Samarinda, Kabar SDGs – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) memulai inisiatif pertanian berkelanjutan dengan menanam kopi liberika di Embung MBH, Rabu (1/10). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kopi Sedunia sekaligus menegaskan komitmen menjadikan Nusantara sebagai forest city yang menghadirkan ruang produksi pangan berkelanjutan serta pusat inovasi pertanian di Indonesia.
Kegiatan dimulai dengan penanaman kopi liberika oleh PATPI yang dipimpin Prof Giyatmi, organisasi dengan jaringan 32 cabang di seluruh Indonesia. Setelah itu, acara berlanjut dengan dialog terbuka mengenai strategi dan penerapan ketahanan pangan di IKN.
Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menilai kehadiran PATPI memperkuat sinergi nasional dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. “Hadirnya PATPI ini sebagai jalinan sinergi setingkat nasional, termasuk pertanian yang berkelanjutan bagi IKN. Pertanian ini penting, nilai kesejahteraan masyarakat di IKN sebelumnya banyak ditopang oleh petani. Tantangan ke depan adalah membangun urban agrikultur yang sesuai dengan konsep kota Nusantara,” ujar Myrna, dikutip dari Humas Otorita IKN.
Ketua PATPI, Giyatmi, menekankan bahwa kopi liberika menjadi salah satu produk pertanian potensial yang layak dikembangkan di Nusantara. “Kunjungan kami di tahun ganjil ke Samarinda ini, yang menjadi daya tarik adalah IKN. Kopi sebagai tanaman pangan yang kami tanam ini, diharapkan dapat menjadi bahan kajian untuk pengelolaan pangan lanjutan IKN,” katanya.
Kolaborasi Otorita IKN dan PATPI ini menegaskan bahwa Nusantara tidak hanya diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pusat pertanian berkelanjutan yang berdaya saing. Salah satunya melalui target membangun 10 persen kawasan produksi pangan Nusantara demi mendukung ketahanan pangan nasional.












Discussion about this post