• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Malalo di Tanah Datar Sumbar

Keberadaan Sabo Dam Terbukti Tahan Material Banjir Bandang

by Riski Yanti
21 Desember 2025
Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Malalo di Tanah Datar Sumbar
21
SHARES
130
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tanah Datar, KabarSDGs — Keberadaan Sabo Dam yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di aliran Sungai Batang Malalo terbukti memberikan manfaat nyata dalam mengurangi dampak banjir bandang yang melanda Nagari Guguak Malalo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Meski mengalami kerusakan akibat besarnya material yang terbawa arus, Sabo Dam mampu menahan sedimen berupa pasir dan batu sehingga mengurangi risiko kerusakan yang lebih luas pada permukiman warga.

BACA JUGA

Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Diperluas, Tangani seluruh Wilayah RI

Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Diperluas, Tangani seluruh Wilayah RI

7 September 2026
Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

1 September 2026
Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

1 September 2026

Bencana banjir bandang yang terjadi kali ini bahkan disebut lebih besar dibandingkan kejadian serupa pada tahun 2012.

Namun demikian, keberadaan Sabo Dam membantu menahan sebagian besar material dari hulu sungai, sehingga banyak rumah warga dapat terselamatkan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah.

Pemanfaatan sabo dam menjadi bagian dari strategi Kementerian PU dalam memperkuat ketahanan air dan pangan, khususnya di daerah rawan bencana.

Konstruksi sabo dam didesain dapat mengalirkan air ke lahan-lahan pertanian di wilayah hilir secara lebih teratur dan efisien.

Sekretaris Nagari Guguak Malalo Rizal Ramli menyampaikan bahwa Sabo Dam memiliki peran sangat penting bagi keselamatan warga.

“Menurut kami Sabo Dam ini sangat penting karena beberapa kali runtuhan dari arah aliran sungai, Alhamdulillah karena ada Sabo Dam ini material banyak tertahan di atas, sehingga banyak rumah yang terselamatkan,” ujar Rizal.

Menurut Rizal, keberadaan Sabo Dam juga memberikan waktu dan kesempatan bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Bencana ini terasa lebih besar dari bencana tahun 2012, tapi karena adanya Sabo Dam jadi terasa manfaatnya bagi kami. Dengan adanya Sabo Dam ini kami bisa memantau keadaan air dan mengimbau warga untuk mengungsi,” tambahnya.

Rizal menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah terus melakukan penanganan lanjutan.

Normalisasi Sungai Batang Malalo yang sudah dikerjakan Kementerian PU terus dipercepat karena kalau tidak segera diatasi masyarakat khawatir akan datangnya banjir bandang susulan.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V terus melakukan upaya penanganan darurat dan pemulihan dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

“Salah satu fokus utama adalah normalisasi Sungai Batang Malalo sekitar 1,5 Km guna mengembalikan kapasitas alur sungai dan mengurangi potensi banjir susulan,”ujar Kepala BWS Sumatera V Naryo Widodo.

“Sabo Dam memiliki fungsi strategis dalam menahan sedimen dan mengurangi energi banjir bandang. Meski terdampak dan mengalami kerusakan, keberadaannya telah membantu mengurangi risiko yang lebih besar,”tambah Naryo.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Kabupaten Tanah Datar John Kenedy menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Kementerian PU. John berharap segera ada upaya perbaikan kondisi Sabo Dam yang mengalami kerusakan.

“Kondisi sekarang Sabo Dam ada kerusakan dengan ketinggian sedimentasi lebih dari 20 meter. Tanggulnya rusak sepanjang kurang lebih 350 meter,” jelasnya.

Sabo Dam merupakan salah satu bangunan yang dimanfaatkan untuk menampung aliran sedimen atau debris. Bendungan biasa menahan air, sedangkan Sabo Dam menahan pasir dan batu, sementara airnya tetap bisa mengalir.

Konstruksinya juga dibuat bertingkat, dengan ukuran terbesar di bagian atas untuk menahan batu-batu besar, dan yang lebih kecil di bawah untuk menahan pasir.

Selain fungsi pengendalian sedimen, Sabo Dam juga memiliki manfaat lain bagi masyarakat, antara lain sebagai pendukung sistem irigasi pertanian.

Dampak bencana juga menyebabkan terputusnya jaringan irigasi di enam daerah irigasi dengan total luas layanan sekitar 100 hektare.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, Kementerian PU berharap penanganan Sungai Batang Malalo dapat segera tuntas sehingga risiko bencana dapat ditekan dan aktivitas sosial serta ekonomi warga dapat kembali berjalan dengan aman dan berkelanjutan.

Share8SendTweet5
Previous Post

Kementerian PU Libatkan Warga Aceh Tamiang Bersihkan Jalan Lewat Padat Karya

Next Post

Menhub Dudy Pastikan Pelaksanaan Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang Berjalan Lancar

Next Post
Menhub Dudy Pastikan Pelaksanaan Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang Berjalan Lancar

Menhub Dudy Pastikan Pelaksanaan Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang Berjalan Lancar

Permintaan Hampers UMKM Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru

Permintaan Hampers UMKM Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

MR.D.I.Y. Indonesia Buka Toko Ke-1.400

MR.D.I.Y. Indonesia Buka Toko Ke-1.400

7 September 2026
PT PAL Indonesia Salurkan Bantuan Rp83 Juta Untuk Korban Bencana NTT

PT PAL Indonesia Salurkan Bantuan Rp83 Juta Untuk Korban Bencana NTT

7 September 2026
Budidaya Ikan Baung Riau Didorong Jadi Komoditas Unggulan

Budidaya Ikan Baung Riau Didorong Jadi Komoditas Unggulan

7 September 2026
ASDP Optimalkan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

ASDP Optimalkan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

7 September 2026
Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Meminta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

7 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2663 shares
    Share 1065 Tweet 666
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2340 shares
    Share 936 Tweet 585
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2343 shares
    Share 937 Tweet 586
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2376 shares
    Share 950 Tweet 594
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2339 shares
    Share 936 Tweet 585

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.