Jakarta, Kabar SDGs – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat Business menegaskan komitmennya mempercepat transformasi digital di sektor ritel nasional dengan menggelar Indonesia AI Day for Retail Industry. Ajang ini menjadi momentum strategis mempertemukan pelaku ritel dengan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan konektivitas real-time guna memperkuat daya saing bisnis di era digital.
Dengan mengusung tema “Empowering Retail Indonesia’s Digital Transformation: From Business Insights to Storefront Impact”, kegiatan yang digelar di Jakarta pada Kamis (9/10/2025) itu dihadiri ratusan peserta dari berbagai sektor, mulai dari e-commerce hingga lifestyle. Diskusi dan sesi interaktif membahas bagaimana pemanfaatan AI dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional di setiap lini usaha ritel.
Indosat memperkenalkan berbagai solusi digital end-to-end, termasuk kampanye pemasaran personal, katalog produk digital, hingga sistem pembayaran terintegrasi. Seluruh layanan ini dikembangkan dalam satu ekosistem yang menghubungkan toko secara digital, menciptakan pengalaman belanja yang lebih personal, efisien, dan aman bagi konsumen.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor ritel menyumbang lebih dari 13 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 20 juta tenaga kerja. Namun, tingkat digitalisasi masih tergolong rendah.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, menegaskan bahwa transformasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan perilaku konsumen. “Dunia ritel kini semakin dinamis dengan ekspektasi pelanggan yang terus meningkat. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” ujarnya.
“Melalui Indonesia AI Day for Retail Industry, kami berkomitmen menghadirkan solusi digital yang memperkuat pertumbuhan ritel nasional dan memudahkan pengelolaan operasional hingga ke tingkat gerai,” tambahnya.
Digitalisasi ritel Indonesia diproyeksikan tumbuh 15 persen pada periode 2024–2029, seiring dengan berkembangnya tren omnichannel commerce, otomatisasi, dan personalisasi berbasis AI. Pemerintah bersama pelaku industri pun terus mendorong perluasan akses pembayaran digital (e-payment) untuk mendukung Visi Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah, menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini merupakan langkah penting dalam memperkuat daya saing ritel nasional. “Inovasi yang relevan menjadi kunci agar industri ritel tetap kompetitif. Kami menyambut baik langkah Indosat yang memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pertumbuhan yang berkelanjutan,” katanya.
Rangkaian acara Indonesia AI Day for Retail Industry turut menghadirkan sesi Executive Talkshow bertajuk “Smart Retail in Action” yang menampilkan tokoh industri seperti Chandra Hermawan (Alfa Gift), Rudy A. Dalimunthe (Tokopedia & TikTok Shop), dan Edo Karensa (YCP Group). Mereka berbagi pengalaman tentang penerapan inovasi digital di dunia ritel modern.
Selain itu, Solution Showcase menampilkan portofolio teknologi dan produk Indosat yang menjadi tulang punggung ekosistem ritel berbasis digital.
Melalui forum ini, Indosat memperkuat perannya sebagai katalis transformasi digital nasional dengan menghadirkan teknologi yang menjangkau seluruh kebutuhan pelanggan—mendorong efisiensi operasional, memperkuat daya saing, dan menciptakan pengalaman belanja unggul bagi konsumen Indonesia.












Discussion about this post