• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Pengendalian Banjir dan Rob, Penataan Kawasan Kampung Nelayan di Semarang Capai 85 Persen

by Riski Yanti
18 Juni 2024
Pengendalian Banjir dan Rob, Penataan Kawasan Kampung Nelayan di Semarang Capai 85 Persen
34
SHARES
215
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Semarang, KabarSDGs – Setelah melaksanakan ibadah Salat Idul Adha, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama PJ Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti mendampingi Presiden Jokowi melakukan peninjauan Pengendalian Banjir dan Rob Tahap II dan Penataan Kawasan Kampung Nelayan Tambak Lorok di Semarang, Jawa Tengah, Senin (17/06/2024).

Presiden Jokowi mengatakan, proyek yang ditinjau ini diproyeksikan dapat menahan rob yang terjadi dalam jangka waktu 30 tahun kedepan.

BACA JUGA

ASDP Perluas Akses Kesehatan Mata, Operasi Katarak Gratis Nelayan di Padang

ASDP Perluas Akses Kesehatan Mata, Operasi Katarak Gratis Nelayan di Padang

19 Juli 2026
Sekolah Rakyat di Semarang Dilengkapi Fasilitas Modern

Sekolah Rakyat di Semarang Dilengkapi Fasilitas Modern

19 Juli 2026
Nelayan Tuban Dukung Program Kampung Nelayan Merah Putih

Nelayan Tuban Dukung Program Kampung Nelayan Merah Putih

4 Mei 2026

“Panjang untuk tanggul robnya ini sepanjang 3,6km. Saya kira dalam jangka 30 tahun minimal bisa menahan rob yang terjadi. Saat ini baru dibangun, nanti kalau sudah rampung di bulan Agustus ini baru terlihat efektivitasnya,” kata Presiden Jokowi.

“Kita lihat kalau sudah selesai efektivitas tanggulnya seperti apa. Nanti kalau memang baik, penataan kampung nelayan juga baik, akan kita jadikan duplikasi di daerah lain. Jadi paling tidak ada contohnya dulu,” tambah Presiden Jokowi.

Pengendalian Banjir dan Rob di Kawasan Tambak Lorok Tahap II mulai dilaksanakan oleh Ditjen Sumber Daya Air pada 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp231,6 miliar.

Sementara, Penataan Kawasan Kampung Nelayan di Tambak Lorok dilaksanakan okeh Ditjen Cipta Karya mulai Mei 2017 dan selesai pada April 2019.

Jumlah anggaran yang dialokasikan untuk penataan kawasan tersebut sebesar Rp45,6 miliar.

“Untuk kawasan seluas 56 Ha ini, kita lakukan penataan kawasan serta pengendalian banjir dan rob. Kita bangun tanggulnya sepanjang 3,6 km dan saat ini sudah tertutup semua sehingga tidak akan ada lagi banjir dan rob yang masuk di kawasan Tambak Lorok ini,” terang Menteri Basuki.

Menteri Basuki kemudian menerangkan, dalam sistem pengendalian banjir ini juga terdapat 2 kolam retensi/ tampungan yang memiliki luas 12,02 Ha dan 8,57 Ha. Masing-masing kolam retensi juga dilengkapi pompa berkapasitas 3 x 500 liter per detik.

“Seluruh progresnya sudah mencapai 85%. Nanti akan selesai semua pada Agustus 2024. Pembebasan lahannya dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang, dan pembangunan oleh Kementerian PUPR, jadi ada kolaborasi,” terang Menteri Basuki.

Menteri Basuki yakin, Pengendalian Banjir dan Rob di Kawasan Tambak Lorok Tahap II ini akan efektif dalam mengendalikan banjir dan rob yang ada di Semarang.

“Saya kira ini akan jadi percontohan seperti yang disampaikan Presiden Jokowi. Karena daerah di sepanjang Pantura ini perlu pananganan karena juga mengalami penurunan tanah (land subsidence), jadi tidak hanya Jakarta, tapi juga Tegal, Pekalongan, Demak, termasuk Semarang,” tambah Menteri Basuki.

Share14SendTweet9
Previous Post

Libur Idul Adha, KAI Jual 989 ribu Tiket KA

Next Post

Jasa Marga Masuk 500 Perusahaan Terbaik se Asia Tenggara

Next Post
Jasa Marga Masuk 500 Perusahaan Terbaik se Asia Tenggara

Jasa Marga Masuk 500 Perusahaan Terbaik se Asia Tenggara

Kongres KNI-ID 2024, Kementerian PUPR Dorong Pemanfaatan Inovasi untuk Kedaulatan Pangan

Kongres KNI-ID 2024, Kementerian PUPR Dorong Pemanfaatan Inovasi untuk Kedaulatan Pangan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SR Terintegrasi 1 Sragen, Komitmen Pemerintah Fasilitasi Pendidikan Keluarga Prasejahtera

SR Terintegrasi 1 Sragen, Komitmen Pemerintah Fasilitasi Pendidikan Keluarga Prasejahtera

27 Juli 2026
Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

27 Juli 2026
Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

27 Juli 2026
Asahan Tampilkan Seni Budaya dan UMKM di PRSU 2026

Asahan Tampilkan Seni Budaya dan UMKM di PRSU 2026

27 Juli 2026
Menpar Pastikan Kesiapan Ijen Jelang Revalidasi UNESCO Global Geopark

Menpar Pastikan Kesiapan Ijen Jelang Revalidasi UNESCO Global Geopark

27 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1459 shares
    Share 584 Tweet 365
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1171 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.