Balikpapan, Kabar SDGs – Program pemberdayaan ekonomi “Semua Bisa Berdaya” yang dijalankan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) memberikan dukungan bagi pengembangan usaha pertanian masyarakat. Salah satu penerima manfaat program tersebut, Hasrah, berhasil memanen sekitar 8,5 ton tomat dari lahan pertaniannya di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur.
Panen raya berlangsung pada Senin (17/8/2026) di kawasan Jalan Gunung Bubukan, Kelurahan Teritip. Hasil tersebut menjadi salah satu capaian dari upaya mendorong petani agar dapat mengembangkan usaha secara lebih mandiri melalui dukungan modal produktif.
Hasrah diketahui telah menjalani profesi sebagai petani selama kurang lebih empat dekade. Selama puluhan tahun menggeluti sektor pertanian, hasil dari usaha tersebut menjadi tumpuan bagi keluarganya, termasuk membantu membiayai pendidikan anak-anaknya hingga jenjang perguruan tinggi.
Meski demikian, usaha pertanian yang dijalani Hasrah tidak terlepas dari berbagai tantangan. Kondisi cuaca yang berubah-ubah serta naik turunnya harga komoditas menjadi faktor yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha dan pendapatan petani.
Melalui program “Semua Bisa Berdaya”, BMH memberikan bantuan modal yang ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha pertanian. Konsep bantuan tersebut diarahkan agar modal yang diterima dapat digunakan secara produktif dan terus berputar untuk mendukung kegiatan penanaman berikutnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Bantuan modal ini sangat berarti bagi saya untuk terus menanam dan mengembangkan usaha. Terima kasih kepada BMH dan para donatur yang telah memberikan kepercayaan,” ujar Hasrah.
Manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan oleh Hasrah sebagai penerima bantuan. Aktivitas pertanian yang dijalankannya juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi. Dalam proses pengelolaan lahan sampai dengan masa panen, usaha tersebut melibatkan lima orang buruh tani dari lingkungan setempat.
Keterlibatan tenaga kerja lokal membuat aktivitas pertanian tersebut memiliki dampak ekonomi yang lebih luas. Selain menjadi sumber penghasilan bagi Hasrah dan keluarganya, kegiatan produksi tomat juga memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat sekitar.
BMH memandang pemberian modal produktif kepada pelaku usaha pertanian sebagai salah satu pendekatan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan dukungan yang tepat, petani diharapkan mampu mempertahankan sekaligus mengembangkan usahanya meskipun menghadapi risiko perubahan cuaca maupun ketidakpastian harga komoditas di pasar.
Panen sekitar 8,5 ton tomat yang dihasilkan dari lahan Hasrah di Teritip menjadi gambaran bahwa dukungan permodalan yang diarahkan pada kegiatan produktif dapat membantu masyarakat mengembangkan sumber penghidupannya.
Melalui program “Semua Bisa Berdaya”, BMH berharap semakin banyak masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari usaha produktif, termasuk petani, mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.









Discussion about this post