• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Dampak Siklon Tropis Seroja, 8.424 Warga NTT Mengungsi

by Editor
6 April 2021
27 Warga Flotim Masih Hilang Pascabanjir Bandang

Mobil tangki bahan bakar minyak milik Pertamina terseret banjir bandang, yang terjadi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/4/2021). Foto: Humas BNPB

39
SHARES
242
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Sedikitnya 8.424 warga atau 2.019 kepala keluarga (KK) Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal menyusul cuaca ekstrem dampak Siklon Tropis Seroja.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis Siklom Tropis Seroja masih berpotensi terjadi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA

Pelabuhan Sape Perkuat Akses Wisata dan Ekonomi Kawasan Timur Indonesia

ASDP Siap Operasikan Kembali Layanan Perintis di NTT

20 Juli 2026
Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

11 Januari 2026
Peti Pendingin Jenazah Tiba Di Agam

Peti Pendingin Jenazah Tiba Di Agam

11 Desember 2025

“Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Senin (5/4), pukul 23.00 WIB selain 8.424 warga mengungsi, terdapat 1.083 KK atau 2.683 warga lainnya terdampak yang tersebar di lima kabupaten di wilayah Provinsi NTT,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

“Pengungsian terbesar diidentifikasi berada di Kabupaten Sumba Timur dengan jumlah 7.212 jiwa (1.803 KK) , Lembata 958, Rote Ndao 672 (153 KK), Sumba Barat 284 (63 KK) dan Flores Timur 256,” ujarnya.

Raditya menyebutkan dampak Siklon Tropis terjadi di 8 wilayah administrasi kabupaten dan kota, meliputi Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor. Total warga meninggal dunia (MD) berjumlah 128 warga meninggal dunia selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12.

“Total korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21,” ujarnya.

Bencana cuaca ekstrem di beberapa wilayah NTT tersebut, kata Rraditya, menyebabkan sejumlah kerugian total antara lain, 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

Dia menambahkan, BPBD kabupaten dan kota dibantu dengan multipihak masih terus melakukan penanganan darurat bencana, seperti evakuasi, penyelamatan, pelayanan di pengungsian, distribusi logistik maupun pembukaan akses ke wilayah terisolir. Kementerian dan lembaga di bawah kendali BNPB juga memberikan dukungan kepada pemerintah daerah terdampak siklon tropis tersebut.

Share16SendTweet10
Previous Post

Sebagian Wilayah NTT Diamuk Cuaca Ekstrem

Next Post

BNPB Kerahkan Tiga Helikopter Tangani Banjir Bandang Flotim

Next Post
BNPB Kerahkan Tiga Helikopter Tangani Banjir Bandang Flotim

BNPB Kerahkan Tiga Helikopter Tangani Banjir Bandang Flotim

BNPB Kerahkan Tiga Helikopter Tangani Banjir Bandang Flotim

Bupati Lembata Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Immersive Show Hadirkan Ruang Interaktif untuk Memaknai Indonesia

Immersive Show Hadirkan Ruang Interaktif untuk Memaknai Indonesia

19 Agustus 2026
Bantu Penanganan Pasca Gempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Layanan Angkutan Penyeberangan

Bantu Penanganan Pasca Gempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Layanan Angkutan Penyeberangan

19 Agustus 2026
Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal Pascagempa Bumi NTT

Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal Pascagempa Bumi NTT

19 Agustus 2026
Menhub Dudy Jamin Akses Transportasi di Daerah Terdampak Bencana

Menhub Dudy Jamin Akses Transportasi di Daerah Terdampak Bencana

19 Agustus 2026
Pascagempa NTT, Kemenhub Terus Lakukan Pemeriksaan Infrastruktur Pelabuhan untuk Pastikan Keselamatan

Pascagempa NTT, Kemenhub Terus Lakukan Pemeriksaan Infrastruktur Pelabuhan untuk Pastikan Keselamatan

18 Agustus 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1843 shares
    Share 737 Tweet 461
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1820 shares
    Share 728 Tweet 455
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2122 shares
    Share 849 Tweet 531
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1808 shares
    Share 723 Tweet 452
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1869 shares
    Share 748 Tweet 467

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.