Medan, Kabar SDGs – Bajaj Maxride menegaskan komitmennya dalam membuka peluang ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi di sektor transportasi. Komitmen tersebut tercermin dari capaian para mitra driver di Kota Medan, di mana sejumlah mitra mampu membukukan pendapatan bulanan hingga Rp6 juta–Rp7 juta berkat kerja yang konsisten dan disiplin.
Salah satu mitra driver, Pak Ancin, warga kawasan Tanjung Selamat, mengaku selama hampir satu tahun bergabung bersama Bajaj Maxride pendapatannya relatif stabil di kisaran tersebut. Ia menyebut pola kerja yang teratur menjadi kunci utama dalam menjaga penghasilan. “Capaian ini diperoleh dengan mengaktifkan aplikasi secara rutin minimal delapan jam setiap hari serta menjaga tingkat penyelesaian pesanan dengan baik,” ucapnya.
Menurut Pak Ancin, konsistensi dalam menerima dan menyelesaikan pesanan berpengaruh besar terhadap performa akun dan keberlanjutan pendapatan. Ia juga merasakan dampak langsung kemitraan tersebut bagi kondisi keluarganya. “Selain memberikan kepastian penghasilan, kemitraan dengan Bajaj Maxride juga berdampak positif terhadap kesejahteraan keluarganya, di mana kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” tambahnya.
Capaian serupa dirasakan Pak Sitorus, mitra driver Bajaj Maxride yang tinggal di kawasan Rawa Cangkul 3. Dengan pendapatan bulanan yang juga berada di kisaran Rp6 juta–Rp7 juta, ia menilai keaktifan di lapangan menjadi faktor penting. Strategi berpindah lokasi secara berkala dilakukan untuk memperbesar peluang mendapatkan pesanan, terutama saat permintaan sedang menurun.
Menanggapi hal tersebut, City Manager Bajaj Maxride Medan, Herry, mengatakan bahwa kisah Pak Ancin dan Pak Sitorus mencerminkan potensi penghasilan yang dapat dicapai mitra driver secara umum. Berdasarkan data internal perusahaan, puluhan mitra driver Bajaj Maxride di Medan tercatat mampu meraih pendapatan bulanan di rentang Rp5 juta hingga Rp7 juta. “Capaian tersebut dapat diraih apabila mitra driver secara konsisten mengaktifkan aplikasi minimal delapan jam per hari dan aktif menjangkau area dengan potensi permintaan,” ujar Herry.
Melalui skema kemitraan ini, Bajaj Maxride tidak hanya menghadirkan layanan transportasi, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang membuka akses kerja bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat dukungan terhadap produktivitas mitra driver, serta menciptakan peluang penghasilan yang berkelanjutan. “Ke depan, Bajaj Maxride akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, mendukung produktivitas mitra driver, serta menciptakan peluang penghasilan yang berkelanjutan bagi seluruh mitra,” jelasnya.









Discussion about this post