Samarinda, Kabar SDGs – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong optimalisasi aset daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pendapatan daerah. Salah satu aset strategis yang saat ini menjadi perhatian adalah kawasan eks Bandara Temindung di Samarinda yang disiapkan untuk pengembangan jangka panjang.
Sejak 2024, kawasan eks Bandara Temindung telah dirancang oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Timur untuk dikembangkan menjadi pusat perkantoran terpadu yang terintegrasi dengan creative hub. Konsep tersebut diharapkan dapat menghadirkan ruang baru bagi aktivitas pemerintahan sekaligus menjadi wadah pengembangan ekonomi kreatif di ibu kota provinsi.
Rencana pengembangan aset daerah ini juga memperoleh dukungan dari DPRD Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Komisi II. Dukungan tersebut dipandang penting untuk memastikan pemanfaatan kawasan berjalan secara produktif, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Adji Yudhistira, menegaskan bahwa optimalisasi aset tidak semata-mata berfokus pada pemanfaatan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah. “Optimalisasi aset ini diharapkan mampu mendorong peningkatan PAD sekaligus menciptakan ruang baru bagi aktivitas pemerintahan dan pengembangan ekonomi kreatif,” katanya, dikutip dari akun resmi Provinsi Kaltim pada Rabu (21/1/2026).
Selain berorientasi pada aspek ekonomi, pengelolaan kawasan eks Bandara Temindung juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Langkah ini selaras dengan indikator Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai upaya pencegahan korupsi melalui pengelolaan aset yang baik.
Pemerintah daerah menilai pengelolaan aset yang optimal akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Melalui pengembangan kawasan eks Bandara Temindung, Pemprov Kalimantan Timur berharap aset daerah tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di Samarinda serta wilayah Kalimantan Timur secara menyeluruh.












Discussion about this post