• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
18 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home OPINION

Keuangan Berkelanjutan di Indonesia: Langkah menuju Ekonomi Hijau dan Inklusif

by SDGS Admin
20 Desember 2024
Keuangan Berkelanjutan di Indonesia: Langkah menuju Ekonomi Hijau dan Inklusif
80
SHARES
498
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Green Port PTP Nonpetikemas Terapkan Keberlanjutan Lingkungan Kerja

Green Port PTP Nonpetikemas Terapkan Keberlanjutan Lingkungan Kerja

26 Mei 2026
KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan

KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan

22 Mei 2026
Ketika Green Financing Indonesia Jadi Rebutan Luar, Lokal Masih Ogah Bergerak

Ketika Green Financing Indonesia Jadi Rebutan Luar, Lokal Masih Ogah Bergerak

10 Maret 2026

Keuangan berkelanjutan menjadi topik krusial dalam upaya mengatasi perubahan iklim dan mencapai pembangunan ekonomi yang inklusif di Indonesia. Konsep ini mengacu pada integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam pengambilan keputusan keuangan, baik oleh lembaga keuangan, pemerintah, maupun sektor swasta. Sebagai negara kepulauan dengan potensi sumber daya alam yang besar, Indonesia memiliki tantangan dan peluang signifikan dalam menerapkan praktik keuangan berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan sebagai panduan utama penerapan keuangan berkelanjutan di sektor jasa keuangan. Sejak roadmap ini diterbitkan pada 2015, berbagai kebijakan dan instrumen telah dikeluarkan untuk mendorong adopsi praktik berkelanjutan, seperti: peraturan OJK No.51/POJK.03/2017, Green Bond dan Sukuk, serta Taksonomi Hijau Indonesia.

Indonesia sendiri sebenarnya memiliki potensi besar dalam menarik investasi hijau. Ini didorong oleh adanya Sumber Daya Alam yang melimpah. Indonesia merupakan salah satu produsen komoditas terbesar seperti sawit, karet, dan kopi. Dengan praktik pengelolaan yang berkelanjutan, maka sektor ini akan dapat menarik pendanaan hijau. Belum lagi energi terbarukan. Indonesia memiliki banyak potensi pada energi surya, angin, air, dan panas bumi. Ini masih belum sepenuhnya dimanfaatkan, sehingga proyek energi bersih berpotensi menjadi investasi strategis. Terakhir, teknologi finansial (Fintech), yang dapat menjadi pendorong inklusi keuangan dengan menyediakan akses pendanaan untuk UMKM yang berfokus pada bisnis ramah lingkungan.

Meskipun potensinya besar, implementasi keuangan berkelanjutan di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan. antara lain. Kurangnya kapasitas dan pemahaman pada perusahaan dan lembaga keuangan untuk sepenuhnya memahami manfaat dari penerapan prinsip ESG. Belum lagi, tingginya biaya implementasinya. Investasi awal untuk proyek hijau kerap dianggap mahal, terutama bagi UMKM. Tentu saja terakhir berkaitan dengan hukum. Ketidakjelasan integrasi kebijakan antarinstansi yang sering kali memberikan dampak  keselarasan.

Guna mempercepat itu semua, Sejumlah program telah dijalankan dalam upaya penerapan keuangan berkelanjutan di Indonesia. Pertama, peluncuran Green Sukuk, yang digunakan untuk mendanai proyek ramah lingkungan. Kedua, program KEHATI atau Keanekaragaman Hayati Indonesia, yang mendorong pembiayaan konservasi alam. Ketiga, adanya kolaborasi swasta dengan pemerintah. Saat ini perusahaan-perusahaan besar mulai menerapkan standar ESG dalam laporan keuangannya untuk menarik investor global.

Keuangan berkelanjutan merupakan pilar penting dalam mendorong ekonomi hijau dan inklusif di Indonesia. Dengan dukungan regulasi, inovasi instrumen keuangan, serta peran aktif dari berbagai pihak, Indonesia dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan kelestarian lingkungan.

Meskipun masih banyak tantangan, langkah-langkah strategis yang telah dimulai dapat menjadi fondasi kuat menuju masa depan yang berkelanjutan. Ke depan, keberhasilan implementasi keuangan berkelanjutan sangat bergantung pada komitmen kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Oleh Ricinta Putri Steviani
(Mahasiswa/ Pemerhati SDG)

Share32SendTweet20
Previous Post

Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Hadapi Stunting

Next Post

Menekraf ke Merauke Perkuat Musik dan Seni Pertunjukan di Ermukim Party

Next Post
Sektor Wisata Nyatakan Siap Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru

Menekraf ke Merauke Perkuat Musik dan Seni Pertunjukan di Ermukim Party

Buka Rangkaian Kegiatan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia, Pelestarian Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Buka Rangkaian Kegiatan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia, Pelestarian Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Enviwalk 2026 Kampanyekan Mobilitas Ramah Lingkungan di IKN

Enviwalk 2026 Kampanyekan Mobilitas Ramah Lingkungan di IKN

18 Juni 2026
ASDP Pastikan Konektivitas Penyeberangan Aceh Tetap Terjaga dengan Layanan Optimal

ASDP Pastikan Konektivitas Penyeberangan Aceh Tetap Terjaga dengan Layanan Optimal

18 Juni 2026
Pasar Murah Galungan dan Kuningan Dorong UMKM dan Literasi Keuangan

Pasar Murah Galungan dan Kuningan Dorong UMKM dan Literasi Keuangan

18 Juni 2026
InJourney Airports Hadirkan Ragam Aktivitas Seru Ramah Keluarga

InJourney Airports Hadirkan Ragam Aktivitas Seru Ramah Keluarga

18 Juni 2026
Wamenpar Optimistis PKB 2026 Tembus Target 1,6 Juta Pengunjung

Wamenpar Optimistis PKB 2026 Tembus Target 1,6 Juta Pengunjung

18 Juni 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    440 shares
    Share 176 Tweet 110
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    682 shares
    Share 273 Tweet 171

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.