Jakarta, Kabar SDGs – Paska PT. Pertamina mengurangi harga BBM untuk Pertamax Series pada tanggal 29 April 2025, SPBU swasta seperti Shell, BP, dan Vivo juga melakukan penyesuaian harga mulai tanggal 1 April 2025. “Tarif BBM Shell Super mulai 1 April 2025 menjadi Rp12.920 per liter, Shell V-Power menjadi Rp13.370 per liter, Shell V-Power Diesel Rp14.060 per liter, dan Shell V-Power Nitro+ Rp13.550 per liter,”
Demikian disampaikan dalam pernyataan resmi Shell di Jakarta, Selasa, (1/4/2025).
Sebelum tanggal 1 April 2025, harga BBM di SPBU Shell adalah Shell Super: Rp13.590 per liter, Shell V-Power: Rp14.060 per liter, Shell V-Power Diesel: Rp14.760 per liter; dan Shell V-Power Nitro+ Rp14.240 per liter.
Selanjutnya, untuk harga BBM di SPBU BP per 1 April 2025, berdasarkan informasi dari situs resmi BP, harga BP Ultimate sebesar Rp13.370 per liter, BP 92 Rp12.800 per liter dan BP Ultimate Diesel Rp14.060 per liter.
Sebelum tanggal 1 April 2025, tarif BP 92 adalah Rp13.300 per liter, BP Ultimate: Rp14.060 per liter, dan BP Diesel Ultimate: Rp14.760 per liter.
Kemudian, harga BBM Vivo mulai 1 April 2025, yang dikutip dari akun resmi media sosial Vivo, adalah BBM Revvo 90 dengan harga Rp12.800 per liter, Revvo 92 seharga Rp12.920 per liter, Revvo 95 Rp13.370 per liter, dan Diesel Primus Plus di Rp14.060 per liter.
Sebelum 1 April, harga BBM Vivo adalah Revvo 90 Rp13.200 per liter, Revvo 92 Rp13.590 per liter, Revvo 95 Rp14.060 per liter, dan Diesel Primus Plus Rp14.760 per liter.
Sedangkan Pertamina, pada 29 Maret 2025, telah lebih dahulu menurunkan harga BBMnya, yakni Pertamax (RON 92) menjadi Rp12.500 per liter, mengalami penurunan sebesar Rp400 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900/liter. Pertamax Green (RON 95) menjadi Rp13.250 per liter, turun Rp450 per liter dari Rp13.700 per liter sebelumnya.
Pertamax Turbo (RON 98) kini seharga Rp13.500 per liter, turun Rp500 per liter dari Rp14.000 per liter sebelumnya.
Dexlite (CN 51) menjadi Rp13.600 per liter, mengalami pengurangan Rp700 per liter dari harga sebelumnya Rp14.300 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) ditetapkan menjadi Rp13.900 per liter, turun Rp700 per liter dari tarif sebelumnya Rp14.600 per liter.












Discussion about this post