• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Warga Desa Sukabungah Bertaruh Keselamatan Lewati Jembatan Bambu Tua Setiap Harinya

by SDGS Admin
21 Mei 2025
Warga Desa Sukabungah Bertaruh Keselamatan Lewati Jembatan Bambu Tua Setiap Harinya
17
SHARES
107
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Cianjur, Kabar SDGs – Setiap hari, banyak penduduk Desa Sukabungah, termasuk siswa sekolah dasar, harus mengambil risiko saat menyeberangi jembatan bambu yang sudah uzur.

Keadaan jembatan tunggal yang menghubungkan Kampung Legok Huni dengan area sekitarnya sangat memprihatinkan. Beberapa batang bambu yang menjadi tempat pijakan utama terlihat membusuk dan sebagian di antaranya sudah patah.

BACA JUGA

Pemkab Aceh Tengah Prioritaskan Perbaikan Jembatan Gantung Putus di Rusip Antara

Pemkab Aceh Tengah Prioritaskan Perbaikan Jembatan Gantung Putus di Rusip Antara

16 September 2025
SIG dan BRIN Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat untuk Bangun Infrastruktur Pesisir

SIG dan BRIN Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat untuk Bangun Infrastruktur Pesisir

11 Mei 2025
Menteri Dody Komitmen Bangun Irigasi dan Sekolah Rakyat di Muna Barat

Menteri Dody Komitmen Bangun Irigasi dan Sekolah Rakyat di Muna Barat

6 Mei 2025

Yang lebih mengkhawatirkan, jembatan ini tidak dilengkapi dengan pengaman di sisi kiri dan kanannya, sehingga siapa pun yang melintas berisiko jatuh ke sungai di bawahnya yang memiliki arus deras.

Meskipun demikian, masyarakat harus melewati jembatan ini setiap hari untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, berbelanja di pasar, hingga bersekolah. Banyak anak yang melintasi jembatan tersebut dengan rasa takut, berpegangan pada bambu yang tersedia demi menghindari jatuh.

Kepala Desa Sukabungah, Asep Juanda, menyatakan bahwa pihaknya telah berkali-kali mengajukan permohonan untuk memperbaiki jembatan kepada pemerintah daerah. Namun sampai saat ini, belum ada respons yang diterima.

“Kami bersama warga hanya dapat membangun jembatan bambu ini dengan usaha sendiri. Namun, tentu saja ini tidak cukup aman, terutama untuk anak-anak sekolah. Kami amat berharap agar pemerintah segera membangun jembatan yang permanen,” ungkap Asep kepada wartawan, Jumat (16/5).

Ia menambahkan, saat hujan turun, kondisi menjadi semakin berisiko. Sungai sering meluap dan arusnya mengikis struktur jembatan bambu yang rapuh.

Sikap ini membuat banyak orang tua merasa khawatir. Banyak dari mereka memilih untuk mengantar dan menjemput anak-anak mereka setiap hari demi memastikan keselamatan.

Kisah ini mencerminkan kesenjangan nyata dalam pembangunan infrastruktur antara daerah perkotaan dan pedesaan. Sementara wilayah kota terus diperindah, warga di daerah terpencil seperti Sukabungah harus bergantung pada jembatan bambu yang sudah tua untuk melanjutkan hidup dan pendidikan mereka.

“Saat ini, harapan kami terfokus pada perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun pusat. Karena keselamatan masyarakat, terutama anak-anak, tidak seharusnya dipertaruhkan setiap hari,” tutupnya.

Share7SendTweet4
Previous Post

Rinde Khazamnadl Family Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan ke Kaum Ibu-Ibu di Pasirkuda

Next Post

Bandung Kota Cerita, Wadah Kolaborasi Kreatif Kota Penuh Talenta

Next Post
Bandung Kota Cerita, Wadah Kolaborasi Kreatif Kota Penuh Talenta

Bandung Kota Cerita, Wadah Kolaborasi Kreatif Kota Penuh Talenta

Dukung Kemanusiaan Palestina, Kemenbud Dorong Kolaborasi Budaya Lewat Festival Film Cannes 2025

Dukung Kemanusiaan Palestina, Kemenbud Dorong Kolaborasi Budaya Lewat Festival Film Cannes 2025

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

16 Januari 2026
Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

16 Januari 2026
Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

16 Januari 2026
Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

16 Januari 2026
Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

15 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Kementerian PU Targetkan Pembangunan 1.606 Unit Huntara di Aceh dan Tapanuli Selatan Tuntas Sebelum Ramadhan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Akses Internet Desa Kalimantan Timur Capai 95 Persen

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.