• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Gotong Royong JKN Jadi Penopang Pelayanan Kesehatan di Mojokerto

by SDGS Admin
21 Oktober 2025
Gotong Royong JKN Jadi Penopang Pelayanan Kesehatan di Mojokerto
32
SHARES
200
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Mojokerto, Kabar SDGs – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Prinsip utama program ini adalah gotong royong, di mana peserta yang sehat membantu peserta lain yang sedang sakit, sehingga setiap rupiah iuran peserta digunakan sepenuhnya untuk membiayai pelayanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Elke Winasari, menjelaskan bahwa iuran peserta tidak pernah terbuang sia-sia. Dana yang terkumpul langsung dimanfaatkan untuk membayar pelayanan kesehatan bagi peserta yang membutuhkan.
“Saat peserta yang tidak sakit dan rutin membayar iuran berpikir ke mana iurannya selama ini, dapat kami jelaskan bahwa iuran tersebut menjadi sumber pembiayaan bagi peserta lain yang sedang sakit. Sistem JKN dirancang dengan prinsip gotong royong, jadi yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu,” ujar Elke, Senin (13/10).

BACA JUGA

Penyakit Jantung jadi Beban Terbesar BPJS

Penyakit Jantung jadi Beban Terbesar BPJS

1 Oktober 2026
RSUD RAPB PPU Kini Miliki Layanan CT Scan

RSUD RAPB PPU Kini Miliki Layanan CT Scan

3 September 2026
RSUD Jatisari Resmikan Unit Pengelola Darah dan Layanan MESRA

RSUD Jatisari Resmikan Unit Pengelola Darah dan Layanan MESRA

5 Agustus 2026

Ia mencontohkan, satu kali tindakan operasi jantung dapat menelan biaya hingga Rp150 juta. Tanpa program JKN, biaya sebesar itu jelas sulit ditanggung oleh sebagian besar masyarakat. Namun berkat sistem gotong royong, pembiayaan tersebut dapat ditanggung bersama oleh ribuan peserta lain.
“Dengan iuran JKN, biaya operasi jantung sebesar Rp150 juta dapat ditanggung karena sistem ini saling membantu saat sakit dan membutuhkan layanan kesehatan. Kalau menabung sendiri, butuh waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkannya,” tuturnya.

Elke juga menekankan bahwa manfaat JKN tidak hanya dirasakan saat sakit berat, tetapi juga mencakup pelayanan dasar, promotif, dan preventif. Peserta cukup menunjukkan nomor kepesertaan atau NIK untuk mendapatkan layanan tanpa khawatir soal biaya.
“Semua pelayanan kesehatan dapat diakses dengan Program JKN sesuai prosedur dan indikasi medis. Bahkan dalam kondisi sehat pun, peserta bisa memanfaatkan layanan pencegahan penyakit,” ujarnya.

Menurut Elke, keberlanjutan sistem JKN sangat bergantung pada kesadaran peserta untuk rutin membayar iuran. Setiap peserta, baik yang sering maupun jarang berobat, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan sistem gotong royong tersebut.
“Mungkin hari ini seseorang belum pernah berobat. Tapi kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Bisa jadi besok atau tahun depan, iuran yang dibayarkan menjadi penolong saat dibutuhkan,” katanya.

Salah satu peserta JKN asal Mojokerto, Ainia (37), menjadi bukti nyata manfaat program ini. Ia mengaku sempat meragukan kemana perginya iuran yang dibayarkan setiap bulan. Namun pandangannya berubah setelah ia harus dirawat di rumah sakit akibat komplikasi penyakit.
“Dulu saya jarang berobat dan sempat berpikir iuran tiap bulan tidak tahu ke mana. Tapi waktu saya masuk rumah sakit dan butuh perawatan cukup lama, saya tidak keluar biaya sama sekali. Semua ditanggung JKN,” tuturnya.

Kini Ainia rutin membayar iuran setiap bulan dan semakin memahami makna gotong royong yang menjadi dasar JKN.
“Ketika saya sehat, saya membantu peserta lain yang sakit. Ketika saya sakit, ribuan orang ikut membantu saya. Kalau tidak ada JKN, saya tidak tahu bagaimana membayar biaya rumah sakit waktu itu,” pungkasnya.

Program JKN bukan sekadar asuransi kesehatan, melainkan jaring pengaman sosial yang memastikan setiap warga negara memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya tinggi.

Share13SendTweet8
Previous Post

Bus Gratis Sragen, Hibah Instansi untuk Pendidikan Bangsa

Next Post

Jember Raih Juara III Best Marketing Campaign di EJTMA 2025

Next Post
Jember Raih Juara III Best Marketing Campaign di EJTMA 2025

Jember Raih Juara III Best Marketing Campaign di EJTMA 2025

Ketua TP PKK Palembang Dukung Produk Lokal di Trade Expo Indonesia 2025

Ketua TP PKK Palembang Dukung Produk Lokal di Trade Expo Indonesia 2025

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

19 Oktober 2026
PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

19 Oktober 2026
Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

19 Oktober 2026
BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

19 Oktober 2026
KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

19 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4167 shares
    Share 1667 Tweet 1042
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3778 shares
    Share 1511 Tweet 945
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3228 shares
    Share 1291 Tweet 807
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3876 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3814 shares
    Share 1526 Tweet 954

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.