Kota Balikpapan, Kabar SDGs – Gelombang solidaritas mengalir dari lingkungan sekolah di Kota Balikpapan, di mana murid, pendidik, hingga orang tua siswa berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 2,046 miliar untuk membantu korban bencana alam di Aceh dan Sumatera. Aksi kemanusiaan ini tumbuh dari partisipasi sukarela warga sekolah yang menggerakkan kepedulian dari ruang-ruang kelas.
Pengumpulan dana dilakukan secara mandiri dengan melibatkan murid, guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, orang tua siswa, serta hasil jajanan sekolah. Seluruh dana yang terkumpul kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kota Balikpapan untuk disalurkan ke daerah terdampak bencana. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Irfan Taufik kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud di Dome Balikpapan pada Senin malam, 22 Desember 2025.
Irfan Taufik menegaskan bahwa donasi tersebut sepenuhnya merupakan hasil gerakan kepedulian warga sekolah tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah. “Ini murni gerakan kepedulian. Tidak satu rupiah pun berasal dari APBD. Semua dari anak-anak, guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, pengawas, pegawai dinas, hingga orang tua siswa,” ucap Irfan pada Selasa, 23 Desember 2025.
Ia menjelaskan, proses penggalangan dilakukan dengan cara sederhana dan tanpa menetapkan besaran sumbangan. Setiap warga sekolah menyumbang sesuai kemampuan, mulai dari Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 3.000, hingga puluhan ribu rupiah. “Dari kebiasaan kecil itu, terkumpul hingga Rp 2 miliar lebih. Dana ini kami serahkan sebagai bentuk pertanggungjawaban agar dapat segera disalurkan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.
Menurut Irfan, gerakan tersebut tidak hanya bernilai kemanusiaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi peserta didik. “Anak-anak belajar empati dan kepedulian sejak dini. Bahkan dari uang jajan di sekolah, mereka ikut berbagi. Ini pembelajaran sosial yang sangat berharga,” ucapnya.
Apresiasi disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud atas inisiatif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh warga sekolah yang terlibat. “Pemkot Balikpapan akan menyalurkan bantuan tersebut secara tepat sasaran ke wilayah terdampak di Aceh dan Sumatera,” imbuhnya.
Aksi solidaritas ini mencerminkan kuatnya nilai kemanusiaan di Kota Balikpapan, di mana donasi tidak hanya datang dari lingkungan pendidikan, tetapi juga mendapat dukungan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah sebagai wujud kepedulian bersama terhadap sesama.












Discussion about this post