• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
3 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Lima Rumah Warga, Gereja dan RSUD Rusak Terdampak Gempa M7,0

by Editor
22 Januari 2021
Lima Rumah Warga, Gereja dan RSUD Rusak Terdampak Gempa M7,0

Sebuah rumah warga yang rusak atau runtuh dindingnya akibat gempabumi berkekuatan M7,0 yang mengguncang Kepulauan Talaud, Kamis (21/1/2021). Foto: Humas BNPB

19
SHARES
116
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Sebanyak lima rumah warga, satu gereja, RSUD di Kepulauan Talaud rusak akibat gempa berkekuatan M7,0.

“Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Talaud per 22 Januari 2021, pukul 08.00 WIB tersebut, belum ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, di Jakarta, Jumat (22/1/2021) .

BACA JUGA

ISEI Manado Bahas Soemitronomics untuk Transformasi Ekonomi Sulawesi Utara

ISEI Manado Bahas Soemitronomics untuk Transformasi Ekonomi Sulawesi Utara

14 September 2025
Seluruh Ruas Tol di Regional Nusantara Catatkan Kenaikan Lalin Pada H+5 Lebaran

Seluruh Ruas Tol di Regional Nusantara Catatkan Kenaikan Lalin Pada H+5 Lebaran

7 April 2025
Gubernur Sulawesi Utara Tinjau Pembersihan Eceng Gondok di Danau Tondano

Gubernur Sulawesi Utara Tinjau Pembersihan Eceng Gondok di Danau Tondano

16 Maret 2025

Pascagempa, katanya, tim BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud melakukan pendataan, koordinasi dengan instansi terkait, serta evakuasi keluarga terdampak.

Menurut Raditya, berdasarkan analisis InaRISK, Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 18 kecamatan pada kabupaten tersebut berada pada potensi bahaya dengan kategori tersebut.

Dilihat dari sisi risiko, jelasnya, sebanyak 86.759 jiwa berpotensi terpapar bahaya gempa bumi di 18 kecamatan, Kabupaten Kepulauan Talaud dengan luas bahaya 75.479 hektar. Masyarakat di Kepulauan Talaud memiliki catatan historis terdampak gempa dengan magnitudo besar, seperti pada 1914, 1957, 1969, dan 2009.

Data bencana gempa menunjukkan korban jiwa terjadi dikarenakan reruntuhan bangunan dan bukan guncangan gempa. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa susulan.

BPBD setempat menginformasikan sebanyak 2 unit rumah mengalami rusak ringan dan 3 unit terdampak. Tingkat kerusakan pada ketiga unit rumah tersebut masih dalam proses pendataan petugas di lapangan.

Dua unit rumah rusak ringan berada di Desa Rae, Kecamatan Beo Utara, sedangkan rumah terdampak lainnya diidentifikasi ma
sing-masing di Desa Ganalo, Kecamatan Tampan Amma, Desa Mala, Kecamatan Melonguane dan Desa Bantik, Kecamatan Beo.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud melaporkan sejumlah rumah warga dan bangunan terdampak gempa dengan magnitudo 7,0. Gempa yang terjadi pada Kamis malam (21/1), pukul 19.23 WIB berada 132 km timur laut Melonguane, Sulawesi Utara.

Share8SendTweet5
Previous Post

Warga Talaud Digoyang Gempa Berkekuatan M7,0

Next Post

Jaringan Listrik di Sulbar Berangsur Pulih Pascagempa M6,2

Next Post
Jaringan Listrik di Sulbar Berangsur Pulih Pascagempa M6,2

Jaringan Listrik di Sulbar Berangsur Pulih Pascagempa M6,2

BNPB Minta Segera Tuntaskan Data Rumah Rusak Pascagempa Sulbar

BNPB Minta Segera Tuntaskan Data Rumah Rusak Pascagempa Sulbar

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

3 November 2026
KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

3 November 2026
Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

3 November 2026
Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

3 November 2026
Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

3 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4506 shares
    Share 1802 Tweet 1127
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4180 shares
    Share 1672 Tweet 1045
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4217 shares
    Share 1687 Tweet 1054
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4154 shares
    Share 1662 Tweet 1039

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.