• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

BPTJ Dekatkan Layanan Shuttle ke Pemukiman

by Riski Yanti
18 September 2023
BPTJ Dekatkan Layanan Shuttle ke Pemukiman
31
SHARES
192
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terus melakukan sejumlah strategi guna mendorong masyarakat lebih dekat kepada transportasi umum. Mulai dari push and pull, skema layanan buy the service (BTS) yang setara, hingga integrasi informasi dan integrasi antar moda transportasi di DKI Jakarta dengan area-area penyangga.

Demikian diungkapkan Direktur Angkutan BPTJ, Tatan Rustandi dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 yang mengangkat tema “Transportasi Publik, Solusi Perangi Polusi’, Senin (18/9).

BACA JUGA

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

4 Februari 2026
Pemerintah dan KAI Perkuat Konektivitas Sukabumi–Bogor–Bandung Barat untuk Pertumbuhan Wilayah

Pemerintah dan KAI Perkuat Konektivitas Sukabumi–Bogor–Bandung Barat untuk Pertumbuhan Wilayah

26 Januari 2026
KA Makassar–Parepare, Pelanggan Meningkat Hampir 3 Kali Lipat Selama Libur Panjang

KAI Commuter Ambil Langkah Hukum Atas Temperan Commuter Line Tangerang

21 Juni 2025

Tatan meyakini bahwa penggunaan transportasi publik yang masif oleh masyarakat dapat menjadi salah satu solusi mengatasi persoalan kualitas udara di Ibu Kota dan wilayah sekitarnya yakni Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

“Salah satu tugas kami di BPTJ adalah meningkatkan penggunaan angkutan umum. Persoalannya memang, Jakarta ini tidak bisa diselesaikan hanya Jakarta, kita harus berbicara greater area-nya atau Bodetabek. Sehingga bukan hanya persoalan masyarakat Jakarta, tapi pergerakan dari Bodetabek ini cukup menyumbang,” tutur Tatan dalam diskusi.

Dalam paparannya, Tatan menyampaikan bahwa pergerakan wilayah Jakarta pada 2022 berdasarkan data Dishub DKI Jakarta dan BPS mencapai 19,63 juta pergerakan setiap hari, dengan modal share angkutan umum sebesar 18,45% (termasuk angkutan online) atau 10,29% (di luar angkutan online).

Dari jumlah pergerakan tersebut, penggunaan KRL mencapai 781.745 perjalanan setiap hari, disusul transjakarta 747.920 perjalanan setiap hari, MRT 115.135 perjalanan setiap hari, LRT 5.640 perjalanan setiap hari, serta ojek online 1.003.160 perjalanan setiap hari. Sementara selebihnya menggunakan kendaraan roda empat pribadi yang melalui ruas-ruas jalan tol yang ada.

Tatan menyebut untuk area Jakarta, daya jangkau layanan angkutan umum kepada masyarakat (coverage area) telah mencapai 70%. Namun, coverage area di kota-kota penyangga sekitar Jakarta masih berkisar 20% – 30%.

Karena itu, BPTJ sendiri telah melakukan strategi dan kebijakan baik jangka pendek, menengah, dan panjang, dengan tujuan menggerakan masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, sehingga mengurangi volume kendaraan pribadi di ruas-ruas jalan Ibu Kota.

“BPTJ sendiri, memiliki rencana induk, sampai 60% [coverage]. Oleh karena itu, perlu adanya modernisasi di wilayah Bodetabek sehingga orang mau beralih ke layanan transportasi umum yang modern dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Salah satu langkah yang dilakukan BPTJ sebagai kepanjangan pemerintah adalah menerapkan strategi “Push and Pull”.

Push strategy, yakni mendorong masyarakat meninggalkan angkutan pribadi. Langkah push strategy yang dilakukan yakni berupa manajemen ruang dan waktu untuk akses kendaraan pribadi. Termasuk pembatasan ruang jalan, pembatasan parkir, dan pengaturan waktu.

“Sebagai contoh di Belanda, diterapkan bahwa parkir tuh mahal sekali. Jadi parkir sangat menentukan. Jadi kita minta tidak hanya di ruang lalu lintas pengaturan ini, tetapi juga di ruang perparkiran. Memang masih perlu perhitungan lebih lanjut,” ujarnya.

Adapun pull strategy, yakni menarik masyarakat menggunakan angkutan umum. Pull strategy dilakukan dengan perbaikan terus menerus layanan angkutan umum dengan segala kelengkapan sarana dan prasarana, serta operasional.

Hal tersebut, menurut Tatan, untuk menciptakan penyediaan pelayanan angkutan umum yang “setara” antara Jakarta dengan Bodetabek, baik dalam hal pelayanan maupun aksesibilitas. Dengan begitu, strategi ini dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum karena aksesnya jadi lebih dekat dari tempat tinggalnya.

“Contohnya, pengoperasian layanan bus dengan skema Buy The Services (BTS). Kesetaraan layanan ini sebagai wujud preemptive pada pelaku perjalanan, sehingga pelaku perjalanan shuttle dapat memperoleh layanan angkutan umum lebih dekat di tempat tinggalnya di Bodetabek sehingga meninggalkan kendaraan pribadinya dan beralih ke angkutan umum,” turut Tatan.

Tatan mengatakan, perbaikan maupun penyempurnaan penyediaan fasilitas integrasi angkutan umum antarmoda dan intramoda juga dilakukan, sehingga perpindahan moda angkutan umum menjadi nyaman dan aman, tanpa penambahan biaya pada halte, terminal, stasiun, bahkan hingga bandara dan pelabuhan.

“Jangan lupa, ciri khas gaya hidup orang modern adalah naik angkutan umum,” tutup Tatan.

Share12SendTweet8
Previous Post

Overcapacity Jadi Kendala Pengguna Transportasi Publik

Next Post

Dukung Peningkatan Standar Pelayanan, Ditjen Hubud Selenggarakan Lomba Bandara Idaman 2023

Next Post
Dukung Peningkatan Standar Pelayanan, Ditjen Hubud Selenggarakan Lomba Bandara Idaman 2023

Dukung Peningkatan Standar Pelayanan, Ditjen Hubud Selenggarakan Lomba Bandara Idaman 2023

Transformasi Operasional, Pelindo Multi Terkinal Perkuat Layanan Terminal Jamrud Nilam Mirah Surabaya

Logistik Harus Tangguh untuk Indonesia Emas 2045

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

10 Mei 2026
BI Balikpapan Siapkan PESAN 2026

BI Balikpapan Siapkan PESAN 2026

10 Mei 2026
Kutim Tetapkan Lahan Sekolah Rakyat Di Jalan Simono

Kutim Tetapkan Lahan Sekolah Rakyat Di Jalan Simono

10 Mei 2026
Pertamina Tambah Pasokan Biosolar Di Balikpapan

Pertamina Tambah Pasokan Biosolar Di Balikpapan

10 Mei 2026
ASDP dan ALDEI Bersinergi Perkuat Ekosistem Logistik Nasional Terintegrasi

ASDP dan ALDEI Bersinergi Perkuat Ekosistem Logistik Nasional Terintegrasi

10 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Sidoarjo Percepat Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Pengendalian Banjir di Maluku Utara, KemenPU Bangun Sabo Dam dan Tanggul Sungai

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.