• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kemenpar Gandeng COMCEC Gelar Workshop Internasional Dukung Implementasi BGCE

by Riski Yanti
27 Agustus 2025
Kemenpar Gandeng COMCEC Gelar Workshop Internasional Dukung Implementasi BGCE
21
SHARES
133
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Committee for Economic and Commercial Cooperation of the Organization of Islamic Cooperation (COMCEC) menyelenggarakan Workshop Internasional “Empowering Sustainable Tourism: Integrating Blue, Green, and Circular Economy (BGCE) into Tourism Operations” pada 26–28 Agustus 2025, di Pullman Jakarta Central Park, Jakarta.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani Mustafa dalam sambutannya di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Selasa (26/8/2025), mengatakan pariwisata adalah sektor yang memberi kontribusi besar pada pembangunan ekonomi.

BACA JUGA

Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat Storytelling Kuliner Khas Aceh

Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat Storytelling Kuliner Khas Aceh

14 September 2026
Drone Show Malam Merdeka Bawa Cerita Indonesia dari Keberagaman hingga Masa Depan

Drone Show Malam Merdeka Bawa Cerita Indonesia dari Keberagaman hingga Masa Depan

19 Agustus 2026
Karnaval Kendaraan Hias Tunjukkan Kreativitas dan Semangat Persatuan di HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Karnaval Kendaraan Hias Tunjukkan Kreativitas dan Semangat Persatuan di HUT ke-81 Kemerdekaan RI

19 Agustus 2026

Seiring dengan itu sektor ini juga dianggap rentan terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim.

Hal tersebut mendorong pemerintah untuk berkomitmen menempatkan Blue, Green, Circular Economy sebagai instrumen utama dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.

“Dan adanya _workshop_ ini menjadi upaya Kementerian Pariwisata dalam memberikan pemahaman dan pelatihan kepada para peserta tentang tata cara implementasi, berbagi praktik terbaik Blue, Green, Circular Economy dalam sektor pariwisata, serta menjalin kemitraan strategis. Sehingga nantinya bisa berdampak pada masa depan pariwisata yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Rizki.

Rizki menjelaskan komitmen pemerintah dalam menempatkan Blue, Green, Circular Economy sebagai instrumen utama dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan, tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2029.

Di dalamnya sektor pariwisata berkualitas dan berkelanjutan ditempatkan sebagai prioritas pembangunan nasional.

Indonesia juga berkomitmen untuk menurunkan emisi di bawah payung pembangunan rendah karbon dan ekonomi hijau sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi nasional.

Sebagaimana tertuang dalam Nationally Determined Contribution (NDC) yang diperbarui, Indonesia menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 31,89 persen dan 43,2 persen dengan dukungan internasional pada 2030.

Selain itu, Indonesia menargetkan pengelolaan 70 persen limbah pada 2025 serta pengurangan food waste per kapita sebesar 35 persen pada 2030.

“Jadi, kami ingin pertemuan hari ini bisa mendorong BGCE tidak hanya suatu pemahaman konsep. Kita hadirkan narasumber untuk bertukar praktik pengalaman dalam penerapan keberlanjutan,” kata Rizki.

Workshop BGCE yang berlangsung selama tiga hari ini membahas prinsip-prinsip dan berbagai penerapan BGCE. Di antaranya mengangkat topik BGCE sebagai Instrumen Keberlanjutan Sektor Pariwisata di Indonesia yang dipaparkan oleh Abudarchan Rafi perwakilan dari BAPPENAS; topik Kerangka Kebijakan dan Pengalaman Industri Perhotelan dalam Memajukan Pariwisata Berkelanjutan di Turki, yang dipaparkan oleh Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Küçükcan.

Ada juga pembahasan Praktik Terbaik dalam Mengadopsi dan Mengimplementasikan Langkah-Langkah Keberlanjutan di Industri Perhotelan, yang dipaparkan oleh Direktur Parongpong Raw Lab, Rendy Aditya Wachid, CEO PT. PIPA (Pran Indo Permata Abadi), Nicolas Perez, Perwakilan PT. JLL Indonesia, Prisca Winata, dan perwakilan Pullman Jakarta Central Park, Santi Permanasari.

Topik Standar ASEAN Green Hotel, yang dipaparkan oleh Group Managing Director Universiti Utara Malaysia & Owner and Managing Director of The Frangipani Langkawi Resort & Spa, Anthony Wong Kim Hooi; topik Pengelolaan Food and Beverage berkelanjutan, yang dipaparkan oleh Head of Department for Guides, Tourism Training and Gastronomy Turkey, Arzu Kahraman Yılmaz.

Asisten Deputi Manajemen Usaha Pariwisata Berkelanjutan, Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata, Amnu Fuadiy, menambahkan workshop ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari delegasi negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), perwakilan kementerian/lembaga pemerintah Indonesia, dinas pariwisata daerah, pelaku industri perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka), asosiasi pariwisata, akademisi, serta pakar keberlanjutan dari dalam dan luar negeri.

“Tidak hanya pembahasan di ruangan saat workshop, tapi peserta juga visitasi ke Pullman Jakarta Central Park dan Taman Safari Indonesia, Bogor untuk menyaksikan dan mempelajari langsung langkah-langkah keberlanjutan yang telah diterapkan pada sektor pariwisata,” kata Amnu.

Share8SendTweet5
Previous Post

Hole 17 New Kuta Golf Bali Diresmikan Bupati Badung

Next Post

Desa Tommo Siap Jadi Desa Wisata Andalan Mamuju

Next Post
Desa Tommo Siap Jadi Desa Wisata Andalan Mamuju

Desa Tommo Siap Jadi Desa Wisata Andalan Mamuju

Festival Pacu Jalur 2025 Sukses Angkat Citra Pariwisata Indonesia ke Dunia

Festival Pacu Jalur 2025 Sukses Angkat Citra Pariwisata Indonesia ke Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kemenhub Pastikan Asuransi Penumpang Korban KMP Virgo Transport 8 Disalurkan

Kemenhub Pastikan Asuransi Penumpang Korban KMP Virgo Transport 8 Disalurkan

20 September 2026
Kementerian PU Bangun 40 Sabo Dam di 6 DAS Aceh,

Kementerian PU Bangun 40 Sabo Dam di 6 DAS Aceh,

20 September 2026
ASN Kementerian PU Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Diberhentikan Sementara

ASN Kementerian PU Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Diberhentikan Sementara

20 September 2026
Wajah Baru Mendale di Tepian Danau Lut Tawar

Wajah Baru Mendale di Tepian Danau Lut Tawar

20 September 2026
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum di Aceh Beroperasi Penuh

Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum di Aceh Beroperasi Penuh

20 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2865 shares
    Share 1146 Tweet 716
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3186 shares
    Share 1274 Tweet 797
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2877 shares
    Share 1151 Tweet 719
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2830 shares
    Share 1132 Tweet 708
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2865 shares
    Share 1146 Tweet 716

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.