Majalengka, Kabar SDGs – Dalam rangka mewujudkan cita-cita Presiden dan Wakil Presiden Indonesia mengenai ketahanan pangan, Kementerian Pertanian melaksanakan panen padi serentak di 14 provinsi.
Acara panen padi yang berlangsung di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, pada hari Senin (7/4) dipimpin secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, didampingi oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan dan beberapa menteri lainnya.
Terdapat pengamatan bahwa rombongan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan tiba di lokasi kegiatan sekitar pukul 11.00 WIB dengan menggunakan mobil Garuda Maung.
Setelah mendengarkan laporan dari para kepala daerah yang terhubung secara virtual, Presiden Prabowo Subianto melaksanakan panen padi menggunakan Combine Harvester dengan didampingi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Kegiatan panen serentak ini dilaksanakan di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Tanah Air, sebagai langkah untuk memperkuat ketahanan pangan negara.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa panen serentak ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan produktivitas berkualitas yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Amran Sulaiman juga menyatakan bahwa panen ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mencapai swasembada pangan di Indonesia.
“Panen serentak ini bukan sekadar simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menunjukkan peningkatan nyata dalam produktivitas pertanian nasional,” ungkap Andi Amran Sulaiman, Senin (7/4).
Amran menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan efek positif bagi petani dalam mencapai kedaulatan pangan.
“Acara panen serentak ini pun diharapkan menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak-pihak terkait dalam sektor pertanian untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” kata Amran.
Selain itu, Presiden Prabowo juga berdialog dengan petani dan memberikan penyuluhan pertanian. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mendengarkan berbagai keluhan dari petani.
“Inilah cara untuk menyerap aspirasi masyarakat yang dihadapi oleh para petani di Kabupaten Majalengka,” jelasnya.
Dalam acara ini juga hadir Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Bupati Majalengka Eman Suherman, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, serta masyarakat kelompok petani dan penyuluh pertanian.










