Banda Aceh, Kabar SDGs – Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh masuk dalam enam besar perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) dengan jumlah peminat terbanyak pada seleksi nasional jalur SPAN-PTKIN 2026.
Berdasarkan data peminatan, kampus yang berada di Banda Aceh itu mencatat sebanyak 9.844 pendaftar. Jumlah tersebut terdiri dari 6.161 pendaftar yang menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai pilihan pertama dan 3.683 pendaftar sebagai pilihan kedua.
Dengan jumlah tersebut, UIN Ar-Raniry menempati posisi keenam secara nasional. Kampus ini berada di bawah sejumlah PTKIN besar, seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Secara keseluruhan, jumlah pendaftar seleksi PTKIN tahun ini mencapai 140.589 orang. Persaingan antarperguruan tinggi berlangsung ketat karena calon mahasiswa dapat memilih dua kampus sekaligus dalam proses seleksi.
Selain tiga kampus tersebut, PTKIN lain dengan jumlah peminat tinggi juga mencakup UIN Imam Bonjol Padang dan UIN Alauddin Makassar.
Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, mengatakan minat calon mahasiswa terhadap kampus tersebut menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025 jumlah pendaftar mencapai 37.202 orang, meningkat dibandingkan 28.565 pendaftar pada 2024.
Menurut Mujib, peningkatan minat tersebut juga sejalan dengan penguatan mutu akademik di lingkungan kampus. Saat ini sebanyak 34 program studi di UIN Ar-Raniry telah meraih akreditasi Unggul atau A.
Dari total 59 program studi yang ada, sekitar 57,63 persen di antaranya telah berstatus akreditasi tertinggi. Ia menambahkan bahwa panitia admisi juga terus melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2026.
Sosialisasi tersebut tidak hanya menyasar sekolah dan masyarakat, tetapi juga melibatkan dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan kampus.
Masuknya UIN Ar-Raniry dalam enam besar PTKIN dengan peminat terbanyak dinilai menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas akademik dan pengembangan institusi kampus tersebut dalam beberapa tahun terakhir.











Discussion about this post