• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Doni Monardo: Lebih Baik Cerewet Daripada Menambah Korban

by Editor
6 Mei 2021
Doni Monardo: Lebih Baik Cerewet Daripada Menambah Korban

Doni Monardo

21
SHARES
133
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo mengaku lebih baik cerewet dalam penanganan virus Covid-19 daripada makin banyak korban berjatuhan.

“Apalagi data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan total kasus positif di Indonesia per 4 Mei 2021 sudah mencapai 1.686.373 orang,” jelas Doni saat menghadiri Forum Merdeka Barat 9 “Jaga Keluarga, Tidak Mudik”, di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

BACA JUGA

Satgas Bertekad Menekan Penyebaran PMK

Satgas Bertekad Menekan Penyebaran PMK

10 Juli 2022
Doni Monardo Saat Sertijab Kepala BNPB: BNPB Ini Ibarat Kopassus

Doni Monardo Saat Sertijab Kepala BNPB: BNPB Ini Ibarat Kopassus

26 Mei 2021
Dilantik Jokowi, Ganip Warsito Gantikan Doni Monardo Sebagai Ka BNPB

Dilantik Jokowi, Ganip Warsito Gantikan Doni Monardo Sebagai Ka BNPB

25 Mei 2021

Menurut dia, keputusan Pemerintah terkait pelarangan mudik ini sangat tepat dan sangat strategis. Mengantisipasi kenaikan angka positif tersebut, katanya, Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan

Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No.13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Berkaca dari tahun sebelumnya, ujarnya, data menunjukkan angka positif harian naik pada setiap momen hari raya besar di Indonesia.

“Contohnya pada Hari Raya Idul Fitri tahun lalu yang jatuh pada tanggal 23 Mei 2020, angka kasus positif naik sebanyak 949 orang. Dua minggu pasca lebaran 2020, tercatat 1.000 kasus harian pertama di tanah air. Hal yang sama juga terjadi pasca libur panjang Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021,” jelas Doni.

Doni menekankan, keputusan pelarangan mudik ini harus diikuti oleh seluruh pihak termasuk pejabat pemerintah, dunia usaha, dan yang paling utama adalah masyarakat. Narasi mudik yang dikeluarkan pejabat pemerintah harus sejalan dengan Presiden Joko Widodo.

“Tidak boleh ada satupun Pejabat Pemerintah yang berbeda narasinya,” tegas Doni.

Kepala BNPB juga berpesan kepada pejabat pemerintah di pusat maupun di daerah untuk terus mensosialisasikan pelarangan kegiatan mudik kepada masyarakat. Peraturan pelarangan mudik ini demi menekan angka kenaikan kasus positif Covid-19.

“Kita harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat setiap jam, setiap menit, setiap saat. Lebih baik dianggap cerewet daripada korban Covid-19 berderet-deret,” pesan Doni.

Doni juga menyebutkan masih ada 7 persen masyarakat Indonesia yang nekat mudik. Kerjasama pemerintah pusat dengan semua pihak di daerah khususnya masyarakat diharapkan dapat mengurangi angka tersebut.

“Tujuh persen dari jumlah penduduk kita itu sangat besar angkanya. Tugas kita semua adalah mengurangi angka tersebut sekecil mungkin,” ungkap Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Covid-19 itu.

Penerapan protokol kesehatan juga tidak boleh putus untuk terus diingatkan kepada semua pihak. Protokol kesehatan adalah kunci keberhasilan untuk terhindar dari ancaman Covid-19. Tetap waspada, waspada, dan waspada. Jangan lelah untuk patuhi protokol kesehatan. Jangan mudik. Mari bersabar dan menahan diri,” ujar Doni.

Share8SendTweet5
Previous Post

Berbelanja Online Cara Aman Hindari Penularan Covid-19

Next Post

Ketua Satgas Minta Pemprov Sumsel Evaluasi Penanganan Covid-19

Next Post
Doni Ingatkan Masyarakat Jangan Mudik Agar Tak Menyesal

Ketua Satgas Minta Pemprov Sumsel Evaluasi Penanganan Covid-19

BNPB Ajak Pemkot Padang Perkuat Mitigasi Hadapi Bencana

Angka Kematian Covid-19 Meningkat Satu Minggu Terakhir

Discussion about this post

NEWS UPDATE

BRIN Soroti Risiko Vape bagi Generasi Muda

BRIN Soroti Risiko Vape bagi Generasi Muda

1 Oktober 2026
Rute Langsung Hong Kong-Surabaya Resmi Beroperasi

Rute Langsung Hong Kong-Surabaya Resmi Beroperasi

1 Oktober 2026
Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

1 Oktober 2026
Kebersihan KRL Diapresiasi Netizen Jepang

Kebersihan KRL Diapresiasi Netizen Jepang

1 Oktober 2026
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean

1 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3293 shares
    Share 1317 Tweet 823
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3283 shares
    Share 1313 Tweet 821
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3243 shares
    Share 1297 Tweet 811
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3601 shares
    Share 1440 Tweet 900
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3234 shares
    Share 1294 Tweet 809

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.