• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Data Center Microsoft, Dampak Ekonomi Diharapkan Capai Rp41 Triliun

by Riski Yanti
28 Mei 2025
Data Center Microsoft, Dampak Ekonomi Diharapkan Capai Rp41 Triliun
18
SHARES
114
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyambut baik diluncurkannya Indonesia Central Cloud Region oleh Microsoft.

Ia optimis dengan adanya kluster data center pertama di Tanah Air ini infrastruktur digital nasional bakal semakin kuat dan akan memberikan dampak ekonomi yang besar.

BACA JUGA

Kemkomdigi Gandeng Startup AI, Berantas Judi Online dan Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Kemkomdigi Gandeng Startup AI, Berantas Judi Online dan Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

13 April 2026
Kemkomdigi-TNI Kolaborasi Kawal Infrastruktur Digital di Daerah 3T

Kemkomdigi-TNI Kolaborasi Kawal Infrastruktur Digital di Daerah 3T

14 Agustus 2025
Transfer Data Pribadi ke AS dalam Kesepakatan Perdagangan Diklaim Mekanisme Hukum yang Aman

Transfer Data Pribadi ke AS dalam Kesepakatan Perdagangan Diklaim Mekanisme Hukum yang Aman

28 Juli 2025

“Kami menyambut peluncuran ini sebagai bagian dari kontribusi terhadap penguatan infrastruktur digital nasional. Indonesia Central Cloud Region adalah bagian dari komitmen jangka panjang investasi Microsoft di Tanah Air,” kata Meutya dalam pidatonya saat mewakili Presiden RI, Prabowo Subianto, pada acara peluncuran Indonesia Central Cloud Region di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Meutya menegaskan bahwa kehadiran Central Cloud Region dari Microsoft di Indonesia mencerminkan dua hal penting, yakni kepercayaan pihak swasta terhadap arah kebijakan pemerintah di bidang digital dan kesiapan Indonesia untuk mengelola teknologi canggih seperti cloud dan Artificial Intelligence (AI).

“Peluncuran ini mencerminkan dua hal penting. Yang pertama adanya kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah di bidang digital yang semakin konsisten, responsif, dan terbuka terhadap kolaborasi strategis. Yang kedua bahwa Indonesia dinilai memiliki kesiapan untuk mengelola teknologi canggih seperti cloud dan kecerdasan artificial tidak hanya sebagai pengguna, tapi juga mitra yang aktif dalam membentuk tata kelola dan ekosistem digital yang berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Meutya berharap investasi ini dapat berdampak kepada ekonomi di Indonesia sebesar USD2,5 miliar (Rp41 triliun).

Selain itu, diharapkan target 1 juta pelatihan digital oleh Microsoft yang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia bisa tercapai di mana saat ini terdapat 840 ribu individu yang aktif berjalan untuk penguatan kapabilitas di bidang AI sehingga talenta digital di Tanah Air siap bersaing dengan lapangan kerja yang semakin terbuka lebar.

“Indonesia mengharapkan investasi Microsoft yang sudah dicanangkan sebesar USD1,7 miliar di sektor cloud dan kecerdasan artificial bukan hanya berfungsi sebagai perluasan infrastruktur tapi juga menjadi kapalis pembangunan nasional dengan potensi penciptaan lapangan kerja sebanyak 60 ribu hingga tahun 2028,” tuturnya.

Menkomdigi Meutya pun menilai Indonesia berada dalam lintasan strategis untuk memperkuat peran sebagai pusat ekonomi digital di Asia Pasifik sehingga arah kebijakan yang stabil dan kesiapan infrastrukturnya harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, Indonesia juga merupakan lokasi yang semakin relevan untuk pengembangan cloud region dengan skala global.

Hal itu bisa dilihat dari berbagai studi yang menunjukkan bahwa nilai pasar pusat data Indonesia akan tumbuh dari USD2,39 pada 2024 menjadi USD3,79 miliar pada tahun 2030.

Pertumbuhan ini tidak hanya didorong oleh permintaan global tapi juga tingginya kebutuhan layanan digital domestik.

Bahkan, Indonesia juga memiliki keunggulan geografis yang strategis karena berada di jalur utama konektivitas global dengan potensi besar energi terbarukan sebanyak 207 Gigawatt (GW) dari tenaga surya dan 29 GW dari panas bumi sehingga Indonesia membuka peluang besar bagi pengembangan pusat data yang berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Kemudian Indonesia kini juga menempati posisi strategis sebagai pintu gerbang ekonomi digital Asia Pasifik dengan nilai Gross Merchandise Value (GMV) ekonomi digital tumbuh dari USD80 miliar di 2023 menjadi USD90 miliar di 2024, dan diproyeksikan mencapai USD130 miliar dolar di tahun 2025.

Oleh karena itu, Menkomdigi bakal terus memberikan dukungan pasca peluncuran Indonesia Central Cloud Region, termasuk dalam bidang pendidikan AI.

“Kami sekali lagi menyambut serta mendorong sejumlah bentuk dukungan lanjutan pasca peluncuran Cloud Region ini termasuk di antaranya adalah pengembangan lebih banyak lagi talenta AI, pendirian AI center di berbagai institusi pendidikan di Indonesia. Saat ini berbagai universitas, Komdigi dan Microsoft sudah memiliki program bersama dan kita berharap ini bisa dilakukan dengan lebih masif lagi. Langkah ini juga kami pandang sebagai bagian dari percepatan adopsi Hyper Cloud di Indonesia,” pungkasnya.

Share7SendTweet5
Previous Post

Pemerintah dan Microsoft Resmi Luncurkan Pusat Data Cloud Region Pertama di Indonesia

Next Post

Swiss-belexpress Hotel Hadir di Rest Area Travoy KM 379A Ruas Batang-Semarang

Next Post
Swiss-belexpress Hotel Hadir di Rest Area Travoy KM 379A Ruas Batang-Semarang

Swiss-belexpress Hotel Hadir di Rest Area Travoy KM 379A Ruas Batang-Semarang

Petrokimia Gresik Lakukan Penanaman 5300 Mangrove di Kawasan Pesisir Mengare

Petrokimia Gresik Lakukan Penanaman 5300 Mangrove di Kawasan Pesisir Mengare

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Rehabilitasi Huntara Rusak Di Langkahan Segera Dilakukan

Rehabilitasi Huntara Rusak Di Langkahan Segera Dilakukan

6 Juni 2026
Kementerian PU Kebut Pemulihan 274 Titik Infrastruktur Konektivitas Pascabencana Sumatera Utara

Kementerian PU Kebut Pemulihan 274 Titik Infrastruktur Konektivitas Pascabencana Sumatera Utara

6 Juni 2026
Koster Dorong BBTF Perluas Jangkauan Pariwisata Bali

Badung Resmikan Fasilitas Penampungan Limbah B3 Rumah Tangga

6 Juni 2026
Kebut Sekolah Rakyat Tahap II , Berikut 5 Lokasi Dengan Progres Tertinggi

Kebut Sekolah Rakyat Tahap II , Berikut 5 Lokasi Dengan Progres Tertinggi

6 Juni 2026
222 SPPG Siap Difungsikan di Seluruh Indonesia Termasuk Wilayah 3 T

222 SPPG Siap Difungsikan di Seluruh Indonesia Termasuk Wilayah 3 T

6 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    518 shares
    Share 207 Tweet 130
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    248 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    241 shares
    Share 96 Tweet 60

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.