• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home OPINION

Keuangan Berkelanjutan di Indonesia: Langkah menuju Ekonomi Hijau dan Inklusif

by SDGS Admin
20 Desember 2024
Keuangan Berkelanjutan di Indonesia: Langkah menuju Ekonomi Hijau dan Inklusif
81
SHARES
505
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Pertamina Drilling Perkuat Komitmen Energi dan Lingkungan di Usia Ke-18

Pertamina Drilling Perkuat Komitmen Energi dan Lingkungan di Usia Ke-18

19 Juni 2026
Green Port PTP Nonpetikemas Terapkan Keberlanjutan Lingkungan Kerja

Green Port PTP Nonpetikemas Terapkan Keberlanjutan Lingkungan Kerja

26 Mei 2026
KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan

KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan

22 Mei 2026

Keuangan berkelanjutan menjadi topik krusial dalam upaya mengatasi perubahan iklim dan mencapai pembangunan ekonomi yang inklusif di Indonesia. Konsep ini mengacu pada integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam pengambilan keputusan keuangan, baik oleh lembaga keuangan, pemerintah, maupun sektor swasta. Sebagai negara kepulauan dengan potensi sumber daya alam yang besar, Indonesia memiliki tantangan dan peluang signifikan dalam menerapkan praktik keuangan berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan sebagai panduan utama penerapan keuangan berkelanjutan di sektor jasa keuangan. Sejak roadmap ini diterbitkan pada 2015, berbagai kebijakan dan instrumen telah dikeluarkan untuk mendorong adopsi praktik berkelanjutan, seperti: peraturan OJK No.51/POJK.03/2017, Green Bond dan Sukuk, serta Taksonomi Hijau Indonesia.

Indonesia sendiri sebenarnya memiliki potensi besar dalam menarik investasi hijau. Ini didorong oleh adanya Sumber Daya Alam yang melimpah. Indonesia merupakan salah satu produsen komoditas terbesar seperti sawit, karet, dan kopi. Dengan praktik pengelolaan yang berkelanjutan, maka sektor ini akan dapat menarik pendanaan hijau. Belum lagi energi terbarukan. Indonesia memiliki banyak potensi pada energi surya, angin, air, dan panas bumi. Ini masih belum sepenuhnya dimanfaatkan, sehingga proyek energi bersih berpotensi menjadi investasi strategis. Terakhir, teknologi finansial (Fintech), yang dapat menjadi pendorong inklusi keuangan dengan menyediakan akses pendanaan untuk UMKM yang berfokus pada bisnis ramah lingkungan.

Meskipun potensinya besar, implementasi keuangan berkelanjutan di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan. antara lain. Kurangnya kapasitas dan pemahaman pada perusahaan dan lembaga keuangan untuk sepenuhnya memahami manfaat dari penerapan prinsip ESG. Belum lagi, tingginya biaya implementasinya. Investasi awal untuk proyek hijau kerap dianggap mahal, terutama bagi UMKM. Tentu saja terakhir berkaitan dengan hukum. Ketidakjelasan integrasi kebijakan antarinstansi yang sering kali memberikan dampak  keselarasan.

Guna mempercepat itu semua, Sejumlah program telah dijalankan dalam upaya penerapan keuangan berkelanjutan di Indonesia. Pertama, peluncuran Green Sukuk, yang digunakan untuk mendanai proyek ramah lingkungan. Kedua, program KEHATI atau Keanekaragaman Hayati Indonesia, yang mendorong pembiayaan konservasi alam. Ketiga, adanya kolaborasi swasta dengan pemerintah. Saat ini perusahaan-perusahaan besar mulai menerapkan standar ESG dalam laporan keuangannya untuk menarik investor global.

Keuangan berkelanjutan merupakan pilar penting dalam mendorong ekonomi hijau dan inklusif di Indonesia. Dengan dukungan regulasi, inovasi instrumen keuangan, serta peran aktif dari berbagai pihak, Indonesia dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan kelestarian lingkungan.

Meskipun masih banyak tantangan, langkah-langkah strategis yang telah dimulai dapat menjadi fondasi kuat menuju masa depan yang berkelanjutan. Ke depan, keberhasilan implementasi keuangan berkelanjutan sangat bergantung pada komitmen kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Oleh Ricinta Putri Steviani
(Mahasiswa/ Pemerhati SDG)

Share32SendTweet20
Previous Post

Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Hadapi Stunting

Next Post

Menekraf ke Merauke Perkuat Musik dan Seni Pertunjukan di Ermukim Party

Next Post
Sektor Wisata Nyatakan Siap Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru

Menekraf ke Merauke Perkuat Musik dan Seni Pertunjukan di Ermukim Party

Buka Rangkaian Kegiatan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia, Pelestarian Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Buka Rangkaian Kegiatan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia, Pelestarian Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PLN Dukung Percepatan Penurunan Stunting di Samarinda

PLN Dukung Percepatan Penurunan Stunting di Samarinda

27 Juli 2026
Sinar Mas Land Kembangkan Township Perdana di Samarinda

Sinar Mas Land Kembangkan Township Perdana di Samarinda

27 Juli 2026
SR Terintegrasi 1 Sragen, Komitmen Pemerintah Fasilitasi Pendidikan Keluarga Prasejahtera

SR Terintegrasi 1 Sragen, Komitmen Pemerintah Fasilitasi Pendidikan Keluarga Prasejahtera

27 Juli 2026
Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

27 Juli 2026
Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

27 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1464 shares
    Share 586 Tweet 366
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1185 shares
    Share 474 Tweet 296
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1216 shares
    Share 486 Tweet 304
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1184 shares
    Share 474 Tweet 296

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.