menggunakan dua pilar utama dengan tinggi masing-masing sekitar 30 meter dan 55 meter, dilengkapi dua abutment setinggi 7 meter, serta pondasi bored pile berdiameter 1,5 meter.

Struktur jembatan direncanakan mampu melayani kendaraan dengan beban maksimum hingga 30 ton, sehingga tetap dapat dilalui kendaraan angkutan barang dan logistik lebih besar kapasitasnya dibandingkan rute eksisting.

Kapasitas tersebut akan menjaga kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari kawasan Dataran Tinggi Gayo menuju Pelabuhan Krueng Geukueh maupun wilayah pesisir Aceh.

Selain memberikan tingkat keselamatan yang lebih baik, trase baru tersebut juga membuat perjalanan menjadi lebih efisien.

Sesuai konsepnya sebagai shortcut, jembatan baru akan mempersingkat lintasan sehingga waktu tempuh kendaraan dari arah Bireuen menuju Bener Meriah maupun Aceh Tengah diperkirakan berkurang sekitar 10 menit.

Saat ini Kementerian PU tengah menyelesaikan tahapan persiapan pembangunan yang meliputi penyusunan basic design serta persiapan tender konstruksi.

Pembangunan jembatan ditargetkan berlangsung secara bertahap pada periode 2026–2028 dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan konstruksi, kualitas bangunan, serta ketahanan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Share7SendTweet5
Previous Post

Kementerian PU Tegaskan Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup

Next Post

Lima Bendungan Diresmikan Presiden, Menteri PU Optimalkan Jaringan Irigasi sampai ke Sawah

Next Post
Lima Bendungan Diresmikan Presiden, Menteri PU Optimalkan Jaringan Irigasi sampai ke Sawah

Lima Bendungan Diresmikan Presiden, Menteri PU Optimalkan Jaringan Irigasi sampai ke Sawah

Krakatau Steel Lepas Saham di Krakatau Osaka Steel

Krakatau Steel Lepas Saham di Krakatau Osaka Steel

Discussion about this post

NEWS UPDATE

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

9 Agustus 2026
PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

9 Agustus 2026
Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

9 Agustus 2026
Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

9 Agustus 2026
2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

9 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1491 shares
    Share 596 Tweet 373
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1791 shares
    Share 716 Tweet 448
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1511 shares
    Share 604 Tweet 378

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.