• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Raih Sertifikat Greenship Building Kategori Gold

by Riski Yanti
25 Agustus 2022
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Raih Sertifikat Greenship Building Kategori Gold
56
SHARES
351
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang (SRG) yang merupakan salah satu bandara kelolaan PT Angkasa Pura I berhasil meraih sertifikat Greenship Building kategori “Gold” dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Raihan ini menjadikan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang sebagai bandara kedua di bawah pengelolaan Angkasa Pura I, sekaligus bandara kedua di Indonesia, yang berhasil meraih sertifikasi tersebut.

BACA JUGA

Jalur Hulu Dapat Dilalui dengan Kecepatan Terbatas, KAI Hentikan Pemberlakuan Pola Operasi Memutar

Jalur Hulu Dapat Dilalui dengan Kecepatan Terbatas, KAI Hentikan Pemberlakuan Pola Operasi Memutar

30 Oktober 2025
Dampak Luapan Banjir antara Stasiun Alastua – Semarang Tawang, KAI Berlakukan Pola Operasi Perjalanan Kereta Api

Dampak Luapan Banjir antara Stasiun Alastua – Semarang Tawang, KAI Berlakukan Pola Operasi Perjalanan Kereta Api

29 Oktober 2025
Sekolah Rakyat IC Siap Digunakan Pertengahan September 2025

Sekolah Rakyat IC Siap Digunakan Pertengahan September 2025

8 September 2025

Sertifikat Greenship Building merupakan sertifikasi terhadap suatu bangunan dengan konsep penerapan prinsip lingkungan, termasuk di dalamnya dari proses desain bangunan, konstruksi, hingga pengoperasian dan pengelolaan bangunan.

Kriteria tersebut ditujukan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, serta agar suatu bangunan dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan ekologi.

Pencapaian ini sekaligus memperkuat misi Angkasa Pura I dalam menghadirkan sarana dan prasarana perhubungan yang berkontribusi positif kepada lingkungan hidup secara berkelanjutan.

“Kami merasa sangat bangga dengan raihan ini dan berharap Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dapat menjadi contoh bagi pembangunan bandara dengan konsep hijau dan ramah lingkungan untuk generasi Indonesia di masa mendatang,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Untuk meraih sertifikasi tersebut, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang telah melalui serangkaian penilaian serta diharuskan memenuhi persyaratan sehingga layak disebut sebagai green building.

Penilaian dan persyaratan tersebut didasarkan pada beberapa aspek, seperti efisiensi dan penghematan energi, penghematan air, pengembangan lokasi gedung, siklus dan sumber daya material, kenyamanan dan kesehatan gedung dan pengelolaan lingkungan gedung.

Dalam kegiatan operasionalnya, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang didukung dengan berbagai perangkat utilitas yang mendukung konsep ramah lingkungan seperti penggunaan lampu LED, elevator, lift, dan travelator yang menggunakan fitur sleep mode, sanitair dengan fitur dual flush and auto faucet.

Serta penggunaan kaca bangunan Sunergy Green yang mampu merefleksikan sinar matahari dengan baik dan dapat mengoptimalkan efisiensi penggunaan pendingin ruangan di dalam area terminal penumpang.

Atas berbagai upaya ini, Bandara Jenderal Ahmad Yani semarang telah berhasil mencapai penghematan penggunaan listrik hingga 21,2% atau 138,11 kWh/m2/tahun, serta penghematan air hingga 51% untuk flushing toilet atau 133,27 m3/hari.

Bandara yang berlokasi di ibukota Provinsi Jawa Tengah tersebut juga dilengkapi dengan ruang terbuka hijau seluas 21.647,5 m2 atau 12,35% dari total luas bandara.

“Penghematan ini setara dengan penghematan biaya listrik sebesar Rp 2,86 miliar per tahun dengan asumsi biaya listrik Rp 1.065,78/kWh, penghematan biaya air sebesar Rp 1,18 miliar per tahun dengan asumsi biaya air PDAM Rp 13.982 per meter kubik, serta mampu mengurangi emisi karbon hingga 2.394,37 ton per tahun,” lanjut Faik Fahmi.

Bandara Jenderal Ahmad Yani, Bandara dengan Konsep Terminal Terapung Pertama di Indonesia yang Mengusung Konsep Eco-Green Airport.

Dalam proses desain, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mengusung konsep floating airport yang dipadukan dengan konsep eco-green airport, sehingga menjadikan bandara ini sebagai bandara dengan terminal terapung pertama di Indonesia.

Bandara ini dibangun di atas lahan lunak dan sebagian besar merupakan tanah berair dengan konstruksi tiang pancang dan metode prefabricated vertical drain (PVD). Hal ini lah yang menjadikan bandara ini disebut sebagai bandara terapung.

Terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dibangun dengan mengadopsi konsep eco-airport di mana perencanaan, pengembangan, dan pengoperasian bandara bertujuan untuk menciptakan bandara yang ramah lingkungan, serta dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan.

Melalui konsep eco-airport, diharapkan operasional bandara dapat meminimalisir dampak polusi, di antaranya polusi kebisingan, getaran, udara, air, tanah, sampah, dan energi.

Share22SendTweet14
Previous Post

Angkasa Pura I Layani 105 Reaktivasi dan Pembukaan Rute Penerbangan Baru pada Januari-Juli 2022

Next Post

Kemenhub Optimalkan Kapal Ternak di Layanan Tol Laut

Next Post
Kemenhub Optimalkan Kapal Ternak di Layanan Tol Laut

Kemenhub Optimalkan Kapal Ternak di Layanan Tol Laut

Keselamatan Jalan Dikampanyekan, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan

Keselamatan Jalan Dikampanyekan, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

30 April 2026
OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

30 April 2026
Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

30 April 2026
Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

29 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Relaksasi Pelaporan SPT Pajak Diberlakukan Hingga Akhir April

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.