Deli Serdang, Kabar SDGs – Gelombang kepedulian terhadap korban banjir di sejumlah wilayah Sumatra terus menguat melalui kolaborasi lintas komunitas dan dunia usaha. Yeti Tribe Indonesia (YTI), komunitas sepeda gunung terbesar di Indonesia, bersama QGroup menyerahkan donasi awal senilai Rp75 juta sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan. Nilai bantuan tersebut masih berpeluang bertambah karena penggalangan dana masih dibuka melalui platform kitabisa.com/YTIxQuntukSumatra.
Bantuan itu lahir dari kerja sama antara YTI dan ekosistem komunikasi yang berada di bawah naungan QGroup. Kolaborasi ini dimaksudkan sebagai dukungan nyata bagi masyarakat di wilayah Sumatra yang terdampak bencana agar dapat segera bangkit dan menjalani proses pemulihan.
Founder QGroup, Kun Wahyu Winasis, menjelaskan bahwa langkah tersebut berangkat dari kesadaran bersama akan peran strategis komunitas dan pelaku usaha dalam merespons kondisi darurat kemanusiaan. “Bencana alam adalah pengingat bahwa solidaritas tidak boleh berhenti pada empati saja. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat, transparan, dan cepat kepada mereka yang membutuhkan. Untuk itu kami percayakan penyalurannya melalui platform Kitabisa.com,,” jelas Kun dalam seremoni penyerahan donasi di kantor QGroup ‘Space Q’ di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.
Sekretaris Jenderal Yeti Tribe Indonesia, Ical Hardiyana, menegaskan bahwa YTI tidak hanya mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di antara para anggotanya. “Kami berterima kasih kepada seluruh member YTI di berbagai kota di Indonesia yang bersama-sama telah berdonasi dan membangun cerita baik ini. Duka masyarakat Sumatra juga kepedihan kita semua. Semoga para korban dan keluarga dapat bangkit dan hidup lebih baik kedepannya,” kata Ical.
Apresiasi juga disampaikan oleh VP of Business & Marketing Kitabisa, Marsudi Wijaya, atas kepercayaan yang diberikan QGroup dan Yeti Tribe Indonesia dalam menyalurkan donasi melalui platform Kitabisa.com. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap penyaluran bantuan. “Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa sinergi antara korporasi, komunitas, dan platform teknologi dapat mempercepat dampak bantuan kemanusiaan. Kami berkomitmen menjaga transparansi agar donasi ini sampai ke tangan yang tepat,” tegas Fahri.
QGroup sendiri dikenal sebagai ekosistem perusahaan jasa komunikasi terintegrasi yang menaungi berbagai unit usaha, mulai dari QComm sebagai konsultan hubungan masyarakat, RB Advisory di bidang urusan publik, hingga layanan strategi digital, media berjejaring, serta konten pasar modal. Sementara itu, Yeti Tribe Indonesia merupakan komunitas sepeda gunung resmi yang diakui oleh pabrikan Yeticycles asal Amerika Serikat dan telah berdiri sejak 2011 dengan jaringan 17 squad di berbagai kota di Indonesia.
Selain aktif dalam kegiatan sosial, YTI juga memiliki Yeti Tribe Indonesia Racing Team yang berlaga di ajang downhill nasional. Sepanjang 2025, tim ini mengikuti 11 kejuaraan nasional dengan torehan 22 podium, tiga gelar juara umum, dan satu gelar juara nasional.
Melalui aksi kolaboratif tersebut, QGroup dan Yeti Tribe Indonesia berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya pemulihan pascabencana, khususnya bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat.












Discussion about this post