Sleman, Kabar SDGs – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperkuat komitmennya dalam mendukung swasembada energi nasional melalui percepatan pengembangan jaringan gas bumi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada 2026, perusahaan menargetkan penambahan sekitar 500 hingga 1.000 pelanggan baru jaringan gas rumah tangga di Kabupaten Sleman.
Saat ini jumlah pelanggan jaringan gas di Sleman telah mencapai 4.240 sambungan rumah tangga dan pelanggan kecil. Secara keseluruhan, pelanggan jaringan gas PGN di wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, dan sekitarnya terus mengalami peningkatan seiring kebutuhan energi masyarakat yang semakin efisien dan berkelanjutan.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, mengatakan pengembangan jaringan gas merupakan bagian dari dukungan PGN terhadap agenda ketahanan energi nasional, termasuk upaya mengurangi ketergantungan pada energi impor.
“Pengembangan jaringan gas bumi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada energi. Pemanfaatan gas bumi domestik tidak hanya memberikan energi yang lebih praktis dan efisien bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG,” terang Hery, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan gas bumi memiliki sejumlah keunggulan, antara lain dapat mengalir selama 24 jam, lebih praktis karena tidak memerlukan penggantian tabung, serta lebih aman karena sistem distribusinya terintegrasi dan diawasi secara berkala. Selain itu, pemanfaatan gas bumi juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar berbasis minyak.
Sementara itu, General Manager Sales and Operation Region III PGN, Hedi Hedianto, menyampaikan bahwa pertumbuhan pelanggan di wilayah DIY menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan gas bumi.
“Saat ini jumlah pelanggan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah mencapai sekitar 5.000 pelanggan dan terus bertambah. Kami melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan proses pembangunan dan penyambungan berjalan lancar,” jelasnya.
Proses pemasangan jaringan gas dilakukan melalui tahapan sosialisasi dan pendaftaran resmi. Masyarakat dapat mengajukan pemasangan secara mandiri melalui kanal resmi PGN maupun dengan mendatangi kantor layanan perusahaan terdekat.
Bagi pelaku usaha kecil dan sektor jasa seperti hotel, restoran, kafe, hingga rumah sakit, pemanfaatan gas bumi dinilai mampu memberikan efisiensi biaya operasional sekaligus memastikan ketersediaan pasokan energi.
Seorang pelaku usaha kuliner di kawasan Condongcatur, Muhadi (69), mengaku penggunaan jaringan gas membantu menunjang aktivitas usahanya.
“Lebih praktis dan tidak perlu khawatir kehabisan. Gasnya mengalir terus, jadi lebih nyaman untuk kebutuhan memasak sehari-hari,” ujarnya.
PGN menegaskan bahwa pengembangan jaringan gas di DIY akan terus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keselamatan, keandalan infrastruktur, serta keberlanjutan lingkungan. Melalui perluasan jaringan gas tersebut, perusahaan berharap pemanfaatan gas bumi domestik semakin meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.












Discussion about this post