• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Tanjung Seloka Jadi Contoh Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

by SDGS Admin
7 April 2026
Tanjung Seloka Jadi Contoh Ekonomi Pesisir Berkelanjutan
19
SHARES
117
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Perkuat Promosi Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Perkuat Promosi Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

8 Juli 2026
Menhub Dudy Tegaskan Pentingnya Keselamatan Pelayaran pada Masyarakat Pesisir

Menhub Dudy Tegaskan Pentingnya Keselamatan Pelayaran pada Masyarakat Pesisir

18 Desember 2025
Rokan Hilir Jajaki Kerja Sama Kapal Fiberglass Karya Polbeng untuk Layanan Publik Pesisir

Rokan Hilir Jajaki Kerja Sama Kapal Fiberglass Karya Polbeng untuk Layanan Publik Pesisir

19 Juli 2025

Kotabaru, Kabar SDGs – Desa Tanjung Seloka di Kecamatan Pulau Laut Selatan kini menunjukkan perubahan signifikan sebagai kawasan pesisir dengan ekonomi yang semakin berkembang. Transformasi ini didorong melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur yang mengarahkan masyarakat nelayan beralih dari pola tangkap tradisional ke budidaya kepiting soka yang lebih bernilai.

Sebelumnya, para nelayan setempat mengandalkan hasil tangkapan kepiting bakau dari alam dengan ukuran yang cenderung kecil dan harga jual yang rendah, sehingga pendapatan tidak stabil. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi dalam pengelolaan sumber daya pesisir agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui Program Desa Berdaya yang dimulai sejak 2024, PLN UIP KLT memperkenalkan pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) untuk membangun terumbu karang buatan serta rumah ikan atau Bioreef Block. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ekosistem laut sekaligus memperkuat ketersediaan sumber daya perikanan.

Memasuki 2025, program dikembangkan dengan fokus pada penguatan ekonomi masyarakat melalui budidaya kepiting soka dan penggemukan kepiting menggunakan metode Recirculating Aquaculture System (RAS). Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan nilai jual hasil perikanan sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang lebih stabil.

Ketua Kelompok Nelayan “Seloka Crabs”, Irhamsyah, mengungkapkan perubahan yang dirasakan setelah mengikuti program tersebut. “Dulu kami hanya menjual kepiting apa adanya, ukurannya kecil dan harganya rendah. Sekarang, setelah dibudidayakan dan digemukkan, nilainya jauh lebih tinggi dan hasilnya lebih pasti,” ujarnya.

Program ini dijalankan melalui pelatihan teknis, pendampingan berkelanjutan, serta penyediaan sarana budidaya. Masyarakat tidak hanya mendapatkan teknologi baru, tetapi juga dibekali kemampuan dalam mengelola usaha secara lebih efisien dan ramah lingkungan.

Hasilnya mulai terlihat dengan capaian produksi sepanjang 2025 yang mencapai sekitar 90 kilogram, dengan rata-rata produksi bulanan kini stabil di kisaran 30 kilogram. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi sekaligus keberlanjutan usaha yang mulai terbentuk.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan bahwa peran PLN tidak hanya sebatas penyedia energi, tetapi juga turut berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai potensi pesisir Tanjung Seloka sangat besar dan perlu dikembangkan dengan pendekatan yang menjaga keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.

Keberhasilan program ini juga membuka peluang kerja baru, memperkuat kelembagaan kelompok nelayan, serta meningkatkan minat masyarakat untuk mengembangkan usaha budidaya serupa. Budidaya kepiting soka kini menjadi salah satu sumber penghasilan alternatif yang menjanjikan bagi warga setempat.

Dari sisi lingkungan, penerapan metode RAS memungkinkan kegiatan budidaya dilakukan secara efisien tanpa mengurangi populasi kepiting di alam, sehingga kelestarian ekosistem tetap terjaga.

Pada 2026, PLN UIP KLT melanjutkan program ini dengan memperkuat aspek lingkungan dan ekonomi melalui pelatihan, penyuluhan, penanaman pohon, serta dukungan peralatan bagi pelaku usaha mikro. Langkah ini diharapkan mampu memperluas dampak positif yang telah dirasakan masyarakat.

Transformasi yang terjadi di Desa Tanjung Seloka menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi lokal dengan pendekatan yang tepat mampu menciptakan perubahan nyata sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat pesisir menuju ekonomi yang berkelanjutan.

 

Share8SendTweet5
Previous Post

Kementerian PU Dorong Realisasi Anggaran untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

Next Post

Kutim Usulkan Bandara Umum di Kawasan Maloy

Next Post
Kutim Usulkan Bandara Umum di Kawasan Maloy

Kutim Usulkan Bandara Umum di Kawasan Maloy

Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Longsor di Sembahe

Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Longsor di Sembahe

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Lapas Palangka Raya Panen Melon Premium

Lapas Palangka Raya Panen Melon Premium

9 Juli 2026
Honda Vario Evo 160 Hadir dengan Tampilan Baru

Honda Vario Evo 160 Hadir dengan Tampilan Baru

9 Juli 2026
Pertamina Perkuat Program Gizi Anak di Margasari

Pertamina Perkuat Program Gizi Anak di Margasari

9 Juli 2026
Bendali Sungai Ampal Diperkuat untuk Kurangi Banjir

Bendali Sungai Ampal Diperkuat untuk Kurangi Banjir

9 Juli 2026
Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Perkuat Promosi Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Perkuat Promosi Wisata Bahari dan Ekonomi Pesisir

8 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    803 shares
    Share 321 Tweet 201

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.