• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kemenpar Gandeng COMCEC Gelar Workshop Internasional Dukung Implementasi BGCE

by Riski Yanti
27 Agustus 2025
Kemenpar Gandeng COMCEC Gelar Workshop Internasional Dukung Implementasi BGCE
19
SHARES
121
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Committee for Economic and Commercial Cooperation of the Organization of Islamic Cooperation (COMCEC) menyelenggarakan Workshop Internasional “Empowering Sustainable Tourism: Integrating Blue, Green, and Circular Economy (BGCE) into Tourism Operations” pada 26–28 Agustus 2025, di Pullman Jakarta Central Park, Jakarta.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani Mustafa dalam sambutannya di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Selasa (26/8/2025), mengatakan pariwisata adalah sektor yang memberi kontribusi besar pada pembangunan ekonomi.

BACA JUGA

Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

1 April 2026
Indonesia Promosikan Go Beyond Ordinary di NATAS Travel Fair 2026 Singapura

Indonesia Promosikan Go Beyond Ordinary di NATAS Travel Fair 2026 Singapura

1 April 2026
Kemenpar Perkuat Promosi Pasar Amerika Melalui Los Angeles Travel & Adventure Show 2026

Kemenpar Perkuat Promosi Pasar Amerika Melalui Los Angeles Travel & Adventure Show 2026

11 Maret 2026

Seiring dengan itu sektor ini juga dianggap rentan terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim.

Hal tersebut mendorong pemerintah untuk berkomitmen menempatkan Blue, Green, Circular Economy sebagai instrumen utama dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.

“Dan adanya _workshop_ ini menjadi upaya Kementerian Pariwisata dalam memberikan pemahaman dan pelatihan kepada para peserta tentang tata cara implementasi, berbagi praktik terbaik Blue, Green, Circular Economy dalam sektor pariwisata, serta menjalin kemitraan strategis. Sehingga nantinya bisa berdampak pada masa depan pariwisata yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Rizki.

Rizki menjelaskan komitmen pemerintah dalam menempatkan Blue, Green, Circular Economy sebagai instrumen utama dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan, tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2029.

Di dalamnya sektor pariwisata berkualitas dan berkelanjutan ditempatkan sebagai prioritas pembangunan nasional.

Indonesia juga berkomitmen untuk menurunkan emisi di bawah payung pembangunan rendah karbon dan ekonomi hijau sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi nasional.

Sebagaimana tertuang dalam Nationally Determined Contribution (NDC) yang diperbarui, Indonesia menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 31,89 persen dan 43,2 persen dengan dukungan internasional pada 2030.

Selain itu, Indonesia menargetkan pengelolaan 70 persen limbah pada 2025 serta pengurangan food waste per kapita sebesar 35 persen pada 2030.

“Jadi, kami ingin pertemuan hari ini bisa mendorong BGCE tidak hanya suatu pemahaman konsep. Kita hadirkan narasumber untuk bertukar praktik pengalaman dalam penerapan keberlanjutan,” kata Rizki.

Workshop BGCE yang berlangsung selama tiga hari ini membahas prinsip-prinsip dan berbagai penerapan BGCE. Di antaranya mengangkat topik BGCE sebagai Instrumen Keberlanjutan Sektor Pariwisata di Indonesia yang dipaparkan oleh Abudarchan Rafi perwakilan dari BAPPENAS; topik Kerangka Kebijakan dan Pengalaman Industri Perhotelan dalam Memajukan Pariwisata Berkelanjutan di Turki, yang dipaparkan oleh Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Küçükcan.

Ada juga pembahasan Praktik Terbaik dalam Mengadopsi dan Mengimplementasikan Langkah-Langkah Keberlanjutan di Industri Perhotelan, yang dipaparkan oleh Direktur Parongpong Raw Lab, Rendy Aditya Wachid, CEO PT. PIPA (Pran Indo Permata Abadi), Nicolas Perez, Perwakilan PT. JLL Indonesia, Prisca Winata, dan perwakilan Pullman Jakarta Central Park, Santi Permanasari.

Topik Standar ASEAN Green Hotel, yang dipaparkan oleh Group Managing Director Universiti Utara Malaysia & Owner and Managing Director of The Frangipani Langkawi Resort & Spa, Anthony Wong Kim Hooi; topik Pengelolaan Food and Beverage berkelanjutan, yang dipaparkan oleh Head of Department for Guides, Tourism Training and Gastronomy Turkey, Arzu Kahraman Yılmaz.

Asisten Deputi Manajemen Usaha Pariwisata Berkelanjutan, Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata, Amnu Fuadiy, menambahkan workshop ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari delegasi negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), perwakilan kementerian/lembaga pemerintah Indonesia, dinas pariwisata daerah, pelaku industri perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka), asosiasi pariwisata, akademisi, serta pakar keberlanjutan dari dalam dan luar negeri.

“Tidak hanya pembahasan di ruangan saat workshop, tapi peserta juga visitasi ke Pullman Jakarta Central Park dan Taman Safari Indonesia, Bogor untuk menyaksikan dan mempelajari langsung langkah-langkah keberlanjutan yang telah diterapkan pada sektor pariwisata,” kata Amnu.

Share8SendTweet5
Previous Post

Hole 17 New Kuta Golf Bali Diresmikan Bupati Badung

Next Post

Desa Tommo Siap Jadi Desa Wisata Andalan Mamuju

Next Post
Desa Tommo Siap Jadi Desa Wisata Andalan Mamuju

Desa Tommo Siap Jadi Desa Wisata Andalan Mamuju

Festival Pacu Jalur 2025 Sukses Angkat Citra Pariwisata Indonesia ke Dunia

Festival Pacu Jalur 2025 Sukses Angkat Citra Pariwisata Indonesia ke Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026
ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

14 April 2026
IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.