Bantul, Kabar SDGs – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul dengan resmi meluncurkan Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB). Bekerja sama dengan yayasan Cikal, ULD-PB ini menjadi unit pertama yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Agus Yuli Herwanta, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, saat meresmikan ULD-PB di Pendopo Parasamya pada Rabu (5/2/2025) mengungkapkan bahwa masalah inklusi disabilitas dalam mitigasi bencana telah disebutkan dalam Peraturan Kepala BNPB Nomor 14 Tahun 2014. Ia menjelaskan bahwa unit ini bertujuan untuk memenuhi hak dan peran individu dengan disabilitas dalam menangani bencana.
“Inti dari pelaksanaan ini adalah untuk mengukuhkan pengurus dan meresmikan ULD-PB sebagai bagian dari BPBD Kabupaten Bantul yang mengutamakan partisipasi penyandang disabilitas dalam penanggulangan bencana,” jelasnya.
Sebanyak 21 orang resmi dilantik sebagai pengurus ULD-PB, dengan tujuh di antaranya merupakan perwakilan dari BPBD Kabupaten Bantul, sedangkan 14 lainnya berasal dari organisasi non pemerintah dan lembaga penyandang disabilitas di Kabupaten Bantul.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja, berharap bahwa pembentukan ULD-PB tidak hanya bersifat seremonial. Ia menginginkan agar ke depan terdapat kegiatan yang memiliki implementasi dan arti.
“Kami tentunya merasa bangga, karena Bantul bisa menjadi pelopor pembentukan ULD-PB di DIY, ini adalah hal yang sangat signifikan. Kami berharap bahwa hari ini tidak hanya menjadi acara seremonial; setelah ULD-PB resmi dibentuk, harus ada kegiatan yang riil, berharga dan berorientasi pada hasil, bukan sekadar aktivitas,” ujarnya.
Ia juga meminta kepada pengurus yang baru dilantik untuk segera merancang kegiatan secara menyeluruh. “ULD-PB tidak hanya bertugas memberikan pendampingan atau memfasilitasi akses saat bencana terjadi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendampingi, membimbing, dan meningkatkan kapasitas penyandang disabilitas agar mereka dapat berkontribusi dalam masyarakat dan dunia pekerjaannya dengan baik,” tambahnya.











Discussion about this post