• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Maret 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kebut Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh

Kementerian PU Dorong Pemulihan dan Putus Mata Rantai Kemiskinan Pascabencana Aceh

by Riski Yanti
1 Februari 2026
Kebut Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh
18
SHARES
114
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pascabencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana, khususnya bagi anak-anak dari keluarga rentan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

BACA JUGA

Diskon Tarif Tol 30 Persen di 29 Ruas Selama Periode Mudik Lebaran 2026

Diskon Tarif Tol 30 Persen di 29 Ruas Selama Periode Mudik Lebaran 2026

8 Maret 2026
Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Dapat Dilalui Terbatas

Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Dapat Dilalui Terbatas

5 Maret 2026
Kementerian PU Groundbreaking 8 Sabo Dam Gunung Marapi

Kementerian PU Groundbreaking 8 Sabo Dam Gunung Marapi

5 Maret 2026

“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Provinsi Aceh dilaksanakan pada dua paket pekerjaan, yakni Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 dan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2, dengan total nilai kontrak sekitar Rp1,53 triliun.

Biaya pembangunannya bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan kontraktor pelaksana PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (KSO) untuk paket pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 dan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk untuk paket pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2.

Paket pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 dan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 berada di bawah tanggung jawab Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU. Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 tersebar di Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bireuen, dan Kota Lhokseumawe dengan progres fisik keseluruhan mencapai 2,81% (data per 30 Januari 2026). Pekerjaan konstruksi Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 dilaksanakan selama 240 hari kalender, dimulai 28 November 2025 dan ditargetkan selesai 25 Juli 2026 dengan nilai kontrak Rp782,29 miliar.

Selanjutnya untuk Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 mencakup Kabupaten Nagan Raya, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil dengan progres keseluruhan 1,70%. Paket Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 memiliki nilai kontrak sebesar Rp757,05 miliar dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender, dimulai 18 Desember 2025 dan ditargetkan selesai 14 Agustus 2026.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Provinsi Aceh merupakan bagian dari lanjutan komitmen pemerintah setelah menyelesaikan 164 Sekolah Rakyat Rintisan Tahap I yang tuntas pada 2025. Sekolah Rakyat Tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disiapkan oleh pemerintah daerah.

Setiap lokasi sekolah dilengkapi fasilitas asrama siswa dan guru serta ruang pembelajaran terpadu seperti ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan dan pusat pembelajaran digital. Selain itu juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti kantin dan dapur sehat, klinik kesehatan siswa, lapangan olahraga, ruang kegiatan ekstrakurikuler, dan area hijau.

Bangunan Sekolah Rakyat didesain tidak hanya mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif, tetapi juga memperhatikan mitigasi risiko bencana. Melalui pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh, Kementerian PU menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia dan memperkuat ketangguhan sosial dan ekonomi.

Secara nasional, Sekolah Rakyat Tahap II dibangun di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan menampung sekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), terdiri dari 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA. Hingga 23 Januari 2026, progres fisik secara nasional mencapai 4,56%, dengan sisa waktu pelaksanaan hingga Juni–Agustus 2026, sehingga diharapkan seluruh Sekolah Rakyat Tahap II dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran 2026/2027.

Share7SendTweet5
Previous Post

Penanganan Infrastruktur Dasar Provinsi Aceh Secara Berkelanjutan

Next Post

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh

Next Post
Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh

Uni Eropa Dorong Perguruan Tinggi Indonesia Manfaatkan Program Riset Global

Uni Eropa Dorong Perguruan Tinggi Indonesia Manfaatkan Program Riset Global

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pemerintah Percepat Pengisian Huntara Bagi Korban Banjir Aceh

Pemerintah Percepat Pengisian Huntara Bagi Korban Banjir Aceh

9 Maret 2026
Wali Kota Balikpapan Imbau Warga Tidak Panic Buying

Wali Kota Balikpapan Imbau Warga Tidak Panic Buying

9 Maret 2026
Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim Di IKN

Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim Di IKN

9 Maret 2026
Menteri Ekraf Siapkan KUR Berbasis KI hingga Rp10 Triliun untuk Pelaku Ekraf

Menteri Ekraf Siapkan KUR Berbasis KI hingga Rp10 Triliun untuk Pelaku Ekraf

9 Maret 2026
Dedikasi Petugas Pemeriksa Jalan Rel di Balik Perjalanan Kereta Api

Dedikasi Petugas Pemeriksa Jalan Rel di Balik Perjalanan Kereta Api

9 Maret 2026

POPULAR

  • Apple Luncurkan iPhone 17e dengan Chip A19 dan Dukungan MagSafe

    Apple Luncurkan iPhone 17e dengan Chip A19 dan Dukungan MagSafe

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Diskon Tarif Tol 30 Persen di 29 Ruas Selama Periode Mudik Lebaran 2026

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jalan Nasional Disiapkan, ada Diskon Tarif Tol 30% untuk Mudik Lebaran 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Masjid dan Pemda Gelar Stabilitas Harga Pangan Jelang Idul Fitri 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Prabowo dan MBZ Sepakat Perkuat Investasi Indonesia UEA

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.