• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
18 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Warga Desa Sukabungah Bertaruh Keselamatan Lewati Jembatan Bambu Tua Setiap Harinya

by SDGS Admin
21 Mei 2025
Warga Desa Sukabungah Bertaruh Keselamatan Lewati Jembatan Bambu Tua Setiap Harinya
19
SHARES
121
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Cianjur, Kabar SDGs – Setiap hari, banyak penduduk Desa Sukabungah, termasuk siswa sekolah dasar, harus mengambil risiko saat menyeberangi jembatan bambu yang sudah uzur.

Keadaan jembatan tunggal yang menghubungkan Kampung Legok Huni dengan area sekitarnya sangat memprihatinkan. Beberapa batang bambu yang menjadi tempat pijakan utama terlihat membusuk dan sebagian di antaranya sudah patah.

BACA JUGA

Abrasi Ancam Jembatan Air Martan di Seluma

Abrasi Ancam Jembatan Air Martan di Seluma

12 Mei 2026
Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik Lebaran 2026

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik Lebaran 2026

12 Maret 2026
Jembatan Sungai Nibung Perkuat Konektivitas Kutai Timur

Jembatan Sungai Nibung Perkuat Konektivitas Kutai Timur

2 Maret 2026

Yang lebih mengkhawatirkan, jembatan ini tidak dilengkapi dengan pengaman di sisi kiri dan kanannya, sehingga siapa pun yang melintas berisiko jatuh ke sungai di bawahnya yang memiliki arus deras.

Meskipun demikian, masyarakat harus melewati jembatan ini setiap hari untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, berbelanja di pasar, hingga bersekolah. Banyak anak yang melintasi jembatan tersebut dengan rasa takut, berpegangan pada bambu yang tersedia demi menghindari jatuh.

Kepala Desa Sukabungah, Asep Juanda, menyatakan bahwa pihaknya telah berkali-kali mengajukan permohonan untuk memperbaiki jembatan kepada pemerintah daerah. Namun sampai saat ini, belum ada respons yang diterima.

“Kami bersama warga hanya dapat membangun jembatan bambu ini dengan usaha sendiri. Namun, tentu saja ini tidak cukup aman, terutama untuk anak-anak sekolah. Kami amat berharap agar pemerintah segera membangun jembatan yang permanen,” ungkap Asep kepada wartawan, Jumat (16/5).

Ia menambahkan, saat hujan turun, kondisi menjadi semakin berisiko. Sungai sering meluap dan arusnya mengikis struktur jembatan bambu yang rapuh.

Sikap ini membuat banyak orang tua merasa khawatir. Banyak dari mereka memilih untuk mengantar dan menjemput anak-anak mereka setiap hari demi memastikan keselamatan.

Kisah ini mencerminkan kesenjangan nyata dalam pembangunan infrastruktur antara daerah perkotaan dan pedesaan. Sementara wilayah kota terus diperindah, warga di daerah terpencil seperti Sukabungah harus bergantung pada jembatan bambu yang sudah tua untuk melanjutkan hidup dan pendidikan mereka.

“Saat ini, harapan kami terfokus pada perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun pusat. Karena keselamatan masyarakat, terutama anak-anak, tidak seharusnya dipertaruhkan setiap hari,” tutupnya.

Share8SendTweet5
Previous Post

Rinde Khazamnadl Family Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan ke Kaum Ibu-Ibu di Pasirkuda

Next Post

Bandung Kota Cerita, Wadah Kolaborasi Kreatif Kota Penuh Talenta

Next Post
Bandung Kota Cerita, Wadah Kolaborasi Kreatif Kota Penuh Talenta

Bandung Kota Cerita, Wadah Kolaborasi Kreatif Kota Penuh Talenta

Dukung Kemanusiaan Palestina, Kemenbud Dorong Kolaborasi Budaya Lewat Festival Film Cannes 2025

Dukung Kemanusiaan Palestina, Kemenbud Dorong Kolaborasi Budaya Lewat Festival Film Cannes 2025

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pagu Indikatif Kementerian PU Rp98,47 Triliun, Dody : Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Pagu Indikatif Kementerian PU Rp98,47 Triliun, Dody : Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

18 Juni 2026
Bus TMP Gratis Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

Bus TMP Gratis Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

17 Juni 2026
Danantara Raup USD1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana

Danantara Raup USD1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana

17 Juni 2026
Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

17 Juni 2026
BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

17 Juni 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    399 shares
    Share 160 Tweet 100

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.