• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pemanfaatan AI untuk Perkuat Gig Economy dan Ketahanan Industri Kreatif

Hadapi Potensi AI 10 Miliar Dolar AS, Kementerian Ekraf Genjot Literasi Digital untuk Gig Economy

by Riski Yanti
8 November 2025
Pemanfaatan AI untuk Perkuat Gig Economy dan Ketahanan Industri Kreatif
18
SHARES
111
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Surabaya, KabarSDGs – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat gig economy yang kini menjadi tulang punggung bagi lebih dari 60 persen generasi muda.

Langkah ini diambil menyikapi potensi pasar AI Indonesia yang diproyeksikan melonjak dari 1,77 miliar dolar AS pada 2023 menjadi 10,89 miliar dolar pada 2030, meski tingkat adopsi dan talentanya masih rendah.

BACA JUGA

Karang Taruna Nasional Jadikan Pemuda Pilar Utama Kembangkan Ekonomi Kreatif

Karang Taruna Nasional Jadikan Pemuda Pilar Utama Kembangkan Ekonomi Kreatif

24 November 2025
BDD 2025 Cetak 1.000 Talenta Digital Baru, Ekraf adalah Masa Depan Indonesia

BDD 2025 Cetak 1.000 Talenta Digital Baru, Ekraf adalah Masa Depan Indonesia

23 November 2025
Aceh Youth Summit Tumbuhkan Kekuatan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda

Aceh Youth Summit Tumbuhkan Kekuatan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda

23 November 2025

“Lebih dari 60 persen generasi Milenial dan Gen Z bekerja secara fleksibel sebagai freelancer, kreator digital, dan pegiat ekonomi kreatif berbasis proyek. Ini adalah wajah baru dunia kerja, yaitu gig economy, yang memberi ruang besar bagi kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian,” kata Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Ekraf Dandy Yudha Feryawan menghadiri Industrial Relations Conference ke-11 bertajuk “Menavigasi Dinamika Baru Hubungan Industrial di Era AI dan Ketahanan Industri” yang digelar oleh Apindo Training Center (ATC) di Hotel Platinum Surabaya, Selasa, 4 November 2025.

Dandy menyoroti potensi besar industri AI di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah, termasuk Kementerian Ekraf, memiliki tanggung jawab untuk memperkuat literasi digital, reskilling, dan kebijakan adaptif agar pekerja kreatif mampu memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan perlindungan sosial.

“Nilai pasar AI kita mencapai 1,77 miliar dolar AS di 2023 dan diproyeksikan melonjak menjadi 10,89 miliar dolar AS pada 2030. Tetapi adopsi AI korporasi baru 23 persen, dan talenta AI kita masih 1,06 persen. Ini peluang besar, tetapi juga PR besar,” ujar Dandy.

Konferensi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pegiat kreatif ini membahas pelatihan tenaga kerja, desentralisasi industri, serta peningkatan kualitas tenaga kerja untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi teknologi dan pemerataan ekonomi.

Ketua Umum DPN Apindo Shinta Widjaja Kamdani menegaskan bahwa industri dan tenaga kerja harus beradaptasi cepat menghadapi digitalisasi.

“Dengan otomatisasi dan digitalisasi, dunia kerja sudah berubah. Jenis pekerjaan bergeser, begitu pula keterampilan yang dibutuhkan. Literasi digital kini menjadi hal yang sangat penting,” ujar Shinta.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa digitalisasi dan AI menuntut perubahan cara pandang terhadap hubungan industrial.

Menurut Yassierli, kunci transformasi tersebut hanya dapat terwujud bila pekerja, serikat buruh, dan manajemen perusahaan memiliki pemahaman yang sama: produktivitas.

“Ketika membicarakan hubungan industrial, kita sering berhenti pada konsep harmonis. Padahal kita membutuhkan sesuatu yang melampaui harmonis, yakni hubungan industrial yang transformatif. Kata kuncinya adalah produktivitas. Jika perusahaan dan serikat pekerja sama-sama memahami itu, maka banyak persoalan akan lebih mudah diselesaikan,” tegas Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menegaskan bahwa pemerintah tengah menyempurnakan kebijakan ketenagakerjaan dan ekonomi digital untuk menghadapi dampak AI dan otomasi.

Ia menekankan bahwa pemerintah akan mengawal transformasi digital industri agar tetap inklusif dan berkeadilan, termasuk dalam penyusunan kebijakan hubungan industrial masa depan.

“AI harus berpusat pada manusia. Teknologi harus membawa manfaat, menjunjung etika, keadilan, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Share7SendTweet5
Previous Post

ASDP Perluas Layanan Ferizy ke Pelabuhan Bitung

Next Post

Terminal 1C Kembali Operasi, Kapasitas Bandara Soekarno-Hatta Naik Jadi 96 Juta Penumpang

Next Post
Terminal 1C Kembali Operasi, Kapasitas Bandara Soekarno-Hatta Naik Jadi 96 Juta Penumpang

Terminal 1C Kembali Operasi, Kapasitas Bandara Soekarno-Hatta Naik Jadi 96 Juta Penumpang

Kereta Petani dan Pedagang Wujud Keadilan Ekonomi dari Pemerintahan Prabowo

Presiden Prabowo Tegaskan Pengelolaan Keuangan Negara Harus Bersih dan Berpihak pada Rakyat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

5 Desember 2025
PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

5 Desember 2025
Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

5 Desember 2025
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

5 Desember 2025

POPULAR

  • Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • WEGE Paparkan Tantangan Industri Dan Sesuaikan Dana IPO Untuk Jaga Likuiditas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.