• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home OPINION

Keuangan Berkelanjutan di Indonesia: Langkah menuju Ekonomi Hijau dan Inklusif

by SDGS Admin
20 Desember 2024
Keuangan Berkelanjutan di Indonesia: Langkah menuju Ekonomi Hijau dan Inklusif
68
SHARES
423
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Kebersihan & Keberlanjutan, Fondasi Pariwisata Indonesia ke Depan

Kebersihan & Keberlanjutan, Fondasi Pariwisata Indonesia ke Depan

8 Agustus 2025
Pelindo Ajak Anak TK Barunawati Tanam Sayur dan Jaga Lingkungan

Pelindo Ajak Anak TK Barunawati Tanam Sayur dan Jaga Lingkungan

3 Agustus 2025
Dukung Lingkungan Berkelanjutan, PT Jasamarga Transjawa Tol Salurkan 100 Bibit Durian ke Kelompok Tani di Pati

Dukung Lingkungan Berkelanjutan, PT Jasamarga Transjawa Tol Salurkan 100 Bibit Durian ke Kelompok Tani di Pati

18 April 2025

Keuangan berkelanjutan menjadi topik krusial dalam upaya mengatasi perubahan iklim dan mencapai pembangunan ekonomi yang inklusif di Indonesia. Konsep ini mengacu pada integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam pengambilan keputusan keuangan, baik oleh lembaga keuangan, pemerintah, maupun sektor swasta. Sebagai negara kepulauan dengan potensi sumber daya alam yang besar, Indonesia memiliki tantangan dan peluang signifikan dalam menerapkan praktik keuangan berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan sebagai panduan utama penerapan keuangan berkelanjutan di sektor jasa keuangan. Sejak roadmap ini diterbitkan pada 2015, berbagai kebijakan dan instrumen telah dikeluarkan untuk mendorong adopsi praktik berkelanjutan, seperti: peraturan OJK No.51/POJK.03/2017, Green Bond dan Sukuk, serta Taksonomi Hijau Indonesia.

Indonesia sendiri sebenarnya memiliki potensi besar dalam menarik investasi hijau. Ini didorong oleh adanya Sumber Daya Alam yang melimpah. Indonesia merupakan salah satu produsen komoditas terbesar seperti sawit, karet, dan kopi. Dengan praktik pengelolaan yang berkelanjutan, maka sektor ini akan dapat menarik pendanaan hijau. Belum lagi energi terbarukan. Indonesia memiliki banyak potensi pada energi surya, angin, air, dan panas bumi. Ini masih belum sepenuhnya dimanfaatkan, sehingga proyek energi bersih berpotensi menjadi investasi strategis. Terakhir, teknologi finansial (Fintech), yang dapat menjadi pendorong inklusi keuangan dengan menyediakan akses pendanaan untuk UMKM yang berfokus pada bisnis ramah lingkungan.

Meskipun potensinya besar, implementasi keuangan berkelanjutan di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan. antara lain. Kurangnya kapasitas dan pemahaman pada perusahaan dan lembaga keuangan untuk sepenuhnya memahami manfaat dari penerapan prinsip ESG. Belum lagi, tingginya biaya implementasinya. Investasi awal untuk proyek hijau kerap dianggap mahal, terutama bagi UMKM. Tentu saja terakhir berkaitan dengan hukum. Ketidakjelasan integrasi kebijakan antarinstansi yang sering kali memberikan dampak  keselarasan.

Guna mempercepat itu semua, Sejumlah program telah dijalankan dalam upaya penerapan keuangan berkelanjutan di Indonesia. Pertama, peluncuran Green Sukuk, yang digunakan untuk mendanai proyek ramah lingkungan. Kedua, program KEHATI atau Keanekaragaman Hayati Indonesia, yang mendorong pembiayaan konservasi alam. Ketiga, adanya kolaborasi swasta dengan pemerintah. Saat ini perusahaan-perusahaan besar mulai menerapkan standar ESG dalam laporan keuangannya untuk menarik investor global.

Keuangan berkelanjutan merupakan pilar penting dalam mendorong ekonomi hijau dan inklusif di Indonesia. Dengan dukungan regulasi, inovasi instrumen keuangan, serta peran aktif dari berbagai pihak, Indonesia dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan kelestarian lingkungan.

Meskipun masih banyak tantangan, langkah-langkah strategis yang telah dimulai dapat menjadi fondasi kuat menuju masa depan yang berkelanjutan. Ke depan, keberhasilan implementasi keuangan berkelanjutan sangat bergantung pada komitmen kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Oleh Ricinta Putri Steviani
(Mahasiswa/ Pemerhati SDG)

Share27SendTweet17
Previous Post

Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Hadapi Stunting

Next Post

Menekraf ke Merauke Perkuat Musik dan Seni Pertunjukan di Ermukim Party

Next Post
Sektor Wisata Nyatakan Siap Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru

Menekraf ke Merauke Perkuat Musik dan Seni Pertunjukan di Ermukim Party

Buka Rangkaian Kegiatan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia, Pelestarian Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Buka Rangkaian Kegiatan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia, Pelestarian Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

5 Desember 2025
Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

5 Desember 2025
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

5 Desember 2025
Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

5 Desember 2025

POPULAR

  • Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • WEGE Paparkan Tantangan Industri Dan Sesuaikan Dana IPO Untuk Jaga Likuiditas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.