• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Stasiun Ketapang Perkuat Peran Mobilitas Banyuwangi Selama Nataru 2025/2026

by Riski Yanti
10 Januari 2026
Stasiun Ketapang Perkuat Peran Mobilitas Banyuwangi Selama Nataru 2025/2026
26
SHARES
163
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penguatan kinerja layanan di Stasiun Ketapang selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Pada periode tersebut, Stasiun Ketapang melayani 25.605 pelanggan naik atau tumbuh 11 persen serta 28.041 pelanggan turun atau meningkat 10 persen dibandingkan Nataru tahun sebelumnya.

BACA JUGA

ASDP Perkuat Sinergi Lancarkan Mobilitas dan Arus Logistik

ASDP Perkuat Sinergi Lancarkan Mobilitas dan Arus Logistik

24 September 2026
Tiga Bandara InJourney Airports Terapkan Aplikasi All Indonesia

Penumpang Garuda Indonesia saat Nataru Capai 1,5 Juta Orang

15 Januari 2026
Selama Nataru 2025/2026, Arus Pelanggan Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh

Selama Nataru 2025/2026, Arus Pelanggan Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh

10 Januari 2026

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan konsistensi peran Stasiun Ketapang sebagai simpul pergerakan masyarakat dan wisatawan di wilayah Banyuwangi.

Arus penumpang yang terjaga selama periode libur menunjukkan tingginya pemanfaatan kereta api sebagai moda transportasi yang terjadwal dan nyaman.

Selama Nataru 2025/2026, volume naik dan turun penumpang Stasiun Ketapang tercatat sebagai yang tertinggi ketiga di wilayah Daerah Operasi 9 Jember.

Stasiun Jember melayani 67.743 pelanggan naik dan 63.765 pelanggan turun, disusul Stasiun Banyuwangi dengan 31.029 pelanggan naik dan 31.715 pelanggan turun.

Posisi Ketapang dalam jajaran tersebut menggambarkan distribusi mobilitas yang stabil di kawasan tapal kuda Jawa Timur.

Secara keseluruhan, Daop 9 Jember melayani 207.980 pelanggan naik atau meningkat 11 persen dibandingkan Nataru tahun sebelumnya yang mencapai 187.888 pelanggan.

Untuk pelanggan turun, tercatat 208.965 orang, meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebanyak 187.837 pelanggan.

Kinerja wilayah ini sejalan dengan tren nasional, di mana KAI melayani 4.179.095 pelanggan selama Nataru 2025/2026, tumbuh 12,02 persen dibandingkan Nataru 2024/2025 yang mencatat 3.730.584 pelanggan.

Dari sisi layanan, Stasiun Ketapang dilayani sejumlah kereta api jarak jauh dengan tingkat keterisian yang terjaga. Pada relasi Malang–Jember–Ketapang, KA Ijen Ekspres melayani 1.629 pelanggan kelas eksekutif serta 4.956 pelanggan kelas ekonomi.

KA Tawang Alun pada relasi yang sama melayani 10.004 pelanggan kelas ekonomi dengan tingkat okupansi 105 persen.

Pada relasi Surabaya–Jember–Ketapang, KA Mutiara Timur dari Surabaya Pasarturi melayani 3.630 pelanggan kelas eksekutif dan 5.220 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi masing-masing 101 persen. KA Probowangi dari Surabaya Gubeng melayani 11.954 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi 104 persen.

Sementara itu, KA Mutiara Timur keberangkatan malam dari Surabaya Gubeng melayani 4.280 pelanggan, mencerminkan variasi waktu perjalanan yang dimanfaatkan masyarakat selama periode libur.

Selain layanan jarak jauh, Stasiun Ketapang juga melayani kereta api lokal KA Pandanwangi relasi Jember–Ketapang pulang-pergi yang mendukung mobilitas harian masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya.

Untuk perjalanan lintas provinsi, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang menghubungkan Yogyakarta dan Banyuwangi juga menjadi pilihan perjalanan jarak jauh yang diminati pelanggan.

Anne menambahkan bahwa pergerakan penumpang di Stasiun Ketapang turut dipengaruhi oleh daya tarik Banyuwangi sebagai destinasi wisata.

Dari stasiun ini, wisatawan melanjutkan perjalanan menuju kawasan pesisir dan bahari seperti Pantai Watu Dodol, Pantai Boom, dan Bangsring Underwater, serta kawasan perkotaan yang dikenal dengan ragam kuliner khas Banyuwangi.

Pola perjalanan tersebut menempatkan kereta api sebagai bagian dari rangkaian perjalanan wisata yang aman dan terhubung.

“Konektivitas kereta api hingga Stasiun Ketapang mendukung kelancaran mobilitas serta pergerakan wisata dan ekonomi daerah. Perjalanan liburan berlangsung lebih nyaman dan terintegrasi,” tutup Anne.

Untuk mendukung pengalaman perjalanan, KAI mengoptimalkan layanan digital melalui Access by KAI.

Aplikasi ini memudahkan pelanggan merencanakan perjalanan, melakukan pembelian tiket, memantau jadwal secara real time, serta memperoleh informasi layanan, sehingga perjalanan wisata selama Nataru dapat dikelola secara praktis dan efisien.

Share10SendTweet7
Previous Post

Selama Nataru 2025/2026, Arus Pelanggan Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh

Next Post

Perkuat Akses Pendanaan, Kementerian Ekraf Dorong Investasi Creative Tech dengan East Ventures

Next Post
Perkuat Akses Pendanaan, Kementerian Ekraf Dorong Investasi Creative Tech dengan East Ventures

Perkuat Akses Pendanaan, Kementerian Ekraf Dorong Investasi Creative Tech dengan East Ventures

Menuju Jakarta Kota Global, Kementerian Ekraf Siapkan Ragam Program Bersama Pemprov DKI

Menuju Jakarta Kota Global, Kementerian Ekraf Siapkan Ragam Program Bersama Pemprov DKI

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Rumah Sakit Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi

Rumah Sakit Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi

16 Oktober 2026
Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

16 Oktober 2026
UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

16 Oktober 2026
Mahasiswa UIN Suska Riau Pelajari Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program CSR PHR

Mahasiswa UIN Suska Riau Pelajari Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program CSR PHR

16 Oktober 2026
WCCE 2026 Perkuat Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Indonesia di Tingkat Global

WCCE 2026 Perkuat Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Indonesia di Tingkat Global

16 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3804 shares
    Share 1522 Tweet 951
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4094 shares
    Share 1638 Tweet 1024
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3796 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3741 shares
    Share 1496 Tweet 935
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3705 shares
    Share 1482 Tweet 926

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.