Nganjuk, Kabar SDGs – Musim kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memberikan dampak positif bagi sektor pertanian, khususnya budidaya semangka. Kondisi cuaca yang terik justru mendukung peningkatan produktivitas tanaman sekaligus mendorong kenaikan harga jual hasil panen di tingkat petani.
Keberhasilan tersebut dirasakan sejumlah petani semangka di Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. Pada Senin (2/11/2026), para petani menikmati hasil panen melimpah dengan kualitas buah yang dinilai lebih unggul dibandingkan musim sebelumnya.
Produktivitas pertanian semangka tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan. Dari lahan seluas satu hektare, petani mampu menghasilkan sekitar 21 ton semangka. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hasil panen tahun lalu yang rata-rata hanya mencapai 15 ton per hektare.
Peningkatan produksi tersebut turut memberikan keuntungan ekonomi yang lebih baik bagi para petani. Nilai penjualan dengan sistem tebasan untuk hasil panen satu hektare kini mencapai Rp7 juta, sedangkan pada musim sebelumnya hanya berkisar Rp5 juta.
Salah seorang petani semangka di Desa Ngepung, Suroso, menjelaskan bahwa kondisi cuaca panas selama musim kemarau tahun ini memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan buah semangka.
“Buah yang dihasilkan memiliki kualitas lebih baik, dengan ukuran yang lebih besar dan bobot mencapai empat kilogram per buah,” katanya.
Selain memberikan hasil panen yang memuaskan, kualitas semangka dari Nganjuk juga menarik minat pedagang dari luar daerah. Salah satunya Kalam, pembeli asal Jawa Tengah yang datang langsung untuk mendapatkan pasokan semangka dari wilayah tersebut.
Menurut Kalam, hasil pertanian semangka dari Nganjuk memiliki kualitas yang baik. Kondisi ini menjadi peluang tersendiri bagi para pedagang, mengingat ketersediaan semangka di daerah asalnya sedang mengalami keterbatasan akibat minimnya hasil panen.
“Semangka dari Nganjuk dinilai bagus dan di Jawa Tengah dalam kondisi langka untuk panen semangka,” ujar Kalam.
Melimpahnya hasil produksi dan meningkatnya nilai jual pada musim panen kali ini menjadi kabar menggembirakan bagi petani semangka di Kabupaten Nganjuk. Mereka berharap kondisi cuaca yang mendukung serta kestabilan harga komoditas pertanian dapat terus terjaga pada musim tanam berikutnya.
Dengan demikian, produktivitas lahan dan pendapatan petani diharapkan tetap optimal sehingga budidaya semangka dapat menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat pedesaan.











Discussion about this post