• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

5 Tips dari Pemenang DBS Foundation Grant Program Senilai Rp3 Miliar

by SDGS Admin
28 Mei 2025
5 Tips dari Pemenang DBS Foundation Grant Program Senilai Rp3 Miliar
24
SHARES
149
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Indonesia terus menghadapi berbagai tantangan seperti ketimpangan ekonomi, peningkatan angka pengangguran, serta kerusakan lingkungan yang perlu segera diatasi. Dalam menghadapinya, wirausaha sosial memegang peran yang sangat krusial. Berbeda dengan bisnis tradisional yang lebih berfokus pada keuntungan finansial, wirausaha sosial berorientasi pada penciptaan perubahan sosial yang positif dan dampak kolektif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Pada tahun 2023, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat ada sekitar 20.000 wirausaha sosial di Indonesia. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 15.000. Peningkatan tersebut menjadi sinyal positif pertumbuhan kesadaran dan kepedulian anak bangsa terhadap berbagai tantangan sosial, mulai dari ketimpangan ekonomi, hingga kerusakan lingkungan. Tentunya, hal tersebut diiringi dengan berbagai solusi inovatif dan transformatif.

BACA JUGA

Exploration Day

DBS Indonesia Tanamkan Cinta Sejarah, Ajak Anak Komunitas Pekerja Sampah ke Kota Tua

25 Juli 2026
Satlantas Rohil Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan pada Hari Bhayangkara

Satlantas Rohil Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan pada Hari Bhayangkara

19 Juni 2026
Lima Perahu Bantuan Disalurkan untuk Nelayan Terdampak Bencana di Bireuen

Lima Perahu Bantuan Disalurkan untuk Nelayan Terdampak Bencana di Bireuen

5 Juni 2026

Seiring dengan pertumbuhan tersebut, Bank DBS Indonesia dan DBS Foundation berkomitmen untuk mengambil bagian dalam mendorong terciptanya dampak positif yang lebih luas. Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengatakan, “Di Bank DBS Indonesia, kami terus terinspirasi oleh semangat dan inovasi para wirausaha sosial dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial yang kompleks. Melalui DBS Foundation Grant Program, kami tidak hanya memberikan pendanaan, tetapi juga berkomitmen mendampingi mereka dalam memperluas jangkauan dan memperkuat keberlanjutan usaha. Program ini merupakan perwujudan dari salah satu pilar utama keberlanjutan kami, yakni Impact Beyond Banking, yang mendorong investasi berdampak untuk menciptakan perubahan nyata dan terukur. Inilah bagian dari aspirasi kami untuk menjadi ‘Best Bank for a Better World’.” Sejak diluncurkan pada 2015, DBS Foundation Grant Program telah menyalurkan dana hibah senilai SGD 21,5 juta kepada 160 penerima hibah. Para alumni program ini pun telah berhasil menggalang dana lebih lanjut sebesar 10 kali lipat untuk perusahaan mereka. Awal tahun ini, DBS Foundation melalui DBS Foundation Grant Program 2024 mengumumkan 22 wirausaha sosial dan perusahaan berdampak sosial di Asia dari total lebih dari 1.500 pelamar untuk menerima dana hibah senilai SGD 4,5 juta (atau sekitar Rp55 miliar). Hibah ini akan digunakan untuk mengembangkan bisnis mereka dan memperluas dampak positif bagi komunitas rentan. Secara keseluruhan, program-program yang dikembangkan oleh perusahaan berdampak sosial dengan dana hibah ini diproyeksi akan memberikan manfaat bagi lebih dari 800.000 orang selama dua tahun.

Bagi wirausahawan yang tengah berupaya mengembangkan usahanya, para penerima hibah DBS Foundation Grant Program membagikan beberapa tips yang bisa diaplikasikan dalam strategi memperoleh pendanaan hibah dan dukungan holistik. Mari simak beberapa kiat dari MYCL, NAFAS, JAVA FRESH, GandengTangan, dan Waste4Change!

1. Buka peluang dengan berpikir out-of-the-box
Untuk memenangkan program hibah seperti DBS Foundation Grant Program, penting untuk memiliki pendekatan yang inovatif dan visioner serta mempelajari strategi para pemenang sebelumnya. Apa yang membuat mereka berbeda dari yang lain? Apakah ada ide out-of-the-box yang mereka tawarkan? Seberapa besar dampak sosial yang mereka berikan terhadap kehidupan dan mata pencaharian masyarakat rentan?

Ini bukanlah proses yang instan, melainkan sebuah perjalanan panjang yang memakan waktu bertahun-tahun. Kesuksesan yang mereka merupakan buah manis dari semangat konsistensi dengan berbagai trial and error yang dilewati. Oleh karena itu, manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar. Bertukar pikiran dengan mentor, alumni penerima grant, maupun sesama pelaku wirausaha sosial dapat membawa kamu selangkah lebih maju.

Co-Founder & CEO JAVA FRESH Margareta Astaman yang menjadi penerima hibah DBS Foundation Grant Program 2024 mengatakan, “Setiap perjalanan menuju kesuksesan itu penuh tantangan. Wirausaha sosial harus berani berinovasi, mencoba hal baru, dan menggali potensi yang ada.”

Peserta DBS Foundation Grant Program tidak perlu khawatir! Program ini juga memberikan mentoring dan pendampingan, networking dengan pemenang sebelumnya, dan lain-lain.

2. Tunjukkan impact-mu
Semua orang memiliki ide hebat, tapi tidak semuanya dapat menunjukkan dampak positif yang terukur. Maka, penting bagi wirausaha sosial untuk membuktikan bahwa mereka mampu menjawab sebuah masalah sosial secara signifikan.

Selain itu, rencana pemanfaatan dana juga harus jelas: apa permasalahan yang ingin dipecahkan, apa solusinya, serta bagaimana strategi untuk mencapainya. Ingat, memenangkan hibah atau grant bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah awal dari perjalanan panjang untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

NAFAS merupakan satu dari empat penerima hibah DBS Foundation Grant Program 2023. Co-founder & CEO NAFAS Indonesia Nathan Roestandy mengatakan, “Sebagai wirausaha sosial, dampak positif yang dirasakan masyarakat menjadi indikator utama dalam mengukur keberhasilan bisnis. Berangkat dari permasalahan yang mereka hadapi, kita harus bisa menyediakan solusi nyata yang mampu mengatasinya. Jadi, setiap langkah harus terencana dengan baik, agar impact yang diberikan bisa lebih luas dan berkelanjutan.”

Dalam DBS Foundation Grant Program, beberapa indikator penilaian adalah model bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, potensi untuk berekspansi, serta bagaimana wirausaha sosial dapat mendukung Indonesia yang lebih inklusif, terberdayakan, dan lestari.

3. Jaga arus kas positif
Salah satu kunci penting untuk memenangkan dana hibah adalah kemampuan wirausaha sosial dalam menunjukkan alur keuangan yang sehat dan transparan. Untuk mencapai hal tersebut, wirausaha sosial harus mampu secara konsisten menghasilkan pendapatan yang lebih besar dari pengeluarannya setiap bulan. Ini mencerminkan operasional berjalan dengan sehat, sekaligus mampu menopang pertumbuhan.

Lebih dari itu, wirausaha sosial harus harus memastikan alur keuangan dikelola secara transparan. Transparansi ini tidak hanya membangun kepercayaan, tetapi juga menjamin bahwa setiap keputusan keuangan dapat dipertanggungjawabkan.

“Transparansi keuangan bukan sekadar menampilkan angka cantik, tetapi juga bagaimana kita menjaga integritas bisnis. Ada baiknya kita wajib mencatat setiap transaksi, pengeluaran, dan pendapatan dengan cermat. Dengan pengelolaan yang jujur, kita dapat menunjukkan bahwa bisnis ini berkembang dengan cara yang lebih berkelanjutan,” ungkap Founder & CEO MYCL Adi Reza Nugroho.

MYCL adalah wirausaha sosial yang menerima dana hibah dari program DBS Foundation Social Enterprise (SE) Grant pada 2016 dan 2018, memiliki misi untuk mengurangi limbah pertanian dan menjaga kelestarian ekosistem.

4. Punya ide keren, tapi bisa yakinkan investor?
Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian yang diraih. Kemampuan untuk menyampaikan gagasan secara jelas dan persuasif juga penting sehingga dapat meyakinkan calon investor untuk mendanai program.

Di sinilah kredibilitas, kepercayaan, dan kemampuan menunjukkan investasi mereka akan digunakan dengan bijak memainkan peran. Ketika kamu berhasil meyakinkan bagaimana mereka bisa menjadi bagian dari perubahan besar yang dicanangkan, maka peluang pendanaan juga akan semakin terbuka lebar.

“Membuat calon investor untuk merasa terhubung dengan visi yang kita miliki adalah langkah yang krusial. Pada dasarnya, mereka ingin melihat dampak sosial yang dapat tercipta melalui dana yang mereka salurkan. Ketika kita bisa menunjukkan keseriusan dalam menjalankan misi sosial, mereka akan lebih yakin untuk menjadi bagian dari upaya tersebut,” saran Co-Founder & CEO GandengTangan Jezzie Setiawan, wirausaha sosial pemenang DBS Foundation Grant Program 2018 dan 2024 yang bergerak di bidang pembiayaan dan edukasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika mempresentasikan rencana bisnis di depan investor, yakni: kenali audiens supaya bisa memilih gaya berbahasa yang sesuai, susun poin pembicaraan dan perbanyak latihan agar tidak gugup, serta antisipasi pertanyaan yang mungkin ditanyakan dan siapkan jawabannya.

5. Awali dengan passion, dan growth akan mengikuti
Waste4Change adalah salah satu penerima dana hibah DBS Foundation Social Enterprise (SE) Grant 2021. Wirausaha sosial ini mengolah sampah plastik bernilai ekonomi rendah melalui jejaring pelapak untuk mengurangi jumlah yang masuk ke TPA atau lingkungan.

Dalam dunia wirausaha sosial, ketulusan adalah fondasi utama. Pelaku usaha harus memulai dengan niat yang tulus dan didorong oleh passion terhadap isu atau perubahan yang ingin mereka bawa. Bisnis ini harus lahir dari kepedulian yang nyata dan selaras dengan semangat, bukan semata karena tren atau potensi keuntungan. Ketika dijalankan dengan hati, setiap langkah akan terasa lebih bermakna dan berdampak.

Profit memang penting untuk memastikan roda bisnis terus berputar. Namun dalam konteks ini, profit adalah sarana, bukan tujuan utama. Sejatinya, skala keberhasilan wirausaha sosial bukan hanya diukur dari seberapa besar pendapatannya, tetapi dari seberapa dalam dan luas dampak yang berhasil diciptakan.

“Ketika kita membangun bisnis dengan ketulusan, dampak yang kita ciptakan akan lebih terasa dan jauh lebih berarti. Bisnis yang lahir dari ketulusan juga dapat menginspirasi banyak orang untuk turut berkontribusi dalam perubahan positif, baik itu dalam skala kecil maupun besar,” jelas CEO Waste4Change M. Bijaksana Junerosano.

Kelima wirausaha sosial ini tidak hanya menghadirkan solusi atas permasalahan lokal, tetapi juga menciptakan dampak yang dapat direplikasi secara regional. Di tengah transformasi ekonomi Indonesia, mendukung inovasi yang inklusif dan berkelanjutan menjadi kunci untuk masa depan yang tangguh. Jika kamu seorang pelaku wirausaha sosial dan pengusaha bisnis berdampak serta berminat untuk mengikuti program DBS Foundation Grant Program 2025, inilah saat yang tepat! Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan dukungan yang dapat mempercepat dampak positif yang ingin diciptakan, termasuk dalam mendukung masyarakat rentan memenuhi kebutuhan dasar dan mendorong inklusi sosial.

Daftarkan bisnismu di laman: go.dbs.com/dbsfgrant25 hingga 30 Juni 2025. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan DBS Foundation dan program DBS Foundation Grant, silakan kunjungi: dbs.com/foundation/grants dan Instagram @dbsfoundationid.

Share10SendTweet6
Previous Post

Badan Bank Tanah Tunaikan Janji Reforma Agraria di PPU

Next Post

Exhibition Walk Archixpo 2025 Digelar USK Tampilkan Beragam Maket Inovatif

Next Post
Exhibition Walk Archixpo 2025 Digelar USK Tampilkan Beragam Maket Inovatif

Exhibition Walk Archixpo 2025 Digelar USK Tampilkan Beragam Maket Inovatif

MaSA Peringati 2 Tahun Pengakuan Hikayat Aceh oleh UNESCO

MaSA Peringati 2 Tahun Pengakuan Hikayat Aceh oleh UNESCO

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

11 September 2026
PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

11 September 2026
Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

11 September 2026
Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

11 September 2026
Jakarta Barat Siapkan TPS 3R Percontohan

Jakarta Barat Siapkan TPS 3R Percontohan

10 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2794 shares
    Share 1118 Tweet 699
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2474 shares
    Share 990 Tweet 619
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2469 shares
    Share 988 Tweet 617
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2442 shares
    Share 977 Tweet 611
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2453 shares
    Share 981 Tweet 613

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.