• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Brand Fesyen Lokal Diharapkan Tetap Jaga Identitas Nasional

by SDGS Admin
25 Januari 2025
Brand Fesyen Lokal Diharapkan Tetap Jaga Identitas Nasional
25
SHARES
157
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar mendorong pertumbuhan fesyen lokal sebagai bentuk identitas pribadi yang berkontribusi pada ekonomi kreatif.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wamenekraf Irene ketika ia menerima kunjungan IKAT Indonesia di Ruang Rapat Lantai 10, Gedung Menara Merdeka, Jakarta pada hari Senin, 20 Januari 2025.

BACA JUGA

Tenun Kamoohu Buton Tengah Tampil di Forum Budaya Internasional Jepang

Tenun Kamoohu Buton Tengah Tampil di Forum Budaya Internasional Jepang

18 Januari 2026
Identitas Dayak Warnai Bali Fashion Trend

Identitas Dayak Warnai Bali Fashion Trend

24 Desember 2025
Swarna Songket Nusantara Tampilkan Wibawa Pemimpin dan Kebangkitan Wastra Sumsel

Swarna Songket Nusantara Tampilkan Wibawa Pemimpin dan Kebangkitan Wastra Sumsel

8 Agustus 2025

Dalam pertemuan tersebut, tim IKAT Indonesia berdiskusi mengenai jenis baju kantor atau seragam yang dapat dipadukan serta berpotensi memberikan inspirasi untuk berbagai macam pakaian, termasuk untuk bekerja.

“Kami ingin mengeksplorasi pilihan warna dan bahan yang nyaman untuk dikenakan selama jam kerja. Seragam seharusnya bisa meningkatkan kebanggaan bagi para pekerja, khususnya bagi mereka yang bekerja sebagai ASN. Saat ini, kami juga menjalin kerja sama dengan beberapa merek lokal untuk kolaborasi di masa depan,” ungkap Wamenekraf Irene.

Wamenekraf Irene juga menyatakan bahwa pakaian kerja di lingkungan Pemerintahan harus mencerminkan identitas setiap deputi. Ada momen-momen penting dan acara formal yang perlu diperhatikan bagi para pekerja lapangan seperti fotografer dan videografer.

Pada kesempatan ini, Wamenekraf juga memperkenalkan program inkubasi bagi para penenun di Toba yang memanfaatkan bahan pewarna alami.

“Kita perlu mendorong lebih banyak kreativitas dan inovasi dari desainer lokal agar dapat menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar dan berdampak positif pada perekonomian masyarakat sekitar. Kita dapat mengadakan fashion show lokal di mana para penenun akan menjadi model untuk karya yang mereka hasilkan,” kata Wamenekraf Irene.

Di sisi lain, IKAT Indonesia selalu memiliki karakter atau identitas yang khas dalam menginspirasi tema koleksi pakaian dengan desain lokal, terutama yang memanfaatkan wastra tradisional Indonesia seperti tenun ikat, lurik, batik, songket, dan lain-lain. Saat ini, IKAT Indonesia juga menawarkan platform untuk mengasah keterampilan lunak berkaitan dengan wirausaha dan pengembangan diri melalui program Jadi Gini Belajar Bersama (JGBB) yang ditujukan untuk generasi milenial dan Gen Z.

“Kita memiliki visi yang sama yaitu untuk meningkatkan kemampuan para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia sehingga tidak hanya berbagi teknik fesyen, tetapi juga mengenai cara untuk menjual atau bagaimana desainer dapat mencapai calon pembeli di Indonesia. Pertemuan hari ini lebih dari sekadar presentasi karya. Kita bisa memulai dan mendukung bakat-bakat muda, terutama di bidang fesyen, untuk terus berkembang,” tutur Didiet Maulana selaku pendiri IKAT Indonesia.

Share10SendTweet6
Previous Post

Seluruh Anak Ditargetkan Dapat Makan Bergizi Gratis pada Akhir 2025

Next Post

Digital Printing Diharapkan Jadi Solusi Pengrajin Tradisional Bisa Dapat Royalti Dari Karyanya

Next Post
Digital Printing Diharapkan Jadi Solusi Pengrajin Tradisional Bisa Dapat Royalti Dari Karyanya

Digital Printing Diharapkan Jadi Solusi Pengrajin Tradisional Bisa Dapat Royalti Dari Karyanya

Kemenkes Luncurkan Panduan Tuberkulosis bagi Nakes

Kemenkes Luncurkan Panduan Tuberkulosis bagi Nakes

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

19 Mei 2026
Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

19 Mei 2026
Kuah Beulangong Aceh Hadir di Jakarta Selatan

Kuah Beulangong Aceh Hadir di Jakarta Selatan

19 Mei 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

19 Mei 2026
Boat Wisata Terbalik di Perairan Ujong Pancu

Boat Wisata Terbalik di Perairan Ujong Pancu

19 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Pasar Sasagaran Hidupkan Kembali Kuliner Tradisional Purwakarta

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Dana Beasiswa Pekanbaru Segera Cair

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.